-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

THR ASN 2026 Dipastikan Cair Awal Ramadan, Anggarannya Tembus Rp55 Triliun

18 February 2026 | February 18, 2026 WIB Last Updated 2026-02-18T03:09:23Z

Besaran THR ASN 2026, Ini Jadwal Pencairannya (Foto: PANRB)



D'On, Jakarta -  Pemerintah memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI, dan anggota Polri tahun 2026 tetap dibayarkan, bahkan dengan nilai anggaran yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Kebijakan ini menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sejak awal tahun.


Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa anggaran THR ASN 2026 disiapkan sebesar Rp55 triliun. Jumlah tersebut mengalami peningkatan signifikan sekitar 10,22 persen dibandingkan alokasi THR ASN pada 2025 yang berada di kisaran Rp49 triliun.

 

“THR pasti kita salurkan. Soal tanggal pastinya memang belum ditetapkan, tetapi targetnya di awal-awal Ramadan sudah bisa cair,” ujar Purbaya dalam keterangannya di Wisma Danantara, Jakarta.


Jadwal Pencairan THR ASN 2026


Meski belum menetapkan tanggal resmi, pemerintah menargetkan pencairan THR dilakukan pada awal bulan puasa. Langkah ini dinilai strategis karena memberikan ruang lebih luas bagi ASN dalam mengatur pengeluaran menjelang Hari Raya Idul Fitri, termasuk kebutuhan mudik dan konsumsi rumah tangga.


Namun demikian, pemerintah belum mengungkap secara detail besaran THR yang diterima masing-masing ASN, karena masih menunggu ketentuan resmi yang akan dituangkan dalam peraturan pemerintah atau peraturan presiden.


Dorong Konsumsi dan Pecah Kepadatan Arus Mudik


Purbaya menjelaskan bahwa kebijakan pencairan THR lebih awal tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memiliki tujuan ekonomi makro. Pemerintah berharap dana THR dapat mengungkit konsumsi masyarakat pada kuartal I 2026, yang selama ini cenderung lebih rendah dibandingkan kuartal berikutnya.


Selain itu, pencairan THR di awal Ramadan diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk mudik lebih dini, sehingga kepadatan arus mudik menjelang Idul Fitri dapat terurai dan tidak terkonsentrasi pada waktu tertentu.


Belanja Negara Kuartal I-2026 Capai Rp809 Triliun


THR ASN menjadi bagian dari belanja negara kuartal I 2026 yang diproyeksikan mencapai Rp809 triliun. Pemerintah menargetkan serapan belanja yang tinggi sejak awal tahun agar perekonomian nasional tetap bergerak dinamis.


Sejumlah pos belanja strategis lainnya yang dipercepat antara lain:

  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp62 triliun
  • Rehabilitasi dan rekonstruksi bencana di Sumatera sebesar Rp6 triliun
  • Paket stimulus ekonomi senilai Rp13 triliun


Target Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5,5 Persen


Dengan belanja pemerintah yang agresif di awal tahun, Purbaya optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 dapat mencapai 5,5 hingga 6 persen. Angka ini dinilai sangat positif dan berpotensi membawa Indonesia keluar dari jebakan pertumbuhan di kisaran 5 persen.

 

“Kalau ini tercapai, itu prestasi luar biasa. Artinya ekonomi kita mulai naik kelas,” ujarnya.


Konsumsi dan Investasi Jadi Andalan


Dari sisi konsumsi, pemerintah menilai momentum libur Imlek, Idul Fitri, serta kebijakan Work From Anywhere (WFA) akan memperkuat belanja rumah tangga pada awal 2026.


Sementara dari sisi investasi, pemerintah mendorong percepatan berbagai proyek strategis, di antaranya:

  • Pembangunan 30 ribu Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dengan nilai Rp90 triliun
  • Pembangunan dan renovasi 190 ribu unit rumah, baik rumah komersial, subsidi, maupun BSPS, dengan total anggaran Rp20 triliun
  • Groundbreaking proyek hilirisasi Danantara senilai 7 miliar dolar AS atau sekitar Rp110 triliun


Dengan berbagai program tersebut, total dorongan investasi langsung yang teridentifikasi mencapai sekitar Rp220 triliun, yang diharapkan mampu memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2026.


(*)


#Nasional #THR

×
Berita Terbaru Update