Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

HUT ke-81 PMI Kota Padang, Fadly Amran Apresiasi Dedikasi Kemanusiaan dan Respons Kebencanaan

17 September 2026 | September 17, 2026 WIB Last Updated 2026-09-17T08:42:15Z

HUT ke-81 PMI Kota Padang, Fadly Amran Apresiasi Dedikasi Kemanusiaan dan Respons Kebencanaan



D'On, Padang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang genap berusia 81 tahun. Lebih dari delapan dekade mengabdi, organisasi kemanusiaan ini terus menunjukkan eksistensinya di tengah masyarakat, tidak hanya melalui pelayanan donor darah, tetapi juga dalam penanganan bencana, mitigasi, hingga berbagai aksi kemanusiaan.


Semangat pengabdian tersebut mengemuka dalam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PMI Tingkat Kota Padang yang digelar di Ballroom Universitas Baiturrahmah, Kamis (17/9/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Padang Fadly Amran, Dandim 0312 Padang Letkol Inf. Faiq Fahmi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang Eka Putra Buhari, Ketua Yayasan Pendidikan Baiturrahmah Hj. Maizarnis, Rektor Universitas Baiturrahmah Prof. Musliar Kasim, Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat Aristo Munandar, Ketua PMI Kota Padang Zulhardi Z Latif, unsur Forkopimda, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang, serta tamu undangan lainnya.


Perayaan HUT tidak sekadar menjadi seremoni ulang tahun. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memberikan penghargaan kepada para pejuang kemanusiaan, khususnya para pendonor darah yang secara sukarela telah memberikan sebagian dari dirinya untuk membantu sesama.


Dalam kesempatan itu, Wali Kota Padang Fadly Amran menyerahkan penghargaan kepada 88 orang pendonor yang telah melakukan donor darah sebanyak 100 kali.


Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi dan kepedulian para pendonor yang selama bertahun-tahun secara sukarela mendonorkan darahnya. Di balik setiap kantong darah yang terkumpul, terdapat harapan bagi pasien yang membutuhkan transfusi dan keluarga yang tengah menghadapi situasi sulit.


Selain pemberian penghargaan, rangkaian acara juga ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang PMI dalam menjalankan misi kemanusiaan.


PMI dan Semangat Padang Sigap


Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas kiprah PMI Kota Padang yang dinilainya terus hadir membantu masyarakat, terutama ketika Kota Padang menghadapi berbagai persoalan kebencanaan.


Menurut Fadly, peran PMI tidak berhenti pada saat bencana terjadi. Kehadiran PMI juga penting dalam upaya mitigasi dan membangun kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai kemungkinan bencana.


Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan semangat Padang Sigap yang terus diperkuat Pemerintah Kota Padang.


“Memaknai HUT PMI tahun ini, kami mengucapkan terima kasih kepada PMI Kota Padang yang selalu berinovasi, melangkah, bergerak bersama Pemerintah Kota Padang menjalankan misi-misi kemanusiaan,” ujar Fadly.


Ia menegaskan, Pemerintah Kota Padang akan terus membuka ruang kolaborasi dengan PMI. Sinergi antara pemerintah dan organisasi kemanusiaan tersebut dinilai penting agar respons terhadap persoalan masyarakat dapat dilakukan secara lebih cepat dan terkoordinasi.


“Kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan PMI Kota Padang dalam mendukung kegiatan-kegiatan kemanusiaan. Kami akan terus memperkuat kerja sama ini agar keberadaan PMI semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.


Fadly juga memberikan apresiasi terhadap PMI Kota Padang yang selama ini aktif dalam kegiatan mitigasi bencana serta turun langsung ke lapangan ketika bencana terjadi.


Bagi Pemerintah Kota Padang, keberadaan organisasi kemanusiaan seperti PMI merupakan bagian penting dari ekosistem penanggulangan bencana. Ketika masyarakat membutuhkan pertolongan dalam situasi darurat, kerja bersama antara pemerintah, relawan, organisasi kemanusiaan, TNI-Polri, dunia usaha, serta masyarakat menjadi kekuatan yang sangat dibutuhkan.


Karena itu, Fadly memastikan Pemerintah Kota Padang akan terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan PMI Kota Padang.


