
Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Perbaikan Jalan Lembah Anai
D'On, Kabupaten Tanah Datar — Pemerintah pusat menargetkan ruas jalan nasional di kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, dapat beroperasi penuh selama 24 jam pada masa arus mudik dan balik Lebaran 2026. Target tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat saat momentum mudik.
Langkah strategis ini diambil mengingat lonjakan volume kendaraan yang hampir selalu terjadi di Sumatera Barat setiap menjelang Hari Raya Idulfitri. Lembah Anai selama ini dikenal sebagai jalur vital yang menghubungkan Kota Padang dengan Kota Bukittinggi, sekaligus menjadi akses utama menuju wilayah Sumatera Barat bagian utara.
Namun, sejak bencana alam yang terjadi pada akhir November tahun lalu, kondisi jalan di kawasan tersebut mengalami kerusakan parah, terutama akibat longsor dan pergeseran tanah. Dampaknya, pihak berwenang terpaksa menerapkan sistem buka-tutup jalan, yang kerap memicu antrean panjang kendaraan, terutama pada jam-jam padat.
Dalam kunjungan lapangan yang dilakukannya baru-baru ini, Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur di Lembah Anai harus dikebut agar sistem buka-tutup tidak lagi diberlakukan saat puncak arus mudik Lebaran.
“Kita tidak ingin masyarakat terjebak kemacetan panjang saat mudik. Oleh karena itu, perbaikan harus dipercepat agar jalur ini bisa difungsikan penuh selama 24 jam,” tegas Dody saat meninjau lokasi.
Tak hanya menyoroti percepatan pengerjaan fisik jalan, Menteri PU juga memberikan instruksi tegas kepada pelaksana proyek agar seluruh aktivitas konstruksi dihentikan sementara selama periode libur Lebaran. Ia menekankan pentingnya mensterilkan badan jalan dari alat berat dan material proyek demi keselamatan pengguna jalan.
“Saya tegaskan agar seluruh alat berat dikeluarkan dari badan jalan selama masa libur Lebaran. Ini demi keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat yang melintas,” ujar Dody dengan nada serius.
Pembukaan jalur Lembah Anai secara penuh selama 24 jam diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi di jalur alternatif. Sistem buka-tutup yang diberlakukan selama masa perbaikan sering kali menjadi titik sumbat (bottleneck), menyebabkan antrean kendaraan mengular hingga beberapa kilometer.
Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum terus melakukan pengawasan ketat terhadap progres perbaikan, khususnya di titik-titik rawan longsor yang tersebar di sepanjang kawasan Lembah Anai. Pemerintah memastikan bahwa jalan tersebut tidak hanya dapat dilalui, tetapi juga aman dan layak bagi ribuan kendaraan pemudik yang diperkirakan melintas setiap harinya.
Dengan target pengoperasian penuh selama 24 jam pada Lebaran 2026, pemerintah berharap arus mudik dan balik di Sumatera Barat dapat berjalan lebih lancar, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan dan kemacetan yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat.
(Mond)
#Infrastruktur #SumateraBarat