-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H pada 17 Februari 2026, Masjid IKN Berpeluang Jadi Lokasi Rukyatul Hilal

29 January 2026 | January 29, 2026 WIB Last Updated 2026-01-29T15:56:17Z

Ilustrasi 



D'On, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi pada Selasa, 17 Februari 2026. Sidang tersebut rencananya berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta, dan akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.


Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menyampaikan bahwa sidang isbat merupakan agenda penting nasional yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas institusi dan organisasi keagamaan.

 

“Sidang isbat akan dihadiri oleh perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI), BMKG, para ahli falak, DPR RI, Mahkamah Agung, serta perwakilan kedutaan besar negara-negara Islam,” ujar Abu Rokhmad, Kamis (29/1/2026).


Tiga Tahapan Sidang Isbat


Abu Rokhmad menjelaskan bahwa sidang isbat penentuan awal Ramadan akan dilaksanakan melalui tiga rangkaian utama.


Tahap pertama adalah pemaparan data astronomi (hisab) terkait posisi hilal awal Ramadan yang disampaikan oleh para ahli. Data ini mencakup informasi ijtimak (konjungsi Bulan dan Matahari), ketinggian hilal, serta elongasi Bulan di berbagai wilayah Indonesia.


Tahap kedua adalah verifikasi hasil rukyatul hilal, yang dilakukan di 37 titik pemantauan yang tersebar di seluruh Indonesia. Proses ini melibatkan tim Kemenag, ormas Islam, serta para pakar astronomi dan falak.

 

“Tahap terakhir adalah musyawarah dan pengambilan keputusan yang kemudian diumumkan secara resmi kepada masyarakat,” jelasnya.


Integrasi Hisab dan Rukyah


Dalam penentuan awal Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha, Kemenag tetap mengedepankan pendekatan integrasi metode hisab dan rukyah. Pendekatan ini, menurut Abu Rokhmad, sejalan dengan Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004 tentang penetapan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah.


Ia pun mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil resmi sidang isbat yang akan diumumkan pemerintah.

 

“Kami mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk menunggu hasil sidang isbat sebagai rujukan bersama dalam memulai ibadah Ramadan,” ujarnya.


Masjid IKN Berpeluang Jadi Lokasi Rukyatul Hilal


Sementara itu, Direktur Urusan Agama Islam Kemenag, Arsad Hidayat, mengungkapkan kemungkinan baru dalam pelaksanaan rukyatul hilal tahun ini. Menurutnya, Masjid Ibu Kota Nusantara (IKN) yang baru diresmikan berpeluang dijadikan salah satu titik pengamatan hilal.

 

“Jika memungkinkan, tahun ini kita menjadikan masjid IKN sebagai tempat pelaksanaan rukyatul hilal,” kata Arsad, dikutip dari Antara.


Selain itu, Kemenag juga berencana menerbitkan Peraturan Menteri Agama (PMA) sebagai dasar hukum pelaksanaan sidang isbat. PMA ini diharapkan menjadi pijakan yang lebih kuat sekaligus menjawab berbagai pertanyaan masyarakat mengenai mekanisme dan legalitas sidang isbat.


Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 18 Februari 2026


Di sisi lain, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu Legi, 18 Februari 2026 M. Penetapan ini didasarkan pada hisab hakiki yang dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah dengan berpedoman pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).


Keputusan tersebut tertuang dalam Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.


Berdasarkan perhitungan astronomi Muhammadiyah, ijtimak jelang Ramadan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026, pukul 12.01.09 UTC. Namun, pada saat Matahari terbenam di hari ijtimak tersebut, kriteria visibilitas hilal Parameter Kalender Global (PKG) 1—yakni tinggi Bulan minimal 5 derajat dan elongasi minimal 8 derajat sebelum tengah malam UTC.belum terpenuhi di seluruh belahan Bumi.


Dengan perbedaan metode dan pendekatan ini, potensi perbedaan awal Ramadan kembali terbuka. Pemerintah pun menegaskan bahwa hasil sidang isbat akan menjadi rujukan resmi nasional dalam penetapan awal ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah.


(L6)


#SidangIsbatRamadan #Nasional #Kemenag

×
Berita Terbaru Update