Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Truk Diduga Hilang Kendali di Padang Besi, Kecelakaan Beruntun Libatkan 6 Kendaraan, 4 Orang Tewas, Begini Penjelasan Dirlantas Polda Sumbar

11 May 2026 | May 11, 2026 WIB Last Updated 2026-05-11T05:41:57Z

Truk Diduga Hilang Kendali di Padang Besi, Kecelakaan Beruntun Libatkan 6 Kendaraan, 4 Orang Tewas, Begini Penjelasan Dirlantas Polda Sumbar



D'On, Padang - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Padang–Indarung, tepatnya di dekat Gerbang Masjid Darussalam, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Minggu (10/5/2026) pagi. Insiden beruntun yang melibatkan enam kendaraan tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan sepuluh lainnya mengalami luka-luka.


Peristiwa tragis itu sontak menggemparkan warga sekitar. Suara benturan keras yang terdengar beberapa kali membuat masyarakat berhamburan keluar rumah dan mendatangi lokasi kejadian. Sejumlah kendaraan tampak ringsek parah di badan jalan, sementara korban dievakuasi oleh warga bersama petugas kepolisian dan tim medis.


Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat truk Hino bernomor polisi BM 9936 KU melaju dari arah Simpang SPN menuju Simpang Gadut.


Saat tiba di lokasi kejadian yang diketahui memiliki kondisi jalan sedikit menikung, truk diduga mengalami hilang kendali. Kendaraan besar tersebut kemudian menghantam mobil Toyota Rush B 2881 KYU yang berada di depannya.


“Truck Hino BM 9936 KU menabrak Toyota Rush yang berada di depan, lalu kendaraan tersebut terdorong hingga menghantam kendaraan lain,” ujar Kombes Pol Reza.


Benturan keras membuat Toyota Rush kehilangan kendali dan terseret beberapa meter. Namun laju truk belum berhenti. Kendaraan itu terus bergerak dan kembali menabrak Mitsubishi Pajero, Toyota Kijang Super, serta beberapa kendaraan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.


Akibat kerasnya tabrakan beruntun tersebut, sejumlah kendaraan mengalami kerusakan berat. Toyota Rush menjadi kendaraan yang mengalami dampak paling fatal dengan kondisi badan mobil hancur di bagian depan dan samping. Sementara Toyota Kijang Super juga tampak ringsek parah akibat kuatnya benturan.


Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan jalur lalu lintas dan proses evakuasi korban. Arus kendaraan sempat mengalami kemacetan cukup panjang karena sebagian badan jalan dipenuhi kendaraan yang rusak dan pecahan material kendaraan.


Dalam keterangannya, Dirlantas Polda Sumbar menyebut kondisi jalan di lokasi kejadian turut menjadi perhatian dalam proses penyelidikan. Selain permukaan jalan yang rusak di beberapa titik, di lokasi juga tidak ditemukan marka jalan maupun rambu-rambu lalu lintas yang memadai.


“Kondisi jalan sedikit menikung dengan permukaan aspal rusak di beberapa bagian. Selain itu, tidak ditemukan marka maupun rambu lalu lintas di lokasi,” jelasnya.


Empat korban meninggal dunia diketahui merupakan pengemudi dan penumpang Toyota Rush. Mereka adalah Arif Candra Effendi (40), Jhon Effendi (64), Efrialita (57), dan Delfawati (61).


Beberapa korban sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang dialami.


Sementara itu, sepuluh korban lainnya mengalami luka ringan hingga luka sedang dan langsung dilarikan ke Semen Padang Hospital serta beberapa rumah sakit lain di Kota Padang untuk mendapatkan perawatan intensif.


Suasana haru menyelimuti proses evakuasi korban. Sejumlah keluarga korban terlihat mendatangi rumah sakit untuk memastikan kondisi anggota keluarga mereka. Warga sekitar juga tampak membantu aparat mengevakuasi barang-barang korban dari kendaraan yang rusak.


Hingga Minggu siang, Satlantas Polresta Padang bersama Ditlantas Polda Sumbar masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti serta meminta keterangan dari saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi saat kecelakaan terjadi.


“Kasus kecelakaan ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Satlantas Polresta Padang dan Ditlantas Polda Sumbar,” kata Kombes Pol Reza.


Akibat kecelakaan tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp450 juta. Polisi mengimbau seluruh pengendara, terutama kendaraan angkutan berat, agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan demi menghindari kecelakaan serupa.


Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara serta perlunya perhatian terhadap kondisi infrastruktur jalan dan kelengkapan rambu lalu lintas di jalur padat kendaraan di Kota Padang.


(Mond)


#Kecelakaan #DirlantasPoldaSumbar #Peristiwa

×
Berita Terbaru Update