Breaking News

MK Siapkan "Treatment" Khusus untuk Hakim Sengketa Pileg 2024

Gedung Mahkamah Konstitusi 

D'On, Jakarta,-
Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengambil langkah proaktif untuk memastikan kesejahteraan fisik dan mental para hakim konstitusi yang akan menyidangkan ratusan perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) atau sengketa Pileg 2024. Dalam upaya ini, MK tidak hanya menyediakan dokter di polikliniknya selama masa PHPU, tetapi juga menyiapkan tukang pijat untuk memberikan perawatan khusus kepada hakim.

Juru Bicara MK, Fajar Laksono, menjelaskan bahwa dokter poliklinik siap sedia selama masa PHPU untuk memberikan layanan medis kepada hakim MK. Selain itu, vitamin juga disiapkan untuk menjaga daya tahan tubuh para hakim. Demi menjaga kesejahteraan fisik, tukang pijat juga disediakan untuk memberikan relaksasi kepada hakim, membantu mereka tetap segar dan fokus selama proses persidangan.

"Ada pasti (treatment), pertama, dokter poliklinik kita siapkan, ready selama masa PHPU, poliklinik kita siapkan dokter, kita siapkan vitamin, tukang pijat kita siapkan buat hakim, iya buat pegawai boleh," ujar Juru Bicara MK Fajar Laksono, Senin (29/4/2024).

Tidak hanya itu, MK juga bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memastikan makanan yang dikonsumsi para hakim berkualitas dan bergizi. Asupan makanan dan minuman diatur secara ketat untuk menghindari kelebihan karbohidrat dan zat-zat lain yang dapat mengganggu kesehatan. Langkah-langkah ini merupakan bagian dari upaya MK untuk memastikan para hakim dalam kondisi fisik dan mental yang optimal selama masa persidangan.

Fajar menekankan bahwa langkah-langkah ini bukanlah hal baru bagi MK, melainkan telah dilakukan secara konsisten dari tahun ke tahun. Dengan demikian, MK menegaskan komitmennya untuk menjaga kesejahteraan para hakim demi kelancaran dan keadilan dalam proses persidangan.

Fajar menegaskan, treatment seperti itu bukan hanya terjadi pada 2024. Hal tersebut sudah dilakukan MK selama ini. "Jadi seperti itu, dari tahun ke tahun memang seperti itu," pungkas Fajar.

Sementara itu, sidang perdana untuk memeriksa 297 perkara sengketa hasil Pileg 2024 telah dimulai pada 29 April 2024. Persidangan dibagi menjadi tiga panel dengan pembagian tugas yang rinci. Panel-panel tersebut dipimpin oleh hakim-hakim yang berpengalaman dan akan memeriksa setiap perkara dengan cermat dan objektif.

Dengan langkah-langkah ini, MK menunjukkan dedikasinya untuk menjaga integritas dan kredibilitas lembaga dalam menyelesaikan sengketa Pileg 2024 secara adil dan transparan, serta memastikan hakim MK dapat menjalankan tugasnya dengan efektif dan efisien.

(*)

#MahkamahKonstitusi #SengketaPileg

No comments