Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Operasi Intelijen Empat Bulan Bongkar Gudang Raksasa Rokok Ilegal di Pekanbaru: 160 Juta Batang Disita

Bea Cukai di wilayah Kalimantan Barat telah melakukan pengawasan secara signifikan selama tahun 2025 dengan hasil penindakan di bidang kepabeanan dan cukai sebanyak 437 kali penindakan dengan total nilai barang hasil penindakan sebesar Rp 274,7 miliar.

D'On, Pekanbaru
— Operasi intelijen panjang yang digelar lintas lembaga akhirnya memukul telak jaringan peredaran rokok ilegal berskala besar. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil mengungkap gudang penyimpanan raksasa di wilayah Pekanbaru, Riau, yang menyimpan sedikitnya 160 juta batang rokok tanpa pita cukai. Nilai barang diperkirakan mencapai Rp399,2 miliar, sementara potensi kerugian negara dari cukai tak kurang dari Rp213,76 miliar.

Penindakan berlangsung pada Selasa (6/1/2026) pukul 14.25 WIB, dilakukan oleh tim gabungan Direktorat Penindakan dan Penyidikan Kantor Pusat Bea Cukai, Kantor Wilayah Bea Cukai Riau, serta didukung pengamanan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

Operasi Senyap Selama Empat Bulan

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn.) Djaka Budi Utama, menegaskan bahwa pengungkapan ini bukan razia biasa, melainkan puncak dari operasi intelijen yang terencana dan berjenjang.

“Penindakan tersebut merupakan hasil sinergi pengawasan dan analisis intelijen antara Bea Cukai pusat dan daerah, diperkuat dengan informasi masyarakat, dan ditindaklanjuti melalui operasi intelijen terpadu selama lebih dari empat bulan,” ujarnya di Pekanbaru, Rabu (7/1/2026).

Di lokasi penggerebekan, petugas mendapati 16.000 karton rokok ilegal berbagai merek, dengan estimasi total 160 juta batang rokok tanpa dilekati pita cukai. Jumlah pastinya masih menunggu hasil pencacahan satu per satu.

Diduga Hasil Impor Ilegal dari Pesisir Timur Sumatra

Hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan kuat bahwa barang-barang tersebut merupakan hasil impor ilegal. Rokok diselundupkan melalui jalur Pesisir Timur Sumatra, lalu ditimbun di Pekanbaru sebagai hub distribusi sebelum dialirkan ke berbagai wilayah di Indonesia.

Dalam operasi tersebut, petugas tidak hanya menyita barang bukti, tetapi juga mengamankan sejumlah pihak terkait untuk pemeriksaan lanjutan. Seluruh proses berjalan aman, terkendali, dan steril, berkat dukungan personel BAIS TNI.

Kontribusi Besar Bagi Capaian Nasional Penindakan Rokok Ilegal

Pengungkapan di Pekanbaru dinilai strategis, bukan sekadar besar dari sisi angka. Dengan tegahan mencapai 160 juta batang, kasus ini menyumbang hampir 11 persen dari total penindakan rokok ilegal nasional sepanjang 2025.

Sepanjang 2025, secara nasional Bea Cukai mencatat:

  • 31.354 penindakan pelanggaran kepabeanan dan cukai
  • Nilai barang yang ditindak mencapai Rp9,8 triliun
  • Naik 2,1 persen dibanding tahun 2024

Untuk barang kena cukai ilegal saja:

  • 20.102 penindakan
  • 1,4 miliar batang rokok ilegal berhasil ditegah
  • Menjadi angka tertinggi dalam sejarah Bea Cukai

Dari sisi penegakan hukum:

  • 266 penyidikan dilakukan selama 2025
  • Denda ultimum remedium sebesar Rp211,62 miliar dijatuhkan pada 2.241 kasus

Rokok Ilegal: Murah di Pasaran, Mahal bagi Negara

Peredaran rokok ilegal kian memprihatinkan. Harganya memang lebih murah di pasaran, tetapi dampaknya sangat mahal:

  • negara kehilangan penerimaan cukai
  • pelaku usaha legal dirugikan
  • masyarakat mengonsumsi produk tanpa standar mutu dan pengawasan

Djaka Budi Utama menekankan pentingnya dukungan publik.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra Bea Cukai dalam pengawasan dengan melaporkan indikasi peredaran rokok ilegal di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Menguak Jaringan Besar di Balik Layar

Pengungkapan gudang raksasa ini dipandang sebagai salah satu penindakan terbesar di awal 2026. Skala barang, nilai ekonomi, serta sebaran distribusi menunjukkan adanya jaringan penyelundupan lintas wilayah yang bekerja sistematis.

Kasus ini diyakini akan menjadi pintu masuk untuk:

  • memetakan alur distribusi
  • membongkar rantai pasok dari hulu ke hilir
  • menjerat aktor-aktor utama di balik bisnis rokok ilegal

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal tegas: praktik penyelundupan rokok ilegal tidak lagi dianggap pelanggaran sepele, melainkan kejahatan ekonomi yang merugikan negara dalam skala masif.

(Mond)


#BeaCukai #RokokIlegal