Breaking News

Bambang Susantono Ungkap Alasan Mundur dari OIKN

Bambang Susantono 

D'On, Jakarta,-
Bambang Susantono akhirnya buka suara setelah resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam pernyataan resminya yang diunggah di akun Instagram pribadi, Bambang mengucapkan selamat bertugas kepada penggantinya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Ucapan serupa juga disampaikan kepada pengganti Wakil Kepala OIKN Dhony Rahajoe, yakni Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Raja Juli Antoni.

"Pembangunan IKN: Simbol Peradaban Baru Indonesia 2045

Dalam pernyataannya, Bambang menekankan pentingnya dukungan bersama untuk pembangunan IKN yang disebutnya sebagai simbol peradaban baru Indonesia pada tahun 2045. "IKN adalah simbol peradaban baru Indonesia pada 2045 dan cita-cita luhur tersebut harus tetap kita jaga hingga terwujud," ujarnya. Meskipun tidak lagi berada dalam organisasi Otorita IKN, Bambang berjanji akan terus menyumbangkan tenaga, pemikiran, dan keahliannya demi terwujudnya IKN yang hijau, cerdas, tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Bambang menggarisbawahi bahwa konsep Negara Rimba Nusa yang diusung IKN bukan hanya harapan Indonesia, tetapi juga dunia untuk menjadi model kota masa depan. Ia menegaskan pentingnya konsistensi dalam rencana tata ruang serta penerapan prinsip-prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).

Tiga Platform Utama Pembangunan IKN

Bambang merinci tiga platform utama pembangunan IKN yang harus menjadi panduan dalam pelaksanaan pembangunan di lapangan:

1. Peta Jalan Perubahan Iklim: 

Mengarahkan pembangunan IKN untuk mengatasi dan beradaptasi terhadap perubahan iklim.

2. Rencana Pembangunan Keanekaragaman Hayati: 

Memastikan bahwa pembangunan IKN tetap menghormati dan melestarikan keanekaragaman hayati di kawasan tersebut.

3. Peta Jalan untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG): 

Mencakup berbagai aspek pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan tujuan global.

Ucapan Terima Kasih dan Permintaan Maaf

Bambang juga memohon maaf jika ada kesalahan selama masa jabatannya dan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dalam pembangunan IKN. "Terima kasih pada semua pihak yang selama ini bekerja bahu-membahu dan bergandengan tangan dalam membangun landasan bagi aspirasi mulia ini," tuturnya. Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada warga Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, dan masyarakat Kecamatan Sepaku yang telah menerimanya selama ini.

Respon Luhut Binsar Pandjaitan

Menanggapi pengunduran diri Bambang, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan bahwa OIKN adalah organisasi yang kuat dengan seluruh aturan pendukung yang diperlukan. "Menurut saya (OIKN) itu semua undang-undang yang dibutuhkan jadi organisasi yang kuat itu dia punya, kasarnya dia bikin keputusan apa aja jalan," ujarnya dalam sebuah talkshow di Jakarta. Luhut menekankan bahwa seorang pemimpin harus berani mengambil risiko dan memanfaatkan kewenangan yang ada untuk membuat keputusan.

Penutup dari Bambang Susantono

Mengakhiri pernyataannya, Bambang mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Otorita IKN yang telah bekerja selama 519 hari hingga 3 Juni 2024. "Saya bersyukur dan bangga dapat menjadi bagian dari organisasi ini dan bersama-sama mengukir sejarah dengan ikut meletakkan fondasi awal pembangunan IKN Nusantara," katanya. Ia berharap semangat kerja tetap digelorakan agar IKN menjadi kebanggaan Indonesia dan inspirasi dunia.

(*)

#BambangSusantono #IKN