-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

BPBD Kota Padang Salurkan Lebih dari 1 Juta Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir Bandang Gunung Nago

19 January 2026 | January 19, 2026 WIB Last Updated 2026-01-19T06:14:21Z
BPBD Padang Salurkan Air Bersih Untuk Warga Terdampak Banjir Gunung Nago 


D'On, Padang — Pemerintah Kota Padang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus mengintensifkan penanganan darurat pascabencana banjir bandang yang melanda kawasan Gunung Nago. Salah satu fokus utama penanganan adalah pemenuhan kebutuhan air bersih bagi ribuan warga yang terdampak akibat rusaknya sumber air dan jebolnya saluran irigasi.

Sejak hari pertama bencana hingga memasuki masa pemulihan awal, BPBD Kota Padang telah menyalurkan lebih dari 1 juta liter air bersih kepada masyarakat terdampak. Distribusi dilakukan secara langsung ke permukiman warga menggunakan armada mobil tangki air, dengan pola suplai berkelanjutan setiap hari.

Banjir bandang yang terjadi akibat curah hujan tinggi tersebut tidak hanya merusak infrastruktur jalan dan irigasi, tetapi juga menghancurkan sumber-sumber air mandiri milik warga seperti sumur, mata air, dan jaringan pipa sederhana. Kondisi ini menyebabkan pasokan air bersih lumpuh total di sejumlah wilayah, terutama di daerah perbukitan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang menjelaskan bahwa selama hampir satu minggu terakhir, pihaknya memusatkan distribusi air bersih di Kecamatan Pauh dan Kecamatan Kuranji. Dua wilayah ini menjadi prioritas karena mayoritas masyarakatnya tidak menggunakan layanan PDAM dan sangat bergantung pada sumber air alami yang terdampak langsung oleh banjir bandang.

“Sejak awal kejadian hingga pascabencana, BPBD Kota Padang telah menyalurkan lebih dari satu juta liter air bersih. Hampir satu minggu ini kami fokuskan suplai air di Kecamatan Pauh dan Kuranji karena rata-rata masyarakat di wilayah tersebut tidak menggunakan PDAM,” ujar Kalaksa BPBD Kota Padang.

Dalam upaya penanganan darurat ini, BPBD Kota Padang tidak bekerja sendiri. Distribusi air bersih mendapat dukungan penuh dari PDAM Kota Padang serta kolaborasi lintas sektor dari berbagai instansi dan lembaga. Sejumlah pihak yang terlibat antara lain Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Satpol PP, Palang Merah Indonesia (PMI), TNI, Polri, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Sosial, serta dukungan dari BUMN, BUMD, pemerintah daerah tetangga, relawan, dan pihak swasta.

Kolaborasi ini memungkinkan distribusi air bersih dapat menjangkau titik-titik terdampak secara merata, termasuk daerah yang sulit diakses akibat kerusakan jalan dan sedimentasi lumpur. Setiap hari, petugas di lapangan melakukan pemetaan kebutuhan warga untuk memastikan suplai air tepat sasaran.

Warga terdampak mengaku sangat terbantu dengan suplai air bersih tersebut, mengingat air menjadi kebutuhan utama untuk minum, memasak, dan menjaga kebersihan di tengah kondisi pascabencana yang rawan penyakit.

BPBD Kota Padang menegaskan bahwa distribusi air bersih akan terus dilakukan hingga kondisi sumber air masyarakat kembali normal dan kebutuhan dasar warga benar-benar terpenuhi. Selain itu, pemerintah daerah juga tengah melakukan pendataan kerusakan dan menyiapkan langkah rehabilitasi infrastruktur air bersih agar ketergantungan terhadap suplai darurat dapat segera dihentikan.

Upaya ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Padang dalam memastikan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat pascabencana, sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam penanggulangan bencana yang cepat, tanggap, dan berkelanjutan.

(HR)

#BPBDPadang #Padang

×
Berita Terbaru Update