Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemko Padang Gandeng Politeknik Kirana, Siapkan 40 Beasiswa dan Peluang Kerja di Lion Group bagi Anak Muda Kota Padang

17 June 2026 | June 17, 2026 WIB Last Updated 2026-06-17T13:18:46Z

Pemko Padang Gandeng Politeknik Kirana, Siapkan 40 Beasiswa dan Peluang Kerja di Lion Group bagi Anak Muda Kota Padang



D'On, PadangPemerintah Kota (Pemko) Padang terus memperkuat investasi di bidang sumber daya manusia melalui jalur pendidikan dan penyiapan tenaga kerja profesional. Kali ini, Pemko Padang resmi menjalin kerja sama dengan Politeknik Kirana, perguruan tinggi vokasi yang bergerak di bidang penerbangan, dengan menyediakan 40 slot beasiswa bagi generasi muda Kota Padang yang berpotensi.


Kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Rabu (17/6/2026).


Pertemuan itu dihadiri langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran, Direktur Utama Politeknik Kirana Capt. Taufik Hidayat, perwakilan Mitra Aviasi Perkasa Flying School Cipto Sudiro, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Asisten I Tarmizi Ismail, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yopi Krislova, Sekretaris Diskominfo Syafriadi, Kepala Bagian Kerja Sama OS Damanik, Kepala Bagian Hukum Indra Jaya, serta Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Zul Asfi Lubis.


Kerja sama ini menjadi salah satu langkah konkret Pemko Padang dalam mewujudkan visi pembangunan sumber daya manusia unggul melalui program Padang Juara, yang tidak hanya berfokus pada pemberian akses pendidikan, tetapi juga memastikan adanya keterhubungan langsung antara dunia pendidikan dan dunia kerja.


Pendidikan yang Berujung pada Kepastian Karier


Dalam kerja sama tersebut, Politeknik Kirana menyediakan sebanyak 40 kuota beasiswa bagi anak-anak muda Kota Padang untuk menempuh pendidikan Diploma IV (D-IV) di bidang penerbangan.


Menariknya, para penerima beasiswa nantinya tidak hanya memperoleh pendidikan berkualitas, tetapi juga dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja di lingkungan industri penerbangan Lion Group setelah menyelesaikan masa studi.


Kesempatan ini dinilai sebagai peluang emas bagi generasi muda Kota Padang untuk berkarier di sektor industri yang terus berkembang dan membutuhkan tenaga kerja terampil.


Politeknik Kirana sendiri merupakan perguruan tinggi vokasi yang berdiri pada tahun 2025 dan berfokus pada pengembangan sumber daya manusia di bidang aviasi dan industri pendukung penerbangan.


Saat ini, kampus tersebut memiliki tiga program studi unggulan, yakni:

  • Teknologi Rekayasa Pemeliharaan Pesawat Udara;
  • Teknologi Rekayasa Avionik;
  • Logistik Industri Penerbangan.


Ketiga program studi tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan industri penerbangan nasional yang terus mengalami pertumbuhan.


Pemko Padang Tanggung Biaya Hidup Mahasiswa


Komitmen Pemko Padang dalam mendukung pendidikan generasi muda tidak berhenti pada pemberian akses beasiswa semata.


Melalui program Padang Juara, pemerintah juga akan menanggung biaya hidup (living cost) seluruh mahasiswa asal Kota Padang yang diterima di Politeknik Kirana.


Skema ini diharapkan mampu menghilangkan hambatan ekonomi yang selama ini menjadi kendala bagi sebagian masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.


Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah, mahasiswa diharapkan dapat fokus menjalani pendidikan tanpa dibebani persoalan biaya selama masa studi.


Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan, kolaborasi tersebut merupakan bentuk investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi muda yang kompetitif dan siap bersaing di dunia kerja.


"Tentunya kami mengucapkan terima kasih kepada Politeknik Kirana yang sudah memberikan beasiswa dengan peluang kerja," ujar Fadly Amran.


