Breaking News

Insiden Tidurnya Pilot dan Kopilot di Kokpit Pesawat Batik Air: Sorotan KNKT atas Keamanan Penerbangan

Airbus a320

D'On, Jakarta,-
Sebuah kejadian yang mengkhawatirkan terjadi di pesawat Batik Air dalam penerbangan dari Kendari, Sulawesi Tenggara menuju Jakarta. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melaporkan bahwa pilot dan kopilot pesawat tersebut tertidur dalam perjalanan, meninggalkan pesawat yang mengudara tanpa pengawasan yang memadai.

Mengutip laporan investigasi penerbangan yang dirilis oleh KNKT, Sabtu (9/3/2024), pilot dan kopilot PK-LUV Airbus A320 terlibat dalam insiden tersebut. Sebelum keberangkatan dari Jakarta, kopilot mengakui kekurangan istirahatnya kepada pilot. Meskipun pilot menawarkan kesempatan untuk beristirahat, kopilot hanya mendapatkan istirahat singkat selama 30 menit. Meski demikian, penerbangan pertama berlangsung tanpa masalah yang signifikan.

Ketika tiba di Kendari, pilot dan kopilot memutuskan untuk makan dan istirahat dalam kokpit sambil menunggu penerbangan kembali ke Jakarta. Saat penerbangan kembali, kopilot mengambil peran sebagai pilot yang menerbangkan pesawat, sementara pilot bertugas sebagai pengawas.

Namun, situasi memburuk ketika kedua pilot tersebut tertidur di kokpit pesawat. KNKT mencatat bahwa kopilot sadar bahwa pilot utama tertidur dan mengambil alih tanggung jawab sebagai pengawas penerbangan. Meskipun ada beberapa interaksi dengan pemandu udara tentang kondisi cuaca dan status penerbangan, komunikasi menjadi tidak responsif ketika ACC Jakarta mencoba berinteraksi dengan mereka.

Pilot baru terbangun dari tidurnya 28 menit setelah transmisi terakhir dari kopilot, menyadari bahwa pesawat telah menyimpang dari jalur penerbangan yang benar. Akhirnya, pilot berhasil membangunkan kopilot dan melaporkan kepada ACC Jakarta bahwa pesawat mengalami masalah komunikasi radio.

Meskipun kecelakaan berhasil dihindari dan pesawat mendarat dengan selamat di Jakarta tanpa korban, insiden ini menyoroti pentingnya komunikasi yang efektif dan kewaspadaan selama penerbangan. KNKT telah mengeluarkan Safety Notice kepada seluruh pilot dan pramugari untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya komunikasi dan periksaan kokpit yang cermat sebelum penerbangan.

Rekomendasi dari KNKT untuk Batik Air Indonesia juga sangat penting, yaitu untuk menyusun prosedur yang lebih rinci dalam melakukan pemeriksaan kokpit guna memastikan keamanan penerbangan yang lebih baik di masa depan. Dengan demikian, perhatian dan kewaspadaan yang ditingkatkan dari seluruh pihak terlibat diharapkan dapat mencegah insiden serupa terjadi lagi di masa mendatang.


(*)

#Peristiwa #BatikAir #PilotBatikAirTidur