Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Delapan Tahun Menanti, 1.061 Atlet Kota Padang Siap Bertarung di Porprov XVI Sumbar

01 October 2026 | October 01, 2026 WIB Last Updated 2026-10-01T11:41:05Z

Delapan Tahun Menanti, 1.061 Atlet Kota Padang Siap Bertarung di Porprov XVI Sumbar



D'On, Padang - Setelah delapan tahun menanti, geliat olahraga di Sumatera Barat akhirnya kembali menemukan panggung besarnya. Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat ke-XVI resmi di depan mata, dan Kota Padang datang bukan sekadar sebagai peserta, tetapi dengan tekad mempertahankan status sebagai juara umum.


Semangat itu mengemuka saat Wali Kota Padang Fadly Amran melepas kontingen atlet Kota Padang yang akan berlaga pada Porprov XVI Sumatera Barat, di Lobi Balai Kota Padang, Aie Pacah, Kamis (1/10/2026).


Sebanyak 1.061 atlet Kota Padang dipersiapkan untuk ambil bagian dalam ajang olahraga tingkat provinsi yang berlangsung pada 2 hingga 14 Oktober 2026 tersebut.


Pelepasan kontingen ini menjadi momentum penting bagi Kota Padang. Sebab, Porprov Sumatera Barat kembali digelar setelah vakum selama delapan tahun sejak pelaksanaan terakhir pada 2018.


Bagi para atlet, kembalinya Porprov bukan hanya tentang pertandingan dan perolehan medali. Ajang ini menjadi ruang pembuktian atas proses latihan panjang, kerja keras pelatih, dukungan keluarga, serta pembinaan olahraga yang selama ini dilakukan.


Api Porprov Tiba di Kota Padang


Rangkaian pelepasan kontingen diawali dengan prosesi penyerahan Api Obor Porprov Sumatera Barat yang dibawa dari Pariangan, Kabupaten Tanah Datar.


Api tersebut diserahkan kepada Wali Kota Padang Fadly Amran sebagai bagian dari rangkaian kirab menjelang dimulainya Porprov XVI Sumatera Barat.


Setelah menerima api obor, Fadly kemudian menyerahkannya kepada atlet legenda Kota Padang untuk dikirab menyusuri sejumlah ruas jalan utama di Kota Padang.


Kirab tersebut menjadi simbol perjalanan semangat olahraga dari satu generasi ke generasi berikutnya. Api yang dibawa dari Pariangan kemudian berkeliling Kota Padang sebelum akhirnya kembali dan finis di Kantor Balai Kota Padang, Aie Pacah.


Suasana semakin terasa istimewa karena api obor tidak hanya menjadi penanda dimulainya pesta olahraga, tetapi juga membawa pesan tentang semangat, persatuan dan sportivitas yang menjadi ruh utama Porprov.


Fadly: Delapan Tahun Menjadi Penantian Panjang


Wali Kota Padang Fadly Amran menyebut pelaksanaan Porprov XVI sebagai momentum yang sangat dinantikan masyarakat Sumatera Barat, khususnya Kota Padang.


Menurutnya, jeda delapan tahun membuat penyelenggaraan Porprov kali ini memiliki arti tersendiri bagi dunia olahraga daerah.


“Pelaksanaan Porprov ini merupakan hal-hal yang betul-betul kita tunggu-tunggu, karena sudah delapan tahun tidak dilaksanakan, sehingga menjadi momentum bagi masyarakat Kota Padang untuk melihat prestasi anak-anak terbaik kita di kancah provinsi,” ujar Fadly.


Ia menyampaikan apresiasi kepada KONI Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang telah menjaga komitmen sehingga Porprov kembali dapat dilaksanakan.


“Terima kasih kepada KONI Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas komitmennya dalam menjaga pelaksanaan Porprov ini, baik dari segi pelaksanaan, mutu, maupun waktu. Mari kita sukseskan Porprov tahun ini,” katanya.


Bagi Fadly, keberhasilan Porprov tidak hanya diukur dari siapa yang menjadi juara. Lebih jauh, ajang ini harus mampu menjadi momentum untuk membangun kembali ekosistem olahraga Sumatera Barat sekaligus melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi.


