Breaking News

KPK Buru Sosok Misterius yang Sembunyikan 3 Mobil Mewah dari Rumah Immanuel Ebenezer

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer (kiri) berjalan menuju ruang konferensi pers usai terjaring OTT KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (22/8/2025).

D'On, Jakarta
– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini tengah memburu sosok misterius yang diduga menyembunyikan tiga mobil mewah dari rumah mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer. Tiga mobil yang lenyap itu bukan kendaraan sembarangan. Mereka berlabel Land Cruiser, Mercedes-Benz (Mercy), dan BAIC, yang nilainya diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Diduga, mobil-mobil tersebut dipindahkan sesaat setelah Immanuel terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu, 20 Agustus 2025. Hilangnya aset bernilai tinggi ini membuat penyidik KPK harus bekerja lebih keras, sebab kendaraan tersebut masuk dalam daftar barang bukti penting untuk mengurai dugaan praktik korupsi yang menyeret nama Immanuel.

KPK: Masih Ditelusuri, Siapa Dalang yang Memindahkan

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa pihaknya sedang menelusuri dua hal besar: siapa pihak yang berani memindahkan mobil-mobil tersebut dan di mana kendaraan itu kini disembunyikan.

“Terkait dengan siapa yang memindahkan, dipindahkan ke mana, itu juga masih terus dilakukan pencarian oleh penyidik,” kata Budi dalam keterangannya, Kamis (28/8/2025).

Budi menambahkan, ketiga mobil tersebut sejatinya telah dicatat dalam daftar barang bukti. Karena itu, KPK meminta siapapun yang mengetahui keberadaan kendaraan tersebut agar segera menyerahkannya.

Bagian dari Kasus Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi

Hilangnya mobil mewah ini tidak bisa dipisahkan dari konstruksi perkara utama yang menjerat Immanuel. Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan dan/atau gratifikasi terkait pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Menurut KPK, mobil-mobil tersebut diduga kuat merupakan hasil gratifikasi yang diterima dan digunakan untuk melancarkan urusan tertentu di lingkungan Kemnaker.

“Pencarian tiga kendaraan roda empat yang kemarin kami sampaikan, sampai dengan hari ini masih terus dilakukan pencarian oleh penyidik,” tegas Budi.

Hasil OTT: 22 Mobil Disita, 11 Tersangka Ditahan

Dalam OTT yang digelar pada 20 Agustus lalu, KPK tidak hanya menangkap Immanuel tetapi juga 13 orang lainnya. Dari operasi tersebut, penyidik berhasil menyita sedikitnya 22 kendaraan roda empat.

Dari 14 orang yang diamankan, 11 orang telah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Selebihnya masih berstatus sebagai saksi dengan keterlibatan yang sedang didalami lebih lanjut.

KPK menyebut jumlah kendaraan yang disita ini menandakan skala kasus korupsi yang ditangani tidak kecil. Mobil-mobil mewah yang ditemukan pun menjadi indikasi gaya hidup mewah yang tidak sebanding dengan posisi maupun penghasilan para pejabat terkait.

Penggeledahan di Pancoran: Alphard hingga Land Cruiser

Penyidik KPK juga masih terus bergerak di lapangan. Pada Selasa (26/8/2025), tim penyidik menggeledah rumah pribadi Immanuel di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Dari lokasi tersebut, disita sebuah mobil Toyota Alphard.

Tak hanya itu, di hari yang sama, KPK juga berhasil mengamankan satu unit Toyota Land Cruiser dari tangan Chairul Fadhly Harahap, yang menjabat sebagai Sekretaris Ditjen Binwasnaker & K3.

Dalam konstruksi perkara, Chairul disebut menerima kendaraan roda empat tersebut sebagai bagian dari aliran gratifikasi. Hal ini semakin mempertegas dugaan adanya mata rantai korupsi yang melibatkan pejabat di berbagai level.

KPK Minta Kooperatif: Jangan Sembunyikan Aset

KPK mengingatkan bahwa siapapun yang berusaha menyembunyikan atau memindahkan barang bukti akan dianggap menghalangi penyidikan. Lembaga antirasuah itu mengimbau agar pihak yang menyembunyikan tiga mobil mewah tersebut segera menyerahkannya.

“Kami mengimbau kepada pihak-pihak yang mengetahui keberadaan kendaraan tersebut agar bersikap kooperatif. Jangan sampai justru berhadapan dengan jeratan hukum baru karena menghalangi proses penyidikan,” ujar Budi.

Misteri Sosok "Penghilang" Mobil

Meski KPK belum mengumumkan siapa sosok yang diduga memindahkan tiga mobil tersebut, dugaan publik mengarah pada orang dekat Immanuel yang berupaya menyelamatkan aset. Pertanyaannya, apakah sosok ini hanya bertindak sebagai kurir yang diperintah, atau justru bagian dari lingkaran besar praktik korupsi di tubuh Kemnaker?

Misteri inilah yang kini menjadi fokus penyidik KPK. Setiap pergerakan, mulai dari CCTV di sekitar rumah Immanuel hingga jejak digital transaksi, sedang ditelusuri untuk melacak keberadaan mobil mewah tersebut.

Kasus yang menjerat Immanuel Ebenezer ini semakin menyeret perhatian publik, bukan hanya karena statusnya sebagai mantan pejabat publik yang pernah menjabat Wamenaker, tetapi juga karena skala gratifikasi yang terungkap. Hilangnya tiga mobil mewah menambah drama dalam penyidikan ini, seolah menunjukkan ada upaya sistematis untuk menyembunyikan jejak kekayaan haram.

Kini, publik menunggu: siapa sosok yang berani melawan KPK dengan menyembunyikan barang bukti miliaran rupiah itu?

(T)

#KPK #PemerasanSertifikatK3 #Hukum #ImmanuelEbenezer