
PWI Sumbar dan Wali Kota Padang Bahas Kolaborasi Literasi hingga Ruang Kreatif Generasi Muda
D'On, Padang - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat (Sumbar) melakukan kunjungan silaturahmi dengan Wali Kota Padang Fadly Amran di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Senin (21/9/2026).
Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membuka ruang pembicaraan mengenai berbagai peluang kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemko) Padang dan insan pers. Sejumlah isu strategis turut dibahas, mulai dari penguatan literasi, penyebarluasan informasi edukatif, pengembangan kreativitas generasi muda, hingga pemanfaatan potensi sejarah dan budaya Kota Padang.
Dalam pertemuan itu, Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa kolaborasi pemerintah dengan media memiliki posisi penting dalam mendukung pembangunan daerah. Pers, menurutnya, bukan hanya berperan menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga dapat menjadi bagian dari ekosistem edukasi dan literasi publik.
“Kami berterima kasih kepada jajaran PWI Sumbar yang selalu membuka ruang kolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Padang. Sinergi ini penting untuk mendukung pembangunan daerah," ujar Fadly Amran.
Dorong Generasi Muda Masuk ke Ruang Kreatif
Salah satu pembahasan yang mendapat perhatian dalam pertemuan tersebut adalah bagaimana menghadirkan ruang yang lebih luas bagi generasi muda Kota Padang untuk mengembangkan potensi dan kreativitas mereka.
Fadly Amran menyebut Gedung Layanan Perpustakaan Umum Daerah Kota Padang dan Bagindo Aziz Chan Youth Center sebagai dua fasilitas yang memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pembinaan anak muda.
Menurutnya, keberadaan fasilitas publik tersebut tidak cukup hanya dipandang sebagai bangunan atau tempat berkegiatan. Lebih dari itu, ruang-ruang tersebut diharapkan mampu menjadi wadah tumbuhnya gagasan, kreativitas, keterampilan, serta inovasi generasi muda.
Bidang yang dikembangkan pun diharapkan semakin beragam, termasuk literasi, teknologi, animasi hingga robotik.
“Kita ingin generasi Kota Padang yang memiliki minat dan kemampuan di bidang teknologi, animasi, robotik, maupun literasi mendapat ruang untuk berkembang. Semoga PWI Sumbar dapat berkolaborasi dan memperkuat upaya ini," kata Fadly.
Gagasan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya membangun ekosistem kepemudaan yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi memberikan kesempatan bagi anak-anak muda untuk belajar, berkarya dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.
Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, kemampuan literasi juga dinilai menjadi semakin penting. Generasi muda tidak hanya dituntut mampu mengakses informasi, tetapi juga memiliki kemampuan memilah, memahami dan menghasilkan informasi yang berkualitas.
Dalam konteks tersebut, PWI sebagai organisasi profesi wartawan memiliki ruang untuk berkontribusi melalui pengalaman dan kapasitas jurnalistik yang dimiliki.
PWI Sumbar Siap Perkuat Sinergi
Ketua PWI Sumbar Widya Navies menyampaikan apresiasi atas sambutan serta dukungan Pemko Padang terhadap insan pers.
Ia menilai hubungan yang baik antara pemerintah dan pers menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan penyampaian informasi publik yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“PWI Sumbar siap bersinergi mendukung program literasi, kepemudaan, dan penguatan informasi publik Pemko Padang. Semoga kolaborasi ini berjalan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Widya Navies.
Menurutnya, ruang kolaborasi antara pemerintah dan insan pers dapat dikembangkan dalam berbagai bentuk, khususnya kegiatan yang berkaitan dengan edukasi masyarakat, peningkatan literasi, kepemudaan serta penyampaian informasi pembangunan.
Dengan demikian, komunikasi publik tidak hanya berjalan satu arah, tetapi dapat menjadi proses yang mempertemukan pemerintah, media dan masyarakat dalam membangun pemahaman bersama mengenai berbagai program dan potensi daerah.
Sejarah dan Budaya Padang Jadi Bagian Pembahasan
Selain literasi dan kepemudaan, pertemuan tersebut juga menyinggung potensi sejarah dan budaya Kota Padang.
Potensi tersebut dinilai memiliki nilai penting untuk terus diperkenalkan kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Sejarah dan budaya tidak hanya menjadi bagian dari identitas kota, tetapi juga dapat dikemas menjadi materi edukasi dan konten kreatif yang relevan dengan perkembangan zaman.
Dalam hal ini, media memiliki peran strategis untuk mengangkat berbagai cerita, tokoh, tempat bersejarah, tradisi dan kekayaan budaya lokal agar semakin dikenal masyarakat luas.
Kolaborasi semacam itu juga dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas Kota Padang sekaligus menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap daerahnya sendiri.
Pertemuan antara Pemko Padang dan PWI Sumbar akhirnya mengarah pada satu benang merah: pembangunan kota membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah, pers, komunitas dan generasi muda.
Pemerintah memiliki program dan fasilitas, sementara pers memiliki kemampuan dalam mengolah serta menyebarluaskan informasi. Jika keduanya berjalan beriringan, ruang edukasi dan partisipasi publik diharapkan semakin terbuka.
Perkuat Hubungan Pemerintah dan Insan Pers
Fadly Amran menilai sinergi dengan PWI Sumbar merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi yang sehat antara pemerintah dan masyarakat.
Di sisi lain, PWI Sumbar melihat dukungan pemerintah daerah sebagai modal penting untuk memperluas kontribusi pers dalam bidang literasi dan edukasi publik.
Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Bagian Prokopim Setda Kota Padang Junie Nursyamza dan Sekretaris Dinas Kominfo Kota Padang Syafriadi.
Sementara dari jajaran PWI Sumbar hadir Ketua PWI Sumbar Widya Navies, Sekretaris PWI Sumbar Firdaus Abie, Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Sumbar Emil Mahmudsyah, Wakil Bidang Pembinaan Daerah PWI Sumbar Rommi Delfiano, serta Bendahara SIWO PWI Sumbar Science Astra.
Silaturahmi tersebut diharapkan menjadi awal dari penguatan kerja sama yang lebih konkret ke depan, terutama dalam menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Lebih jauh, kolaborasi antara Pemko Padang dan PWI Sumbar diharapkan tidak berhenti pada komunikasi antarlembaga, tetapi dapat melahirkan kegiatan nyata yang memperkuat budaya literasi, membuka ruang kreativitas generasi muda, mengembangkan informasi publik yang edukatif, serta mengangkat sejarah dan budaya Kota Padang ke ruang publik yang lebih luas.
(Mond)
#Padang #Daerah