
Sambut HJK ke-357, Pemko Padang dan Kodaeral II Satukan Kekuatan Bersihkan Batang Arau, Gelar Bakti Sosial hingga Donor Darah untuk Warga
D'On, Padang — Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan mewarnai rangkaian peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357. Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) II Padang menggelar bakti sosial dan kesehatan yang dipadukan dengan aksi bersih-bersih Sungai Batang Arau, Kamis (6/8/2026) pagi.
Kegiatan yang dipusatkan di Markas Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral II Padang dan kawasan Sungai Batang Arau tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, instansi vertikal, serta masyarakat dalam membangun Kota Padang yang lebih sehat, bersih, dan berdaya saing.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin langsung Wali Kota Padang, Fadly Amran, didampingi Komandan Kodaeral II Padang, Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung. Turut hadir Komandan Lanud Sutan Sjahrir Kolonel Nav Wahyu Bintoro, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Tidak kurang dari 330 personel diterjunkan dalam aksi bersih Sungai Batang Arau. Mereka berasal dari unsur TNI, Polri, instansi vertikal, perangkat daerah, kecamatan, hingga kelurahan. Secara serentak, mereka membersihkan sampah dan sedimen di kawasan sungai yang selama ini menjadi salah satu ikon sejarah sekaligus pintu gerbang kawasan wisata Kota Tua Padang.
Selain aksi lingkungan, kegiatan sosial juga menjadi perhatian utama. Pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah ditargetkan diikuti 357 peserta, menyesuaikan usia Kota Padang yang kini memasuki tahun ke-357. Tak hanya itu, sebanyak 250 paket sembako disalurkan kepada masyarakat di Kelurahan Batang Arau dan Berok Nipah sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kodaeral II Padang beserta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, bakti sosial ini bukan sekadar agenda seremonial dalam rangka HJK, melainkan gerakan nyata yang memperkuat budaya gotong royong, solidaritas sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan.
"Kami mengapresiasi Kodaeral II dan seluruh pemangku kepentingan yang telah menggelar bakti sosial ini, termasuk pembagian 250 paket sembako kepada masyarakat di Kelurahan Batang Arau dan Berok Nipah. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan berdampak nyata bagi masyarakat," ujar Fadly Amran.
Fadly menegaskan, kolaborasi lintas sektor harus terus dipertahankan agar aksi menjaga kebersihan lingkungan tidak berhenti sebagai kegiatan insidental, tetapi menjadi budaya bersama yang terus tumbuh di tengah masyarakat.
"Karena itu, sinergi lintas sektor harus terus diperkuat agar aksi menjaga kebersihan lingkungan menjadi gerakan berkelanjutan, sekaligus mendukung upaya Kota Padang meraih Piala Adipura," tegasnya.
Lebih jauh, Fadly menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut selaras dengan visi Pemerintah Kota Padang untuk menggerakkan seluruh potensi daerah dalam mewujudkan smart city dan kota sehat yang berlandaskan nilai agama serta budaya menuju kota yang maju dan sejahtera.
Momentum HJK ke-357 tahun ini juga mengusung tema "Taste of Padang Experience 2026: Road to Gastronomy City" yang berlangsung pada 6 hingga 10 Agustus 2026. Melalui tema tersebut, Pemko Padang berupaya memperkuat promosi pariwisata, budaya, dan kekayaan kuliner daerah sebagai bagian dari langkah besar menjadikan Padang sebagai kota gastronomi berkelas dunia.
Tak hanya itu, rangkaian HJK juga diiringi gerakan kemanusiaan bertajuk "Saatnya untuk Berdonasi". Gerakan ini ditujukan untuk membantu warga terdampak banjir beberapa hari terakhir maupun korban banjir besar akhir 2025 yang hingga kini masih memerlukan perhatian. Di setiap lokasi kegiatan HJK dan sentra kuliner disediakan barcode donasi sehingga masyarakat dapat ikut berpartisipasi memberikan bantuan, melengkapi bantuan langsung tunai yang telah disalurkan pemerintah.
Sementara itu, Komandan Kodaeral II Padang Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang dijalankan TNI Angkatan Laut melalui pendekatan kemanusiaan, sosial, dan pelestarian lingkungan.
Menurutnya, menjaga kebersihan Sungai Batang Arau memiliki nilai strategis karena kawasan tersebut merupakan wajah Kota Padang sekaligus pusat aktivitas ekonomi, bisnis, pelabuhan, dan pariwisata.
"Kami berharap kegiatan ini semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama Sungai Batang Arau sebagai kawasan strategis yang menjadi gerbang ekonomi, bisnis, dan pariwisata Kota Padang," ujarnya.
Aksi bersih Sungai Batang Arau ini sekaligus menjadi pesan bahwa pembangunan kota tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur, tetapi juga dari tingginya kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap lingkungan hidup. Kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, dan masyarakat menjadi modal penting untuk menjaga kebersihan sungai, mengurangi risiko banjir, serta menciptakan kawasan wisata yang nyaman dan berkelanjutan.
Melalui semangat Hari Jadi Kota Padang ke-357, sinergi yang terbangun diharapkan tidak berhenti pada satu momentum perayaan, melainkan terus berkembang menjadi gerakan bersama dalam mewujudkan Padang sebagai kota yang bersih, sehat, humanis, dan semakin layak menjadi destinasi unggulan di Indonesia.
(Mond)
#Padang #Daerah