![]() |
| 30 Titik Lampu Jalan di Koto Lalang Kini Terang Benderang, Perkuat Program Smart Surau dan Tingkatkan Kenyamanan Warga |
D'On, PADANG – Komitmen menghadirkan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung aktivitas keagamaan masyarakat terus diperkuat Pemerintah Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan. Melalui koordinasi intensif bersama UPTD Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Perhubungan Kota Padang, sebanyak 30 titik lampu jalan kini telah menyala dan menerangi berbagai kawasan di kelurahan tersebut.
Program yang direalisasikan pada Minggu (21/6/2026) ini menjadi salah satu langkah konkret Kelurahan Koto Lalang dalam mendukung keberhasilan Program Smart Surau yang tengah digencarkan Pemerintah Kota Padang.
Peningkatan fasilitas penerangan tersebut tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama bagi warga yang beraktivitas menuju masjid dan surau pada waktu malam, subuh, maupun saat pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan.
Lurah Koto Lalang, Irsyad Ardani, mengatakan bahwa pembangunan dan perbaikan lampu jalan dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat yang selama ini menginginkan akses lingkungan yang lebih terang dan aman.
Ia menjelaskan, dari total 30 titik yang ditangani, sebanyak 20 titik merupakan pemasangan lampu jalan baru, sementara 10 titik lainnya merupakan perbaikan lampu yang sebelumnya mengalami kerusakan.
"Kami memasang 20 titik lampu jalan baru, terutama di sekitar tempat ibadah serta akses jalan menuju masjid dan surau. Selain itu, kami juga melakukan perbaikan terhadap 10 titik lampu jalan yang sebelumnya rusak. Jadi, total ada 30 titik yang saat ini sudah terang benderang," ujar Irsyad Ardani.
Penerangan tersebut tersebar di tujuh Rukun Warga (RW) di Kelurahan Koto Lalang, dengan sejumlah kawasan prioritas yang selama ini menjadi jalur aktivitas masyarakat, di antaranya Jalan Parak Tabu, Kampung Tanjuang, Kampung Jambak, Pondok Ranah Minang, Kampung Chaniago, hingga kawasan Lubuak Batuang.
Menurut Irsyad, keberadaan lampu jalan memiliki peran yang sangat vital dalam menunjang kehidupan sosial masyarakat. Selain meningkatkan keamanan lingkungan, penerangan yang memadai juga menjadi faktor pendukung tumbuhnya aktivitas keagamaan yang lebih baik.
Program Smart Surau sendiri tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah ibadah, tetapi juga menciptakan ekosistem yang mendukung masyarakat untuk memakmurkan masjid dan surau sebagai pusat pembinaan karakter, pendidikan agama, dan penguatan nilai-nilai sosial kemasyarakatan.
Dengan akses yang lebih terang, masyarakat diharapkan semakin termotivasi untuk menghadiri salat berjamaah, mengikuti kegiatan pengajian, pendidikan Al-Qur'an, serta berbagai aktivitas keagamaan lainnya yang berlangsung di lingkungan sekitar.
Selain itu, penerangan jalan juga memberikan dampak positif terhadap keamanan lingkungan. Risiko kecelakaan dan potensi gangguan keamanan dapat diminimalkan karena kondisi jalan yang lebih jelas terlihat, terutama pada malam hari dan menjelang waktu subuh.
Irsyad menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah kelurahan, Dinas Perhubungan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Ia berharap fasilitas yang telah tersedia dapat dijaga dan dimanfaatkan bersama demi kepentingan seluruh warga.
"Harapan kita bersama, fasilitas ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman yang optimal bagi warga, khususnya yang melakukan aktivitas ibadah di malam hari maupun saat waktu subuh," tuturnya.
Keberhasilan menghadirkan 30 titik lampu jalan tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan yang dimulai dari tingkat kelurahan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Langkah sederhana berupa penyediaan penerangan jalan ternyata memiliki pengaruh besar dalam meningkatkan kualitas hidup warga, memperkuat semangat gotong royong, sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan yang religius, aman, dan berdaya saing di Kota Padang.
(Mond)
#Padang #Daerah
