-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Mobil Diduga Angkut BBM Ilegal Ludes Terbakar di Ampek Angkek, Sopir Kabur saat Mobil Terbakar

19 February 2026 | February 19, 2026 WIB Last Updated 2026-02-19T09:08:15Z


Petugas Damkar Agam Posko Biaro melakukan proses pendinginan mobil Mitsubishi Kuda Grandia yang terbakar di Jorong Koto Hilalang, Nagari Lambah, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 11.39 WIB. Kebakaran yang diduga terjadi saat kendaraan melansir BBM itu berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta.




D'On, Agam - Satu unit mobil Mitsubishi Kuda Grandia dengan nomor polisi BA 1108 YH hangus terbakar di Jorong Koto Hilalang, Nagari Lambah, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 11.15 WIB. Kendaraan tersebut diduga tengah melansir bahan bakar minyak (BBM) saat api tiba-tiba berkobar hebat dan menghanguskan hampir seluruh badan mobil.


Peristiwa itu sontak menggegerkan warga sekitar. Asap hitam pekat membumbung tinggi dari badan jalan, sementara kobaran api dengan cepat melahap bagian mesin hingga kabin kendaraan. Beberapa warga sempat berupaya mendekat, namun mundur karena khawatir terjadi ledakan.


Laporan masyarakat langsung diterima oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Agam Posko Biaro. Komandan Regu (Danru) Damkar Posko Biaro, Alex Youhendri, mengatakan pihaknya bergerak cepat begitu informasi masuk.


“Kami menerima laporan sekitar pukul 11.15 WIB dan langsung menuju lokasi. Jarak dari posko ke titik kebakaran kurang lebih tiga kilometer, dengan waktu tempuh sekitar tiga menit,” ujarnya.


Satu unit armada Damkar dari Posko Biaro dengan lima personel diterjunkan ke lokasi. Untuk memastikan api benar-benar terkendali, satu unit armada tambahan dari Kota Bukittinggi juga dikerahkan membantu proses pemadaman.


“Total dua unit armada yang turun, satu dari Biaro dan satu dari Bukittinggi. Api cukup cepat membesar karena objek yang terbakar adalah kendaraan yang diduga membawa atau menyimpan BBM,” jelas Alex.


Petugas berjibaku selama sekitar satu jam untuk memadamkan api. Sekitar pukul 12.15 WIB, kobaran berhasil dikendalikan dan situasi dinyatakan aman. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.


Namun, sopir atau pemilik kendaraan tidak berada di lokasi saat petugas tiba. Berdasarkan keterangan warga, pengemudi diduga melarikan diri tak lama setelah api mulai membesar. Identitas lengkap pemilik kendaraan hingga kini masih belum diketahui secara pasti.


Dugaan sementara, mobil tersebut tengah digunakan untuk aktivitas lansir BBM yakni memindahkan atau mengangkut bahan bakar dalam jumlah tertentu tanpa prosedur resmi. Jika benar, praktik ini sangat berisiko, mengingat BBM merupakan bahan mudah terbakar yang dapat memicu kebakaran besar bahkan ledakan.


Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Aparat akan mendalami kemungkinan adanya kebocoran bahan bakar, korsleting listrik, atau faktor lain yang memicu percikan api.


Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta. Sisa rangka mobil tampak hangus dan tidak lagi dapat digunakan.


Peristiwa ini menjadi peringatan keras akan bahaya aktivitas pengangkutan BBM tanpa standar keselamatan yang memadai. Selain mengancam keselamatan pelaku, risiko kebakaran juga dapat membahayakan warga sekitar dan pengguna jalan lainnya.


(Mond)


#BBMIlegal #Peristiwa #Daerah #KabupatenAgam

×
Berita Terbaru Update