Kota Padang Jadi Tuan Rumah Pembukaan


Porprov XVI Sumatera Barat juga memiliki arti khusus bagi Kota Padang karena dipercaya menjadi tuan rumah pembukaan sekaligus lokasi pertandingan sejumlah cabang olahraga.


Kepercayaan tersebut, kata Fadly, menjadi bagian dari tanggung jawab Kota Padang untuk ikut memastikan penyelenggaraan Porprov berjalan baik.


Di sisi lain, status sebagai tuan rumah memberikan kesempatan lebih besar bagi masyarakat Kota Padang untuk menyaksikan langsung perjuangan atlet-atlet daerah.


Fadly menegaskan, Pemerintah Kota Padang tidak hanya menyiapkan dukungan bagi penyelenggaraan pertandingan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap apresiasi bagi atlet yang berhasil meraih prestasi.


“Kita sudah menganggarkan bukan hanya untuk menjadi tuan rumah dan penyelenggaraan cabang olahraga, tetapi juga bonus bagi para atlet berprestasi. Kita anggarkan langsung untuk peraih medali emas, perak, perunggu, dan lain-lainnya,” tegasnya.


Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemko Padang dalam mendorong lahirnya prestasi olahraga sekaligus memberikan penghargaan terhadap perjuangan para atlet.


1.061 Atlet Bawa Misi Pertahankan Juara Umum


Sementara itu, Ketua KONI Kota Padang Erianto Mahmuda menyampaikan bahwa Kota Padang mengirimkan kekuatan besar pada Porprov XVI Sumatera Barat.


Sebanyak 1.061 atlet akan memperkuat kontingen Kota Padang dalam berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan.


Jumlah tersebut membawa misi besar: mempertahankan prestasi Kota Padang sebagai juara umum.


Erianto mengatakan, target tersebut tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kota Padang serta kerja keras seluruh jajaran KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih dan atlet.


“Kami menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Padang Bapak Fadly Amran atas dukungan dan support yang luar biasa sehingga kegiatan hari ini dapat terlaksana. Dengan semangat Padang Juara dan Padang Balomba kami siap mengikuti event olahraga ini,” ujar Erianto.


Pelepasan kontingen tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang Eka Putra Buhari, Kabag Prokopim Junie Nursyamza, Sekretaris KONI Sumatera Barat Anandya Dipo Pratama, jajaran pengurus KONI Kota Padang dan Sumatera Barat, serta para atlet yang akan bertanding.


Padang Balomba dan Masa Depan Olahraga


Keikutsertaan 1.061 atlet Kota Padang di Porprov XVI juga menjadi implementasi nyata dari semangat Program Padang Balomba yang didorong Pemerintah Kota Padang.


Program tersebut menempatkan olahraga sebagai salah satu ruang penting dalam membangun karakter generasi muda sekaligus membuka jalan bagi atlet-atlet potensial untuk berkembang dan berprestasi.


Di balik target mempertahankan juara umum, terdapat perjuangan panjang para atlet yang selama ini berlatih dan mempersiapkan diri. Porprov menjadi titik temu dari seluruh proses tersebut.


Kini, setelah delapan tahun menunggu, arena pertandingan kembali dibuka.


Ribuan atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat akan membawa nama daerah masing-masing. Mereka akan bertanding, mengejar prestasi dan mempertaruhkan hasil latihan selama bertahun-tahun.


Bagi Kota Padang, perjuangan itu dimulai dengan satu tekad: datang sebagai juara bertahan, bertanding dengan sportivitas, dan berjuang untuk kembali mengukir prestasi terbaik.


Api Porprov yang telah dikirab di jalan-jalan Kota Padang pun menjadi simbol dimulainya kembali denyut kompetisi olahraga Sumatera Barat sekaligus penanda bahwa delapan tahun penantian telah berakhir.


(Mond)


#Padang #Olahraga #Daerah #PorprovSumbar

×
Berita Terbaru Update