81 Tahun PMI, Terus Menjaga Api Kemanusiaan


Ketua PMI Kota Padang Zulhardi Z Latif mengatakan, perjalanan PMI memiliki sejarah panjang yang tidak terpisahkan dari perjalanan bangsa Indonesia.


Ia menyebut PMI lahir pada 17 September 1945, atau satu bulan setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.


“PMI lahir satu bulan setelah kemerdekaan Republik Indonesia, yaitu pada 17 September 1945. Ini menandakan pentingnya keberadaan PMI dalam kehidupan bangsa dan negara Indonesia,” ujar Zulhardi.


Menurutnya, usia 81 tahun bukan sekadar angka, melainkan perjalanan panjang yang menunjukkan konsistensi PMI dalam menjalankan misi kemanusiaan.


Dalam berbagai kondisi, PMI dituntut untuk tetap hadir tanpa membedakan latar belakang masyarakat yang membutuhkan bantuan. Prinsip kemanusiaan menjadi pijakan utama dalam setiap kegiatan yang dilakukan.


Pada momentum HUT ke-81 ini, PMI Kota Padang juga menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap dengan membagikan 2.500 masker.


Aksi tersebut menjadi salah satu bentuk respons PMI terhadap kondisi lingkungan yang berpotensi mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat.


Zulhardi mengatakan, pembagian masker tersebut merupakan bagian dari kepedulian PMI terhadap kondisi masyarakat. Di tengah situasi yang membutuhkan perhatian, PMI berupaya mengambil peran sesuai kapasitasnya.


Terus Bersinergi dengan Pemerintah


Zulhardi juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang atas dukungan dan fasilitas yang diberikan kepada PMI selama ini.


Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi bagian penting dalam memperkuat gerakan kemanusiaan di Kota Padang. PMI, kata dia, akan terus membangun sinergi dan kolaborasi agar berbagai program kemanusiaan dapat berjalan secara berkelanjutan.


“Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang atas dukungan dan fasilitas yang diberikan sejauh ini. Kami akan terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Padang dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan,” tutur Zulhardi.


Tidak hanya bergerak dalam pelayanan kemanusiaan dan kebencanaan, PMI Kota Padang juga memberi perhatian terhadap pembinaan generasi muda melalui Palang Merah Remaja (PMR).


Zulhardi mengungkapkan, PMI sebenarnya telah menyiapkan kegiatan Gala Kreativitas bagi anggota PMR sebagai bagian dari rangkaian HUT PMI ke-81. Namun, kegiatan tersebut untuk sementara ditunda menyusul kondisi kabut asap yang terjadi.


“Selain pembagian masker dalam rangka HUT PMI ke-81, kami juga akan mengadakan Gala Kreativitas untuk anggota Palang Merah Remaja (PMR). Namun, pelaksanaannya masih kami tunda karena kondisi kabut asap saat ini,” jelasnya.


Dari Setetes Darah hingga Tanggap Bencana


Peringatan HUT ke-81 PMI Kota Padang pada akhirnya menjadi pengingat bahwa kerja kemanusiaan memiliki banyak wajah.


Ada para pendonor yang secara rutin menyumbangkan darahnya. Ada relawan yang bersiap ketika bencana terjadi. Ada anggota PMR yang sejak usia muda belajar tentang kepedulian dan kerelawanan. Ada pula masyarakat yang menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan melalui berbagai aksi sosial.


Penghargaan kepada 88 pendonor yang telah mencapai 100 kali donor darah menjadi salah satu simbol kuat dari semangat tersebut.


Mereka menunjukkan bahwa kemanusiaan tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Sebuah tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi sangat berarti bagi orang lain.


Di usia ke-81, PMI Kota Padang pun terus meneguhkan perannya sebagai bagian dari kekuatan kemanusiaan di Kota Padang bergerak bersama pemerintah, relawan, dunia pendidikan, komunitas, dan masyarakat untuk memastikan bahwa ketika warga membutuhkan pertolongan, selalu ada tangan yang siap mengulurkan bantuan.


Semangat itu pula yang menjadi pesan utama perayaan HUT ke-81: kemanusiaan tidak mengenal batas, dan pengabdian tidak mengenal kata selesai.


(Mond)


#PMI #Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update