
Semen Padang FC Curi Poin di Kandang Bali United Dalam Lanjutan BRI Super League
D'On, Gianyar – Stadion Kapten I Wayan Dipta menjadi saksi salah satu laga paling emosional di awal putaran kedua Super League musim 2025/2026. Bali United yang menjamu Semen Padang FC harus puas berbagi poin setelah pertandingan sarat drama tersebut berakhir imbang 3-3, Sabtu (24/1/2026).
Pertandingan ini bukan sekadar duel biasa. Enam gol tercipta, momentum berayun tajam, dan emosi suporter naik-turun sepanjang 90 menit. Bali United sempat tertinggal dua gol, lalu bangkit dan berbalik unggul, sebelum akhirnya kemenangan yang sudah di depan mata sirna hanya dalam hitungan menit.
Start Mengejutkan Semen Padang
Sejak peluit awal dibunyikan, Semen Padang langsung menunjukkan wajah baru mereka. Tim Kabau Sirah tampil agresif dan berani menekan tinggi, seolah ingin menegaskan bahwa “revolusi strategi” yang mereka gaungkan di putaran kedua bukan sekadar jargon.
Hasilnya langsung terasa. Baru empat menit laga berjalan, gawang Bali United yang dikawal Mike Hauptmeijer sudah kebobolan. Berawal dari sepak pojok yang gagal diantisipasi dengan sempurna oleh lini belakang Serdadu Tridatu, bola liar jatuh di kaki Angelo Meneses. Tanpa ragu, pemain belakang Semen Padang itu melepaskan sepakan keras yang tak mampu dibendung kiper tuan rumah. Skor 0-1.
Gol cepat tersebut sontak membungkam Stadion Dipta dan sekaligus mengakhiri catatan impresif Bali United yang sebelumnya mencatatkan enam laga beruntun tanpa kebobolan.
Tekanan Semen Padang belum berhenti. Tujuh menit berselang, skenario hampir serupa kembali terjadi. Kali ini giliran Jaime Giraldo yang mencatatkan namanya di papan skor. Menyambut umpan sepak pojok dengan sundulan terarah, Giraldo sukses menggandakan keunggulan tim tamu menjadi 0-2 pada menit ke-11.
Bali United terlihat kehilangan ritme permainan di awal laga. Transisi bertahan yang kurang rapi dimanfaatkan maksimal oleh Semen Padang, yang tampil disiplin dan penuh determinasi.
Perubahan Strategi dan Kebangkitan Bali United
Memasuki babak kedua, pelatih Bali United melakukan penyesuaian signifikan. Intensitas permainan ditingkatkan, tempo diperkuat, dan lini depan dibuat lebih dinamis.
Masuknya Jens Raven, striker muda Timnas U-23 Indonesia, menjadi titik balik permainan. Tekanan Bali United akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-53. Raven menerima umpan matang dari Jordy Bruijn, lalu menuntaskannya dengan penyelesaian dingin ke dalam gawang Semen Padang.
Gol ini sempat tertahan karena pemeriksaan VAR terkait posisi offside, namun setelah peninjauan, wasit mengesahkan gol tersebut. Stadion Dipta pun kembali bergemuruh. Skor berubah menjadi 1-2.
Momentum semakin berpihak kepada tuan rumah, terlebih setelah kiper Semen Padang Rendy Oscario harus ditarik keluar akibat cedera. Pergantian ini sedikit mengganggu stabilitas lini belakang tim tamu.
Tekanan beruntun akhirnya berbuah gol penyama kedudukan pada menit ke-69. Mirza Mustafic mencetak gol penting yang mengubah skor menjadi 2-2 dan membakar semangat Serdadu Tridatu.
Enam menit kemudian, euforia mencapai puncaknya. Thijmen Goppel sukses menuntaskan peluang di menit ke-75 dan membawa Bali United berbalik unggul 3-2. Stadion Dipta pun seolah siap merayakan kemenangan comeback yang dramatis.
Antiklimaks di Menit Akhir
Namun sepak bola selalu menyimpan kejutan hingga detik terakhir. Saat Bali United mulai mengendurkan tekanan dan mencoba mengontrol tempo, Semen Padang justru menemukan celah.
Pada menit ke-79, gelandang Ripal Wahyudi melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras dan gagal diantisipasi oleh pertahanan Bali United. Gol tersebut mengubah skor menjadi 3-3 dan kembali membungkam ribuan pendukung tuan rumah.
Hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim tidak mampu menambah gol. Skor imbang 3-3 pun menjadi hasil akhir dari laga penuh emosi ini.
Dampak di Klasemen
Hasil ini membuat Bali United kini mengoleksi 28 poin dan tertahan di peringkat 8 klasemen sementara Super League. Tambahan satu poin terasa pahit mengingat mereka sempat berada di ambang kemenangan.
Sementara bagi Semen Padang, satu poin dari kandang lawan kuat menjadi hasil yang sangat berharga. Kabau Sirah kini mengoleksi 11 poin, naik satu strip ke posisi 16 klasemen, dan terus berjuang keluar dari zona degradasi.
Susunan Pemain
Bali United:
Mike Hauptmeijer (GK); Joao Vitor, Kadek Arel, Ricky Fajrin, Rizky Dwi; Kadek Agung, Jordy Bruijn, Mirza Mustafic, Teppei Yachida; Rahmat Arjuna, Thijmen Goppel.
Semen Padang:
Rendy Oscario (GK); Angelo Meneses, Jaime Giraldo, Leo Guntara, Ravy Tsouka; Alhassan Wakaso, Boubakary Diarra, Kianz Froese; Armando Oropa, Guillermo Fernandez, Irsyad Maulana.