
Satu Unit Rumah Permanen di Kalumbuk Padang Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp500 Juta
D'On, Padang - Kebakaran hebat melanda satu unit rumah permanen milik warga di kawasan Kalumbuk, RT 001/RW 005, Kelurahan Kalumbuk, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sabtu (21/2/2026) siang. Peristiwa yang terjadi di tengah permukiman padat itu sempat membuat panik warga sekitar karena api dengan cepat membesar dan mengancam bangunan lain di sekitarnya.
Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima pihaknya pada pukul 14.19 WIB. Respons cepat langsung dilakukan. Hanya berselang satu menit, tepat pukul 14.20 WIB, sebanyak enam unit armada dengan 70 personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak. Jarak tempuh dan kondisi jalan cukup menantang, tapi personel segera melakukan upaya pemadaman setibanya di lokasi,” ujar Rinaldi.
Api Berasal dari Kamar Belakang
Berdasarkan keterangan saksi mata, api pertama kali terlihat sudah membesar dari arah kamar belakang rumah. Saat diketahui, kobaran api telah melalap sebagian bangunan dan memunculkan kepulan asap tebal yang terlihat dari kejauhan.
“Saksi melihat api sudah membesar dari bagian belakang rumah, tepatnya di kamar. Beruntung laporan cepat masuk ke kami sehingga unit mobil damkar langsung bergerak untuk melakukan pemadaman,” jelas Rinaldi.
Rumah yang terbakar diketahui milik Elsis Mareta Endriyenti (40), seorang pegawai negeri sipil (PNS). Saat kejadian, rumah tersebut dihuni satu kepala keluarga dengan tiga orang anggota keluarga. Seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa ini.
Enam Bangunan Sempat Terancam
Luas bangunan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 400 meter persegi. Api dengan cepat membesar karena sebagian material rumah mudah terbakar, ditambah kondisi cuaca siang hari yang cukup panas.
Kondisi permukiman yang padat serta akses jalan yang relatif sempit menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Setidaknya enam bangunan lain di sekitar lokasi sempat terancam terdampak. Area yang berpotensi terdampak diperkirakan mencapai sekitar 1.000 meter persegi.
“Situasi di lapangan cukup menantang karena kawasan padat penduduk dan akses jalan sempit. Namun berkat respons cepat dan kerja sama seluruh personel, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan lain,” tambah Rinaldi.
Petugas berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Warga sekitar juga turut membantu dengan membuka akses jalan agar mobil pemadam dapat masuk lebih dekat ke lokasi.
Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp500 juta. Seluruh bagian rumah dilaporkan hangus terbakar, termasuk perabotan dan barang-barang berharga milik korban.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang. Petugas akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan sumber api dan faktor pemicunya.
Imbauan Kewaspadaan di Kawasan Padat
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah, terutama di kawasan padat penduduk dengan akses terbatas.
Warga diimbau untuk rutin memeriksa instalasi listrik, memastikan kompor dalam kondisi aman, serta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan. Dalam kondisi darurat, masyarakat diminta segera menghubungi layanan Padang Sigap 112 agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan risiko kerugian maupun korban jiwa dapat diminimalkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebakaran dapat terjadi kapan saja dan dalam waktu singkat meluas, terutama di lingkungan permukiman yang rapat. Respons cepat dan kesiapsiagaan menjadi kunci utama mencegah dampak yang lebih besar.
(Mond)
#Peristiwa #Padang #Kebakaran