Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Wali Kota Fadly Amran Gandeng Ninik Mamak, Siapkan Bungus Jadi Home Base PSP dan Akademi Sepakbola Padang

04 June 2026 | June 04, 2026 WIB Last Updated 2026-06-04T10:04:18Z

Wali Kota Fadly Amran Gandeng Ninik Mamak, Siapkan Bungus Jadi Home Base PSP dan Akademi Sepakbola Padang



D'On, Padang — Wali Kota Padang, Fadly Amran, memperkuat sinergi dengan tokoh adat melalui silaturahmi bersama pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) Bungus Teluk Kabung di Kantor KAN Bungus Teluk Kabung, Kamis (4/6/2026). Pertemuan yang berlangsung hangat itu tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan ninik mamak, tetapi juga menjadi forum strategis untuk membahas masa depan pembangunan kawasan Bungus Teluk Kabung.


Dalam kesempatan tersebut, Fadly Amran memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kota Padang yang akan diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pengembangan olahraga, hingga penguatan peran adat dalam kehidupan masyarakat.


Salah satu rencana besar yang menjadi perhatian para pengurus KAN adalah gagasan menjadikan Bungus Teluk Kabung sebagai home base akademi sepakbola Kota Padang sekaligus lokasi pembangunan stadion yang nantinya akan menjadi markas bagi Persatuan Sepakbola Padang (PSP).


Menurut Fadly Amran, Bungus memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai kawasan wisata olahraga karena didukung panorama alam yang indah, akses yang memadai, serta dukungan masyarakat yang kuat terhadap kemajuan daerah.


“Kita punya konsep, saat ini Persatuan Sepakbola Padang (PSP) sedang berjuang, usianya akan menginjak 100 tahun pada 2028 nanti. Tentunya Bungus yang merupakan nagari indah, elok, dan bersahabat ini cocok menjadi daerah wisata olahraga dan menjadi home base PSP,” ujar Fadly Amran.


Bungus Diproyeksikan Jadi Kawasan Wisata Olahraga


Wali Kota menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Padang telah mengidentifikasi dua lokasi yang dinilai layak untuk pembangunan stadion sepakbola. Kedua lokasi tersebut merupakan aset milik pemerintah daerah sehingga dinilai lebih memungkinkan untuk dikembangkan sebagai pusat pembinaan olahraga jangka panjang.


Keberadaan stadion dan akademi sepakbola di Bungus diyakini tidak hanya akan menjadi sarana pengembangan atlet muda, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi baru bagi masyarakat setempat.


Dengan adanya kompetisi, pemusatan latihan, maupun berbagai agenda olahraga lainnya, kawasan Bungus berpotensi menjadi tujuan kunjungan baru yang akan memberikan dampak positif terhadap sektor perdagangan, kuliner, jasa transportasi, hingga usaha mikro masyarakat.


Karena itu, Fadly Amran berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk ninik mamak dan tokoh adat, dapat memberikan dukungan terhadap rencana pembangunan tersebut.


“Pembangunan yang dilakukan tentu membutuhkan dukungan seluruh masyarakat. Kami ingin Bungus berkembang tanpa meninggalkan nilai-nilai adat dan budaya yang selama ini menjadi kekuatan daerah ini,” katanya.


Persoalan Truk Parkir di Bahu Jalan Segera Dituntaskan


Selain membahas pembangunan stadion, Wali Kota juga menyoroti persoalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat Bungus, yakni banyaknya kendaraan truk yang parkir di bahu jalan hingga mengganggu kelancaran lalu lintas dan mengurangi kenyamanan pengguna jalan.


Menurut Fadly, pemerintah telah melakukan komunikasi dengan sejumlah pihak terkait untuk mencari solusi permanen terhadap persoalan tersebut.


Pemko Padang, kata dia, telah mendapatkan opsi pemanfaatan lahan milik Pelindo yang dapat digunakan sebagai lokasi parkir kendaraan angkutan berat.


“Insyaallah kita sudah dapatkan solusinya. Pelindo punya lahan sekitar 1,5 hektare yang dijadikan tempat parkir truk, nanti tidak ada lagi truk yang parkir di badan jalan,” ungkapnya.


Langkah ini disambut positif oleh para tokoh masyarakat karena dinilai mampu mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan di kawasan Bungus Teluk Kabung.


Perda Nagari Disiapkan Perkuat Peran Adat


Dalam dialog yang berlangsung terbuka, para ninik mamak juga menyampaikan berbagai persoalan sosial yang saat ini menjadi perhatian masyarakat. Mereka mengungkapkan kekhawatiran terhadap meningkatnya berbagai persoalan yang melibatkan generasi muda, mulai dari penyalahgunaan narkoba, tindak kriminalitas, hingga berbagai perilaku yang dinilai bertentangan dengan norma sosial dan adat setempat.


Menanggapi hal tersebut, Fadly Amran menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang tengah menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) Nagari yang dalam waktu dekat akan dibahas dan disahkan bersama DPRD Kota Padang.


Menurutnya, regulasi tersebut akan menjadi instrumen penting dalam memperkuat peran lembaga adat dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tingkat lokal.


“Setelah Perda Nagari disahkan nanti, ada hukum adat yang dijalankan di tengah masyarakat,” tegasnya.


Keberadaan Perda Nagari diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga ketertiban sosial serta membina generasi muda.


Ninik Mamak Sambut Antusias Rencana Pembangunan


Rencana pembangunan yang dipaparkan Wali Kota mendapat sambutan positif dari para pengurus KAN dan LKAAM Bungus Teluk Kabung.


Pengurus KAN menilai pembangunan stadion dan akademi sepakbola akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Kehadiran ribuan pengunjung pada berbagai kegiatan olahraga diyakini akan meningkatkan perputaran ekonomi di kawasan tersebut.


Pengurus KAN, Arpendi Dt Tan Bagindo, menyebut gagasan tersebut sebagai langkah besar yang patut didukung bersama.


“Ini tentunya rencana luar biasa. Jika stadion dibangun, ekonomi masyarakat sekitar akan meningkat karena akan banyak yang datang,” katanya.


Sementara itu, Ketua KAN Bungus Teluk Kabung, Reizul Mailis Dt Rajo Nando, menyambut baik kunjungan Wali Kota yang dinilai menunjukkan perhatian pemerintah terhadap aspirasi masyarakat adat.


Menurutnya, selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga memberikan kesempatan kepada warga untuk mengetahui secara langsung arah pembangunan yang akan dilakukan pemerintah di Bungus.


Senada dengan itu, Ketua LKAAM Bungus Teluk Kabung, Erman B Dt Rajo Ibrahim, menilai kehadiran Wali Kota membuka ruang komunikasi yang lebih dekat antara pemerintah dan masyarakat.


Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat segera dicarikan solusi bersama.


Pertemuan yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Asisten II Didi Aryadi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yopi Krislova, Kepala Dinas PUPR Malvi Hendri, serta Staf Ahli Raf Indra tersebut berlangsung penuh keakraban dan ditutup dengan komitmen bersama untuk mendukung pembangunan Bungus Teluk Kabung sebagai kawasan yang maju, berdaya saing, serta tetap berlandaskan nilai adat dan budaya Minangkabau.


(Mond)


#Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update