
Polisi menangkap tiga perempuan di Bangka Barat terkait peredaran narkotika jenis sabu-sabu. (Foto: Rekaman video/ Istimewa).
D'On, Bangka Belitung - Perang melawan narkotika di wilayah Bangka Barat kembali memanas. Aparat kepolisian membongkar dugaan peredaran sabu-sabu di Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Tiga perempuan tak berkutik saat digerebek, sementara 66 paket sabu siap edar berhasil diamankan.
Pengungkapan kasus ini dilakukan tim gabungan Satresnarkoba Polres Bangka Barat bersama Unit Reskrim-Intel Polsek Mentok di Kampung Senang Hati, Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Mentok. Operasi tersebut bermula dari laporan warga yang curiga terhadap aktivitas mencurigakan di salah satu rumah di kawasan itu.
Tak ingin memberi ruang bagi pelaku, petugas langsung melakukan penyelidikan mendalam sebelum bergerak cepat ke lokasi. Hasilnya, tiga perempuan berinisial FA, HI, dan FAH diamankan tanpa perlawanan.
Saat penggeledahan berlangsung, polisi menemukan 65 paket sabu yang telah dikemas rapi dan siap diedarkan. Satu paket lainnya ditemukan tersembunyi di dalam kotak obat berwarna putih diduga untuk mengelabui petugas.
Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, menegaskan bahwa pihak kepolisian masih mendalami peran masing-masing pelaku serta kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar di balik kasus ini.
“Untuk masalah mereka komplotan atau seperti apa, nanti tertuang di materi penyidikan,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).
Ketiga terduga pelaku beserta seluruh barang bukti kini telah diamankan di Polsek Mentok untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa peredaran narkotika masih mengintai hingga ke lingkungan permukiman warga. Aparat pun memastikan tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi para pelaku yang mencoba merusak generasi bangsa.
(IN)
#Narkoba #Kriminal #Daerah #BangkaBelitung