Ia menegaskan, melalui program Padang Juara, pemerintah tidak hanya ingin mengantarkan anak-anak Kota Padang masuk perguruan tinggi, tetapi juga memastikan mereka memiliki masa depan yang jelas.


"Melalui program Padang Juara akan kita bantu mahasiswa dengan living cost, sehingga setiap tahun kita akan berangkatkan lulusan D-IV dan bisa ditempatkan di unit usaha Lion Group," katanya.


Menargetkan 300 Anak Mendapat Beasiswa Setiap Tahun


Fadly Amran juga menyampaikan optimisme bahwa program beasiswa ini akan terus berkembang pada tahun-tahun mendatang.


Saat ini, kata dia, sudah ada sekitar 80 hingga 100 anak Kota Padang yang memperoleh akses beasiswa melalui berbagai program yang dijalankan pemerintah daerah.


Ke depan, Pemko Padang menargetkan sedikitnya 300 anak muda mendapatkan beasiswa setiap tahun.


Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap anak yang memiliki kemampuan akademik dan potensi terbaik memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan tinggi.


"Tahun ini sudah ada 80 hingga 100 anak yang mendapatkan beasiswa. Apabila kita terus konsisten, 300 anak akan mendapat beasiswa tiap tahun. Kalau anak-anak kita punya kemampuan yang lebih dan berhak mendapatkan beasiswa, kenapa tidak," tegas Fadly.


Ia juga mengajak para pelajar dan masyarakat untuk aktif mencari informasi terkait berbagai peluang beasiswa yang disediakan pemerintah.


Fadly mengimbau agar generasi muda memanfaatkan kanal informasi resmi Pemerintah Kota Padang, terutama yang disebarluaskan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).


"Tolong diikuti informasi-informasi melalui Diskominfo, jangan sampai tidak mengetahui informasi beasiswa. Ketika memang ada informasi, ayo anak-anak semua, dan tentunya juara-juara Kota Padang harus mengikuti kegiatan beasiswa ini," ujarnya.


Politeknik Kirana Siap Menambah Kuota Beasiswa


Di sisi lain, Direktur Utama Politeknik Kirana, Capt. Taufik Hidayat, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Kota Padang.


Meski baru berdiri pada 2025, Politeknik Kirana, kata dia, telah berkomitmen untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas melalui program beasiswa.


Ia berharap kerja sama tersebut tidak hanya berlangsung pada tahun ini, tetapi dapat berlanjut secara berkesinambungan.


"Saya berharap beasiswa tidak berhenti di tahun ini. Ke depan, dengan semakin berkembangnya Politeknik, akan kita tambah kuota beasiswa," kata Taufik.


Selain menghadirkan sistem pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan industri, Politeknik Kirana juga menyiapkan fasilitas penunjang yang memadai bagi mahasiswa.


Salah satunya adalah penyediaan asrama atau mess mahasiswa yang berada dekat dengan lingkungan kampus.


"Kita juga siapkan mess bagi mahasiswa, nanti mereka hanya akan berjalan kaki saja menuju kampus sehingga dapat efektif belajar," jelasnya.


Taufik berharap generasi muda Kota Padang dapat memanfaatkan peluang tersebut sebaik mungkin agar tidak tertinggal dalam persaingan sumber daya manusia di tingkat nasional.


"Harapan kita, Padang jangan sampai ketinggalan, harus terus ikut serta dalam program ini," pungkasnya.


Kerja sama antara Pemko Padang dan Politeknik Kirana ini menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan daerah tidak lagi hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga diarahkan untuk membangun masa depan generasi muda melalui pendidikan berkualitas yang terhubung langsung dengan kebutuhan dunia industri.


Dengan konsep kuliah, mendapat dukungan biaya hidup, dan peluang bekerja setelah lulus, program ini diharapkan menjadi jalan lahirnya talenta-talenta baru asal Kota Padang yang mampu berkiprah di industri penerbangan nasional.


(Mond)


#Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update