Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Padang Perkuat Langkah Menuju Kota Kreatif Dunia, Fadly Amran Ajak IFC Bangun Ekosistem Fashion Berkelas Internasional

21 July 2026 | July 21, 2026 WIB Last Updated 2026-07-21T10:59:58Z

Padang Perkuat Langkah Menuju Kota Kreatif Dunia, Fadly Amran Ajak IFC Bangun Ekosistem Fashion Berkelas Internasional



D'On, PadangKomitmen Pemerintah Kota Padang dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif kembali ditegaskan melalui penyelenggaraan Gala Dinner dan Ramah Tamah bersama member Indonesia Fashion Chamber (IFC) yang berlangsung di Rumah Gadang Baiturrahmah, Senin (20/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian National Boarding Meeting dan Inauguration Show IFC New Member yang digelar pada 19–21 Juli 2026 di Kota Padang.


Acara berlangsung hangat dengan dihadiri Wali Kota Padang Fadly Amran, Ketua Dekranasda Kota Padang Ny. Dian Puspita Fadly Amran, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Ferry Erviyan Rinaldy, Ketua Indonesia Fashion Chamber Lenny Agustin Ernawati, serta dewan penasehat dan para anggota IFC yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia.


Dalam suasana penuh keakraban, Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada Indonesia Fashion Chamber yang telah mempercayakan Kota Padang sebagai tuan rumah kegiatan nasional organisasi tersebut. Menurutnya, kehadiran pelaku industri mode dari berbagai daerah merupakan momentum penting untuk memperkenalkan potensi Kota Padang sebagai kota kreatif yang memiliki kekayaan budaya, seni, kuliner, dan sumber daya ekonomi kreatif yang terus berkembang.


"Terima kasih atas kehadiran Bapak-Ibu dari IFC yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia ke Kota Padang. Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan ini memberikan kesan yang baik kepada Bapak-Ibu," ujar Fadly Amran.


Lebih jauh, Wali Kota menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Padang saat ini sedang mempersiapkan langkah strategis untuk meraih predikat Creative City of Gastronomy UNESCO. Menurutnya, potensi tersebut sangat terbuka karena kuliner khas Kota Padang telah dikenal luas hingga ke berbagai belahan dunia.


Namun, Fadly menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan kota gastronomi dunia tidak hanya bertumpu pada sektor kuliner semata. Seluruh elemen ekonomi kreatif harus tumbuh secara bersamaan, termasuk industri fashion yang memiliki keterkaitan erat dengan identitas budaya dan pariwisata.


"Kami menargetkan Padang menjadi Kota Gastronomi Dunia. Untuk mewujudkan hal ini seluruh potensi harus digerakkan, tidak hanya kuliner, seluruh aspek ekonomi kreatif, termasuk dunia fashion, harus terus dikembangkan," ungkapnya.


Sebagai bentuk keseriusan tersebut, Pemerintah Kota Padang juga tengah menyiapkan berbagai agenda berskala nasional hingga internasional. Salah satu program yang menjadi fokus adalah penyelenggaraan Padang International Fashion Summit, sebuah ajang yang dirancang untuk mempertemukan desainer, pelaku industri, akademisi, investor, hingga komunitas fashion dari berbagai negara.


Melalui forum tersebut, Kota Padang diharapkan mampu tampil sebagai salah satu destinasi fashion yang diperhitungkan di Indonesia sekaligus menjadi ruang promosi bagi karya-karya kreatif berbasis budaya lokal.


"Kami sangat berharap dukungan, masukan, dan kolaborasi dari IFC agar cita-cita menghadirkan Padang International Fashion Summit dapat terwujud. Kami ingin Kota Padang menjadi salah satu panggung fashion yang diperhitungkan di Indonesia," tambah Fadly.


Sementara itu, Ketua Indonesia Fashion Chamber, Lenny Agustin Ernawati, menyambut baik komitmen Pemerintah Kota Padang dalam mendorong kemajuan industri mode nasional. Menurutnya, Kota Padang memiliki modal yang sangat kuat berupa kekayaan budaya, arsitektur tradisional, serta warisan lokal yang dapat diterjemahkan menjadi karya-karya fashion bernilai tinggi.


Ia menilai, keberadaan Rumah Gadang Baiturrahmah sebagai lokasi gala dinner menjadi simbol bahwa unsur budaya dapat dipadukan dengan kreativitas modern untuk menghasilkan identitas fashion yang unik dan memiliki daya saing.


"Kami berharap kolaborasi dengan Pemerintah Kota Padang untuk bersama-sama memajukan industri fashion berbasis budaya, termasuk memanfaatkan kekayaan arsitektur dan nilai budaya yang dimiliki Rumah Gadang Baiturrahmah. Kekayaan seperti ini sangat sayang jika tidak terus diangkat dan diwujudkan dalam karya-karya fashion modern," ujar Lenny.


Menurutnya, misi Indonesia Fashion Chamber sejak awal adalah membangun industri fashion Indonesia secara menyeluruh, mulai dari penguatan sumber daya manusia, pengembangan produk, peningkatan kualitas desainer, hingga memperluas akses pasar nasional dan internasional. Karena itu, sinergi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem industri kreatif yang berkelanjutan.


Pelaksanaan Gala Dinner dan Ramah Tamah tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antaranggota IFC dengan Pemerintah Kota Padang, tetapi juga membuka ruang diskusi mengenai peluang investasi, pengembangan industri kreatif, promosi budaya lokal, hingga penguatan sektor pariwisata berbasis fashion.


Dengan hadirnya para pelaku industri mode dari berbagai daerah di Indonesia, Kota Padang memperoleh kesempatan strategis untuk memperkenalkan potensi wastra, kerajinan, budaya Minangkabau, serta berbagai produk kreatif kepada jejaring nasional. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan kolaborasi yang berdampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus memperkuat posisi Kota Padang sebagai kota yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.


Melalui kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah daerah dan Indonesia Fashion Chamber, Kota Padang optimistis mampu melahirkan berbagai inovasi kreatif yang tidak hanya memperkuat identitas budaya lokal, tetapi juga membuka peluang baru bagi pelaku usaha, desainer muda, UMKM, serta industri fashion untuk menembus pasar global.


(Mond)


#Padang #Daerah 

×
Berita Terbaru Update