Pelaku Pencabulan Anak Hampir Dihakimi Massa, Polisi Bergerak Cepat Amankan Pelaku

Seorang pelaku pencabulan anak hampir menjadi bulan-bulanan warga yang marah di Lorong Gotong Royong, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, pada Minggu malam (11/1/2026). (Dok Ist)
D'On, Jambi — Seorang pria berinisial DH (46), yang diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur, hampir menjadi bulan-bulanan massa di Lorong Gotong Royong, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Minggu malam (11/1/2026). Amarah warga memuncak setelah korban disebut telah mengalami tindakan asusila berulang kali sejak Desember 2025.
Beruntung, personel Polresta Jambi bergerak cepat ke lokasi sehingga DH berhasil dievakuasi sebelum terjadi aksi main hakim sendiri.
“Pelakunya hampir dihakimi massa. Begitu mendapatkan laporan, anggota langsung menuju lokasi dan mengevakuasi terduga pelaku,”
ujar Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, Senin (12/1/2026).
Massa Sudah Mengepung, Emosi Warga Memuncak
Peristiwa bermula sekitar pukul 23.00 WIB, ketika warga mengamankan DH di sebuah lorong permukiman padat. Saat polisi tiba, ratusan pasang mata sudah mengepung lokasi, sebagian bahkan bersiap meluapkan kemarahan.
Petugas akhirnya membawa DH ke Polresta Jambi untuk pemeriksaan intensif.
“Kami masih mendalami kasus untuk memastikan fakta-fakta yang ada. Kami mengapresiasi peran masyarakat yang cepat memberikan informasi,”
kata Kombes Boy.
Polisi juga menegaskan agar masyarakat tidak bertindak sendiri.
“Kami imbau warga tetap tenang, tidak main hakim sendiri, dan menyerahkan proses hukum kepada pihak berwenang,” tegasnya.
Dugaan Aksi Bejat Dilakukan Berulang Sejak Desember 2025
Informasi di lapangan menyebutkan, dugaan pencabulan tidak terjadi sekali. Pelaku DH yang diketahui bekerja di kantor pajak dituduh melakukan tindakan cabul berulang kali terhadap korban DK, remaja laki-laki berstatus pelajar SMP di Kota Jambi.
Ketua RT setempat, Herman, turut membenarkan bahwa malam kejadian berlangsung tegang.
Awalnya, anak-anak sedang latihan kompangan di sekitar lokasi. Saat DH melintas, korban DK spontan menunjuknya dan mengatakan:
“Itu bapak yang aku cari.”
Keributan pun tak terhindarkan. Perkelahian terjadi di sekitar rumah ibadah, membuat warga berdatangan. DH sempat melarikan diri ke sebuah tempat cukur rambut, namun di lokasi tersebut ia telah dikepung warga dan sempat dipukul hingga kepalanya berdarah sebelum akhirnya polisi datang.
Menurut keterangan yang disampaikan ketua RT, korban mengaku sebelumnya mengalami pencabulan dengan cara bagian sensitif tubuhnya diraba oleh pelaku.
Polisi Dalami Motif, Korban Mendapat Pendampingan
Hingga kini, DH telah diamankan di Polresta Jambi. Polisi memeriksa sejumlah saksi, termasuk keluarga korban dan warga sekitar. Proses visum serta pendampingan psikologis terhadap korban juga menjadi fokus.
Kepolisian memastikan kasus ini akan diproses sesuai hukum yang berlaku tanpa kompromi.
(L6)
#Pencabulan #Kriminal