Breaking News

Banjir Hidrometeorologi Meluas, Pemko Padang Liburkan KBM untuk Siswa SD dan SMP

Pemko Padang Keluarkan Pemberitahuan untuk Meliburkan Sekolah Akibat Cuaca Ekstrim (Dok: Humas Pemko Padang)

D'On, Padang — 
Pemerintah Kota Padang resmi meliburkan kegiatan belajar mengajar (KBM) untuk seluruh siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Kamis, 27 November 2025, menyusul meningkatnya risiko banjir hidrometeorologi yang melanda sejumlah kecamatan sejak dini hari. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran sebagai langkah cepat untuk memastikan keamanan peserta didik.

Curah Hujan Tinggi, Sungai Meluap, Genangan Meluas

Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak malam sebelumnya menyebabkan beberapa sungai di Kota Padang termasuk Batang Kuranji, Batang Arau, dan Batang Air Dingin mengalami peningkatan debit secara drastis. Di sejumlah titik, air mulai naik ke permukiman, terutama di wilayah rawan seperti Kuranji, Lubuk Kilangan, Nanggalo, dan Pauh.

BPBD Kota Padang melaporkan adanya genangan setinggi 30–70 cm di beberapa kawasan, serta potensi longsor di daerah perbukitan. Tim TRC BPBD, Damkar, dan relawan kebencanaan dikerahkan sejak subuh untuk melakukan pemantauan langsung di lapangan.

Fokus Utama: Keselamatan Siswa

Di tengah kondisi cuaca yang masih tidak menentu, Pemko Padang menegaskan bahwa keselamatan siswa adalah prioritas utama.

“Dengan mempertimbangkan keselamatan siswa serta potensi banjir susulan, kegiatan belajar mengajar untuk tingkat SD dan SMP kami liburkan hingga pemberitahuan lebih lanjut,” ujar Wali Kota Fadly Amran dalam keterangan resminya pagi ini.

Fadly juga meminta para orang tua untuk memastikan anak-anak tetap berada di rumah dan tidak beraktivitas di area sungai, drainase besar, atau kawasan rawan longsor.

Sekolah Diminta Standby dan Update Data

Dinas Pendidikan Kota Padang menginstruksikan seluruh kepala sekolah untuk:

  • Memantau kondisi lingkungan sekitar sekolah.
  • Mengirim laporan berkala terkait potensi kerusakan fasilitas.
  • Menyiapkan opsi pembelajaran jarak jauh jika libur diperpanjang.
  • Berkoordinasi dengan komite sekolah terkait kebutuhan darurat.

Sementara itu, BPBD terus memperbarui peta risiko banjir untuk menjadi acuan penentuan zona aman dan zona merah.

Warga Diimbau Tetap Waspada

Wali Kota mempertegas imbauan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan di tengah potensi cuaca ekstrem yang masih berlangsung.

“Tetap waspada, jaga keselamatan, dan hindari aktivitas di area berisiko. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT,” tutur Fadly.

Pemko juga membuka layanan aduan cepat melalui call center BPBD serta aplikasi SiTanggap untuk laporan banjir, pohon tumbang, maupun situasi darurat lainnya.

Prediksi Cuaca: Hujan Masih Mendominasi

BMKG Minangkabau memperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan terjadi hingga dua hari ke depan, terutama pada sore dan malam hari. Kondisi ini meningkatkan potensi banjir rob di wilayah pesisir serta longsor di daerah berbukit.

(Mond)

#Padang #BencanaAlam #Banjir #Hidroneteorologi