D'On, Jakarta - Aksi balap liar yang meresahkan akhirnya ditindak tegas. Jajaran Polsek Linggo Sari Baganti di bawah naungan Polres Pesisir Selatan membubarkan arena kebut-kebutan yang melibatkan sekitar 200 remaja di ruas Jalan Lintas Padang–Bengkulu, tepatnya di Kampung Tanjung Medan, Nagari Air Haji Tengah, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Jumat pagi (20/2/2026).
Operasi ini dipimpin langsung Kapolsek Linggo Sari Baganti, AKP Welly Anoftri, S.H., menyusul laporan dari Unit Intelkam serta keluhan warga yang sudah lama merasa resah. Jalur nasional yang seharusnya menjadi urat nadi transportasi antarprovinsi itu berubah menjadi arena adu kecepatan liar setiap akhir pekan.
Strategi Senyap, Operasi Tanpa Kompromi
Berbekal informasi lapangan, petugas menerapkan strategi pemantauan terselubung. Sejumlah personel menyusup menggunakan kendaraan pribadi untuk mengidentifikasi motor dan pelaku utama di tengah kerumunan. Taktik ini dipilih karena para remaja kerap membubarkan diri begitu mendengar sirene mobil patroli.
Benar saja, saat kendaraan dinas melintas, massa langsung kocar-kacir. Namun, kepungan petugas sudah terbentuk. Hasilnya, enam unit sepeda motor berhasil diamankan.
Motor-motor tersebut diduga kuat digunakan sebagai sarana balap liar. Mayoritas dalam kondisi “trondol” ban tipis tak layak jalan, knalpot bising, serta tanpa plat nomor polisi. Modifikasi ekstrem itu bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga membahayakan keselamatan pengendara dan pengguna jalan lainnya.
Jalur Nasional Bukan Arena Balap
Ruas Padang–Bengkulu dikenal sebagai jalur vital yang dilintasi kendaraan pribadi, angkutan barang, hingga bus antarprovinsi. Aktivitas balap liar di lokasi tersebut berpotensi memicu kecelakaan fatal, terutama karena dilakukan pada pagi hari saat arus lalu lintas mulai meningkat.
Warga sekitar mengaku sudah lama terganggu oleh suara knalpot dan aksi kebut-kebutan yang nyaris tanpa kontrol. Beberapa pengendara bahkan mengaku terpaksa memperlambat laju kendaraan secara mendadak demi menghindari pembalap liar yang melintas zig-zag.
Motor Disita, Patroli Diperketat
Enam sepeda motor yang diamankan kini dibawa ke Mako Polsek Linggo Sari Baganti untuk proses lebih lanjut. Pemilik kendaraan akan dipanggil dan dikenai sanksi sesuai aturan lalu lintas yang berlaku. Polisi juga tidak menutup kemungkinan pemberian pembinaan khusus bagi para remaja yang terlibat.
Kapolsek menegaskan bahwa operasi serupa akan terus digelar secara berkala. Patroli rutin dan penindakan tegas akan menjadi prioritas demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Jalur umum bukan tempat adu kecepatan. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama,” tegasnya.
Langkah ini menjadi peringatan keras bahwa aparat tak akan memberi ruang bagi balap liar, terlebih di jalan nasional yang menyangkut keselamatan banyak orang. Polisi juga mengimbau peran aktif orang tua dan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi aktivitas remaja agar tidak terlibat dalam aksi berbahaya yang dapat merenggut nyawa.
(KP)
#BalapLiar #Daerah #KabupatenPesisirSelatan
