Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Lantik Medison Jadi Sekda, Bupati Annisa Ingin Birokrasi Dharmasraya Bergerak Lebih Cepat

07 May 2026 | May 07, 2026 WIB Last Updated 2026-05-07T13:58:43Z

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani 



D'On, Dharmasraya - Di tengah dinamika birokrasi dan harapan besar masyarakat terhadap perubahan tata kelola pemerintahan, Kabupaten Dharmasraya akhirnya resmi memiliki Sekretaris Daerah definitif. Sosok itu adalah Medison, S.Sos, M.Si, birokrat senior yang dikenal matang dalam pengalaman pemerintahan dan telah lama berkiprah di Kabupaten Solok.


Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan langsung oleh Bupati Annisa Suci Ramadhani di Auditorium Dharmasraya, Pulau Punjung, Kamis (7/5/2026). Momen tersebut bukan sekadar seremoni administratif, melainkan penanda dimulainya babak baru birokrasi Dharmasraya di bawah kepemimpinan kepala daerah muda yang tengah mendorong percepatan reformasi pemerintahan.


Suasana auditorium tampak penuh khidmat sejak pagi. Deretan pejabat daerah, unsur Forkopimda, tokoh adat hingga pimpinan lembaga vertikal hadir menyaksikan pelantikan jabatan tertinggi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya itu. Hadir mewakili Gubernur Sumatera Barat Kepala BKD Sumbar Fitriati, perwakilan Pemerintah Kabupaten Solok, Wakil Ketua DPRD Dharmasraya Sujito, Kapolres Dharmasraya Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, hingga unsur TNI dan Brimob.




Bagi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, pengisian jabatan Sekda definitif bukan hanya soal melengkapi struktur organisasi. Jabatan ini dipandang sebagai “jantung birokrasi” yang menentukan cepat atau lambatnya roda pemerintahan bergerak.


Dalam sambutannya, Bupati Annisa menegaskan bahwa proses pengangkatan Medison telah melalui seluruh tahapan sesuai aturan perundang-undangan. Mulai dari uji kompetensi hingga keluarnya rekomendasi resmi dari Gubernur Sumbar dan Badan Kepegawaian Negara.


Namun di balik proses administratif itu, tersimpan pesan besar yang ingin ditegaskan Annisa kepada seluruh birokrasi Dharmasraya: pemerintahan harus berubah lebih cepat, lebih bersih dan lebih melayani.


“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian pejabat. Jabatan Sekretaris Daerah adalah motor penggerak birokrasi dan penjamin terlaksananya visi misi kepala daerah,” tegas Annisa di hadapan tamu undangan.


Kalimat itu seolah menjadi penegasan arah pemerintahan Dharmasraya ke depan. Sebagai kepala daerah, Annisa tampak ingin memastikan bahwa birokrasi tidak lagi berjalan lamban dan terjebak rutinitas administratif semata. Ia membutuhkan figur yang mampu menjadi penghubung kuat antara kebijakan politik kepala daerah dengan kerja teknokratis seluruh organisasi perangkat daerah.


Harapan besar itu kini berada di pundak Medison.


Nama Medison sendiri bukan sosok asing di kalangan birokrasi Sumatera Barat. Pengalamannya memimpin administrasi pemerintahan di Kabupaten Solok menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan birokrasi Dharmasraya yang terus berkembang.


Di hadapan pejabat yang hadir, Annisa secara terbuka menitipkan sejumlah pesan penting kepada Sekda baru tersebut. Mulai dari menjaga integritas, memperbaiki kualitas pelayanan publik, mengawal penggunaan anggaran daerah agar tepat sasaran, hingga membangun soliditas ASN tanpa diskriminasi.


Pesan paling menonjol muncul ketika Annisa menyinggung pentingnya komunikasi sehat di internal birokrasi.


“Rangkul semua ASN tanpa diskriminasi, bangun komunikasi yang sehat. ASN yang solid adalah kunci kesuksesan untuk mencapai tujuan organisasi,” ujarnya.


Pernyataan itu mendapat perhatian serius karena mencerminkan tantangan yang selama ini kerap dihadapi banyak pemerintahan daerah: ego sektoral antar-OPD, lemahnya koordinasi hingga birokrasi yang berjalan sendiri-sendiri.


Dalam konteks itu, posisi Sekda menjadi sangat strategis. Ia bukan hanya administrator pemerintahan, tetapi juga dirigen yang menentukan harmonisasi kerja seluruh perangkat daerah.


Pelantikan Medison sekaligus mengakhiri masa kepemimpinan Penjabat Sekda Drs. Jasman Dt Bandaro Bendang, MM yang selama hampir sepuluh bulan mengisi kekosongan jabatan tersebut sejak Juli 2025.


Di momen yang sama, Annisa memberikan apresiasi khusus kepada Jasman atas dedikasinya menjaga stabilitas pemerintahan selama masa transisi.


“Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Dharmasraya, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian selama menjalankan tugas sebagai Penjabat Sekretaris Daerah,” kata Annisa.


Ucapan itu menutup rangkaian pelantikan yang berlangsung hangat namun sarat pesan politik birokrasi.


Kini, publik Dharmasraya menanti bagaimana duet kepemimpinan Annisa dan Medison mampu menjawab ekspektasi masyarakat. Sebab di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi, keberadaan Sekda definitif bukan hanya soal jabatan struktural, melainkan tentang harapan akan lahirnya birokrasi yang lebih responsif, profesional dan benar-benar hadir untuk masyarakat.


(Papa Juan)


#Daerah #KabupatenDharmasraya

×
Berita Terbaru Update