
Jamuan Konker PDPI XVIII di Padang, Fadly Amran Dorong Kolaborasi Perkuat Kota Sehat
D'On, Padang — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai jamuan makan malam peserta Konferensi Kerja (Konker) Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) ke-XVIII Tahun 2026 di Rumah Gadang Baiturrahmah, Kota Padang, Sabtu (19/9/2026).
Wali Kota Padang Fadly Amran menyambut langsung para peserta Konker yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Hadir Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) PDPI Arief Riadi Arifin, Ketua PDPI Cabang Sumatera Barat Masrul Basyar, serta para Ketua Pengurus Cabang (PC) PDPI se-Indonesia.
Jamuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Sri Kurniayati, Direktur RSUD dr. Rasidin Padang Lismawati, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Padang.
Dalam sambutannya, Fadly Amran menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi kedokteran dalam menjawab berbagai tantangan kesehatan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan kesehatan merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan Padang sebagai kota sehat dan kota pintar, sebagaimana arah pembangunan yang tertuang dalam RPJMD Kota Padang.
“Visi kami adalah menggerakkan seluruh potensi untuk mewujudkan Kota Padang sebagai kota sehat dan kota pintar. Kota sehat bukan hanya sehat badannya, tetapi juga sehat kesejahteraannya,” ujar Fadly.
Ia menjelaskan, konsep kota sehat tidak semata-mata berbicara mengenai pelayanan kesehatan, tetapi juga menyangkut kesejahteraan masyarakat serta kualitas lingkungan yang mendukung kehidupan warga.
Karena itu, Fadly berharap PDPI dapat menjadi mitra strategis Pemko Padang, khususnya dalam memberikan masukan, gagasan, dan rekomendasi dalam menghadapi berbagai persoalan kesehatan masyarakat.
“Kolaborasi dengan PDPI penting karena tantangan kesehatan membutuhkan keterlibatan pemerintah, organisasi profesi, akademisi, dan masyarakat. Semoga kolaborasi ini semakin kuat dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” katanya.
Selain penguatan sektor kesehatan, Fadly juga mengaitkan kolaborasi tersebut dengan agenda pemulihan dan kebangkitan ekonomi daerah pascabencana. Menurutnya, masyarakat yang sehat menjadi salah satu fondasi penting bagi percepatan pemulihan berbagai sektor.
Sementara itu, Ketua Umum PP PDPI Arief Riadi Arifin mengatakan, Konker merupakan agenda organisasi yang dilaksanakan secara nasional setiap tahun. Forum tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja organisasi, menyelaraskan program antara pengurus pusat dan daerah, sekaligus membahas arah kebijakan PDPI ke depan.
Konker PDPI XVIII Tahun 2026 berlangsung pada 16–19 September 2026 di Kota Padang dengan pusat kegiatan di The ZHM Premiere Hotel.
Arief menyebut dipilihnya Padang sebagai lokasi pelaksanaan Konker tahun ini memiliki makna tersendiri bagi PDPI, terutama karena banyak tokoh dan guru yang berkontribusi dalam perkembangan organisasi berasal dari Sumatera Barat.
“Konferensi kerja ini kami laksanakan setiap tahun secara nasional dan untuk yang ke-18 ini kami putuskan dilaksanakan di Padang. Ada filosofinya karena sebagian besar guru-guru kami berasal dari sini,” ungkapnya.
Jamuan makan malam di Rumah Gadang Baiturrahmah pun menjadi bagian dari rangkaian Konker yang tidak hanya mempererat silaturahmi antardokter paru dari berbagai daerah, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antara organisasi profesi dan Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat pembangunan kesehatan masyarakat.
(Mond)
#Padang #Daerah