
Empat Pelajar Diduga Hendak Tawuran Diamankan, Sinergi Satpol PP–TNI–Polri dan Dubalang Bergerak Cepat di Gunung Pangilun
D'On, PADANG – Upaya pencegahan tawuran kembali digencarkan di Kota Padang. Empat orang pelajar diamankan dalam patroli gabungan pada Jumat (20/02/2026) malam, setelah warga melaporkan aktivitas mencurigakan di kawasan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara.
Operasi pengamanan ini merupakan hasil sinergi antara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, Polri, dan Dubalang Kota. Laporan awal datang dari masyarakat yang merasa resah melihat sekelompok remaja berkumpul hingga larut malam dengan gerak-gerik yang mencurigakan.
Warga menyebut para remaja tersebut diduga membawa sejumlah peralatan yang mengindikasikan potensi tawuran. Kekhawatiran situasi berkembang menjadi bentrokan mendorong masyarakat segera melapor ke pihak Satpol PP untuk ditindaklanjuti.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang, Chandra Eka Putra, menjelaskan bahwa pihaknya langsung merespons laporan tersebut dengan menurunkan personel ke lokasi.
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel langsung bergerak cepat. Saat tiba di lokasi, keempat remaja tersebut sudah diamankan oleh warga. Kebetulan salah satu warga yang turut mengamankan berdinas di kepolisian,” ujar Chandra.
Keempat pelajar itu kemudian dibawa ke Markas Komando (Mako) Satpol PP Kota Padang dan diserahkan kepada Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk dilakukan pendataan serta pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dan menelusuri asal-usul peralatan yang diduga akan digunakan untuk aksi tawuran.
Chandra menegaskan bahwa langkah ini bukan semata penindakan, tetapi juga bagian dari strategi pencegahan dini terhadap potensi gangguan ketertiban umum, khususnya yang melibatkan pelajar.
“Kami akan terus melakukan patroli dan pengawasan di sejumlah titik rawan, termasuk area terbuka dan ruas jalan utama yang kerap dijadikan lokasi berkumpul remaja pada malam hari. Kami berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan Dubalang Kota untuk memastikan keamanan warga tetap terjaga,” tegasnya.
Menurutnya, sinergi lintas unsur ini sangat penting agar potensi gangguan keamanan seperti tawuran dan balap liar dapat dicegah sebelum benar-benar terjadi. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya represif, tetapi juga mengedepankan pembinaan dan pengawasan.
“Sinergi ini penting agar aksi yang mengganggu ketenangan masyarakat bisa dicegah secara dini dan efektif,” tambahnya.
Kegiatan patroli gabungan tersebut diharapkan mampu menekan angka kenakalan remaja, khususnya tawuran antar pelajar yang kerap terjadi secara spontan melalui komunikasi media sosial. Selain itu, langkah tegas ini juga menjadi pesan kuat bahwa aparat tidak akan memberi ruang bagi aktivitas yang berpotensi meresahkan warga.
Pihak berwenang memastikan pengawasan akan terus ditingkatkan, terutama pada malam akhir pekan. Jika ditemukan indikasi pelanggaran serupa, tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku akan kembali dilakukan.
Dengan gerak cepat aparat dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di Kota Padang tetap kondusif, serta generasi muda dapat diarahkan pada aktivitas yang lebih positif dan produktif.
(Mond)
#Tawuran #Daerah #Padang