Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mulai Januari 2026, Tiga Koridor Bus Trans Padang Alami Perubahan Rute, Ini Titik Akhir Terbarunya

Ilustrasi Trans Padang

D'On, Padang
– Pemerintah Kota Padang bersama pengelola Bus Rapid Transit (BRT) Trans Padang melakukan penyesuaian rute pada tiga koridor layanan mulai Januari 2026. Perubahan ini menyasar Koridor 2, Koridor 4, dan Koridor 5, dan mulai berlaku efektif sejak 1 hingga 7 Januari 2026.

Kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari penataan layanan angkutan massal di Kota Padang. Penyesuaian dilakukan terutama pada titik pemberhentian akhir (terminus) serta titik awal keberangkatan bus di masing-masing koridor.

Perubahan pada Koridor 2: RTH Imam Bonjol – Bungus Teluk Kabung

Koridor 2 Trans Padang yang melayani rute RTH Imam Bonjol – Bungus Teluk Kabung mengalami perubahan pada titik pemberhentian terakhir.

Sebelumnya, bus di koridor ini berakhir di Batas Kota Padang – Painan. Mulai 1 Januari 2026, pemberhentian akhir dipindahkan lebih dekat ke kawasan Bungus, yakni di Simpang Sungai Pisang.

Dengan perubahan ini, penumpang yang biasa turun atau naik di kawasan batas kota perlu menyesuaikan perjalanan mereka. Simpang Sungai Pisang akan menjadi titik baru konsentrasi penumpang untuk wilayah paling selatan jalur koridor ini.

Perubahan pada Koridor 4: Terminal Anak Air – Lantamal/Bukik Putuih

Koridor 4 yang sebelumnya melayani rute Terminal Anak Air – Pelabuhan Teluk Bayur juga mengalami pergeseran titik akhir.

Jika sebelumnya perjalanan bus berakhir di Pelabuhan Teluk Bayur, kini mulai 1 Januari 2026 rutenya dipersingkat hingga Lantamal / Bukik Putuih. Titik baru ini menjadi terminus sekaligus lokasi putar balik armada koridor 4.

Perubahan ini berpotensi memengaruhi mobilitas penumpang yang biasa menuju kawasan pelabuhan. Masyarakat yang hendak ke Pelabuhan Teluk Bayur perlu mempertimbangkan moda lanjut (feeder/angkutan lain) dari titik akhir baru di Bukik Putuih.

Perubahan pada Koridor 5: Imam Bonjol – Indarung

Koridor 5 yang menghubungkan kawasan pusat kota dengan Indarung juga tidak luput dari penataan.

Sebelumnya, bus koridor ini berakhir di RTH Imam Bonjol Timur. Namun sejak 7 Januari 2026, titik akhir dialihkan ke Jalan Hasanuddin / RTH Imam Bonjol Selatan.

Tidak hanya titik akhir, titik awal keberangkatan koridor 5 juga ikut menyesuaikan. Kini keberangkatan bus dimulai dari Halte Jalan Hasanuddin / RTH Imam Bonjol Selatan, sehingga pola naik–turun penumpang di kawasan RTH Imam Bonjol berubah dari sisi timur ke sisi selatan.

Dampak bagi penumpang

Perubahan rute pada tiga koridor utama ini membawa sejumlah konsekuensi bagi pengguna layanan Trans Padang, antara lain:

  • penyesuaian titik naik–turun penumpang
  • kemungkinan perubahan waktu tempuh di beberapa segmen
  • perpindahan titik kumpul dari lokasi lama ke titik akhir baru
  • penyesuaian trayek angkutan lanjutan bagi penumpang menuju pelabuhan atau batas kota

Masyarakat diimbau untuk memperhatikan titik akhir terbaru agar tidak salah turun maupun salah menunggu bus, terutama bagi penumpang yang rutin bepergian bekerja, sekolah, maupun beraktivitas di kawasan terdampak.

Upaya peningkatan pelayanan angkutan massal

Perubahan rute ini menjadi bagian dari upaya penataan jaringan BRT Trans Padang seiring berkembangnya kawasan permukiman dan aktivitas ekonomi di sejumlah titik kota. Penyesuaian diarahkan agar distribusi penumpang lebih merata, titik akhir lebih efektif, dan pelayanan lebih tepat sasaran.

Ke depan, evaluasi terhadap rute baru ini sangat bergantung pada respon dan kebutuhan masyarakat pengguna layanan Trans Padang.

(Mond)

#TransPadang #Padang #Daerah