Fantastis, Gugatan Rp7 Miliar: Pemuda Banyuwangi Mengaku Anak Biologis Denada, Ajukan Tuntutan ke Pengadilan

Denada
D'On, Banyuwangi — Seorang pemuda asal Banyuwangi, Al Ressa Rizky Rossano (24), menggugat artis nasional Denada Tambunan ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi atas dugaan penelantaran anak. Gugatan tersebut menuntut ganti rugi materiel mencapai Rp7 miliar, serta pengakuan status hukum sebagai anak biologis.
Perkara itu telah resmi terdaftar di PN Banyuwangi dengan Nomor Perkara 288, pada 26 November 2025, dan saat ini tengah memasuki proses persidangan.
Tuntutan: dari biaya hidup hingga pengakuan status anak
Kuasa hukum penggugat, Moh. Firdaus Yuliantono, mengungkapkan bahwa nilai gugatan fantastis tersebut merupakan akumulasi dari berbagai kebutuhan yang menurut pihak penggugat semestinya dipenuhi oleh orang tua kandung.
Kerugian yang dimintakan mencakup:
- biaya pendidikan dari SD hingga SMA
- uang saku harian
- kebutuhan hidup bertahun-tahun
- kerugian immateriel akibat dugaan penelantaran
“Kerugian material yang dimohonkan sebesar Rp7 miliar,” ujar Firdaus.
Selain ganti rugi, Ressa juga meminta pengakuan hukum bahwa ia merupakan anak biologis Denada Tambunan.
Tahap persidangan: mediasi digelar, tergugat tidak hadir
Firdaus menyebut perkara ini telah memasuki tahap mediasi satu kali. Namun, pihak tergugat berinisial D disebut tidak hadir pada panggilan pengadilan.
“Kami tidak tahu alasan pasti kenapa pengasuhan anak dititipkan kepada orang lain. Mungkin tidak mau terlihat sudah memiliki anak,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Denada terkait alasan ketidakhadiran tersebut maupun tanggapan langsung atas gugatan.
Kisah Ressa: hidup serba kekurangan dan merasa tak pernah diakui
Ressa mengaku baru belakangan mengetahui bahwa dirinya diduga merupakan anak biologis Denada. Ia menyebut sejak bayi dititipkan kepada adik almarhumah Emilia Contessa di Banyuwangi.
Pemuda tersebut menggambarkan perjalanan hidup yang berat:
- tinggal di kamar sempit bekas gudang
- pernah makan hanya sekali sehari
- tidak menyelesaikan kuliah karena biaya
- saat ini bekerja sebagai penjaga toko kelontong 24 jam dengan gaji di bawah UMK
Ressa juga mengaku tak pernah bertemu langsung dengan sosok yang diyakininya sebagai ibu kandung.
“Lebaran pun tidak pernah bertemu,” ujarnya dalam sebuah unggahan media sosial.
Respons Denada: unggahan foto sang ibu tanpa komentar soal gugatan
Di tengah ramai pemberitaan soal gugatan Rp7 miliar tersebut, Denada justru mengunggah foto kebersamaan dengan ibundanya, almarhumah Emilia Contessa, melalui akun media sosial pribadinya.
Dalam foto bernuansa lembut itu, Denada tampak memeluk sang ibu sambil tersenyum. Ia menuliskan keterangan singkat:
“Hi Ma, I miss you.”
Unggahan itu sontak viral, memicu beragam komentar publik. Banyak warganet serta rekan artis menyampaikan dukungan. Meski demikian, hingga kini Denada belum menyampaikan klarifikasi resmi mengenai gugatan Ressa.
Catatan redaksi
- gugatan masih bergulir di pengadilan
- kebenaran status biologis masih menunggu pembuktian hukum
- semua pernyataan di atas merupakan klaim pihak penggugat yang masih harus dibuktikan di persidangan
Perkembangan perkara ini masih terus dinantikan publik, terutama terkait proses pembuktian status anak biologis, tanggapan resmi Denada, serta hasil putusan pengadilan.
(IN)
#Selebritis #Hukum