-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Marty Gilang Rosadi Usung “Rumah Bersatu” untuk PERADI SAI Padang Fokus Digitalisasi, Kesejahteraan Advokat, dan Perlindungan Profesi

22 January 2026 | January 22, 2026 WIB Last Updated 2026-01-22T04:32:25Z

Darwan SH,MH Ketua Pemenangan Marty Gilang Rosadi



D'On, Padang — Kontestasi pemilihan Ketua DPC PERADI SAI Kota Padang mulai menghangat. Salah satu kandidat yang mencuri perhatian adalah Marty Gilang Rosadi, SH., MH, yang tampil dengan visi besar membangun “Rumah Bersatu” bagi seluruh advokat anggota DPC PERADI SAI Padang.


Dalam visi yang diusungnya, Marty menekankan pentingnya menjadikan DPC PERADI SAI Padang sebagai organisasi yang sejahtera, solid, independen, dan adaptif terhadap perkembangan hukum, teknologi, serta kebutuhan masyarakat. Lebih dari itu, ia menargetkan DPC PERADI SAI Padang berkembang menjadi Pusat Keunggulan (Center of Excellence) bagi profesi advokat di Sumatera Barat.


“Organisasi profesi advokat tidak boleh stagnan. Ia harus hidup, melayani, melindungi, dan menumbuhkan anggotanya,” menjadi benang merah gagasan yang disampaikan Marty dalam berbagai forum konsolidasi.


Lima Pilar Misi Utama


Untuk mewujudkan visi tersebut, Marty Gilang Rosadi merumuskan lima pilar misi strategis.


Pertama, digitalisasi dan modernisasi organisasi, melalui pembangunan sistem e-office yang mempermudah administrasi dan layanan keanggotaan. Langkah ini dinilai penting agar organisasi tidak tertinggal di era transformasi digital.


Kedua, peningkatan kapasitas berkelanjutan, melalui pendidikan hukum berkelanjutan, pelatihan praktis, serta forum ilmiah yang benar-benar menjawab tantangan advokat di lapangan.


Ketiga, perlindungan dan advokasi anggota, dengan membentuk unit pembelaan profesi yang cepat dan responsif, khususnya ketika advokat menghadapi kriminalisasi atau tekanan saat menjalankan tugas.


Keempat, sinergi strategis penegakan hukum, dengan memperkuat kemitraan bersama aparat penegak hukum demi terciptanya sistem peradilan yang saling menghormati peran dan fungsi masing-masing.


Kelima, pengabdian masyarakat dan akses keadilan, dengan mengoptimalkan peran PBH PERADI Padang agar lebih proaktif memberikan bantuan hukum cuma-cuma (pro bono) kepada masyarakat kurang mampu, sebagai pengejawantahan nilai officium nobile.


Penguatan Internal: Rumah Besar Advokat Padang


Tak berhenti pada visi besar, Marty juga merinci program penguatan internal (sharp point) yang menyentuh langsung kebutuhan anggota.


Ia berkomitmen menjadikan Sekretariat DPC PERADI SAI Padang sebagai rumah besar bersama—pusat pelayanan, konsolidasi, pengembangan kapasitas, sekaligus ruang kebersamaan yang terbuka bagi seluruh anggota.


Dalam aspek kesejahteraan, Marty menggagas Koperasi Advokat Minang, koperasi simpan pinjam dan penyedia sarana kerja yang membantu anggota memperoleh buku hukum, perangkat digital, hingga pembiayaan kantor.


Program lain yang dinilai progresif adalah dana sehat dan sosial, berupa skema asuransi kesehatan kelompok atau dana taktis bagi anggota yang mengalami musibah atau sakit berat.


Di sisi profesionalisme, Marty mendorong standarisasi honorarium minimum (lawyer fee) di wilayah Padang, guna menciptakan persaingan sehat sekaligus menjaga martabat profesi advokat.


Advokat Muda Jadi Prioritas


Perhatian besar juga diberikan kepada advokat muda. Melalui program mentorship eksklusif, advokat muda akan dipasangkan dengan senior yang berpengalaman menangani perkara-perkara besar.


Selain itu, akan dibentuk Young Lawyer Forum Padang, sebagai wadah diskusi, networking nasional dan internasional, serta pelatihan manajemen kantor hukum, keuangan, legal marketing, dan branding.bekal penting bagi advokat muda yang ingin mandiri membuka kantor hukum.


“Advokat muda adalah masa depan organisasi. Mereka tidak boleh dibiarkan berjalan sendiri tanpa arah dan pendampingan,” tegas Marty.


Perlindungan Total Advokat


Isu krusial lain yang disorot adalah perlindungan hukum terhadap advokat. Marty menegaskan, DPC PERADI SAI Padang harus menjadi benteng pertama ketika anggotanya menghadapi kriminalisasi atau tekanan saat menjalankan profesi.


“Tidak boleh ada lagi advokat yang berjuang sendirian. Organisasi harus hadir paling depan,” ujarnya.


Tim Pemenangan: Program Realistis dan Terukur


Ketua Tim Pemenangan Marty Gilang Rosadi, Darwan, SH., MH, menilai gagasan yang diusung kandidatnya bukan sekadar jargon kampanye.


“Yang ditawarkan Bung Marty bukan janji kosong. Ini adalah program yang realistis, terukur, dan menyentuh langsung kebutuhan advokat Padang mulai dari kesejahteraan, perlindungan profesi, hingga masa depan advokat muda,” kata Darwan.


Menurut Darwan, visi “Rumah Bersatu” mencerminkan semangat merangkul seluruh anggota tanpa sekat generasi maupun latar belakang.


“PERADI SAI Padang harus menjadi rumah bersama, bukan milik kelompok tertentu. Profesional, adaptif, dan solid itulah roh dari kepemimpinan yang ditawarkan Marty Gilang Rosadi,” ujarnya lugas.


Menuju PERADI SAI Padang yang Kuat dan Bermartabat


Dengan slogan “DPC PERADI SAI Padang Profesional, Adaptif, dan Solid,” Marty Gilang Rosadi hadir membawa harapan baru bagi penguatan organisasi advokat di Kota Padang.


Pilihan kini berada di tangan anggota. Namun satu hal yang pasti, kontestasi ini membuka ruang diskursus penting tentang arah masa depan DPC PERADI SAI Padang: apakah sekadar organisasi administratif, atau benar-benar menjadi rumah besar yang melindungi, menyejahterakan, dan memuliakan profesi advokat.


(Mond)


#Hukum #Advokat #PeradiSAI

×
Berita Terbaru Update