Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

TERBONGKAR! 13 Pengurus Daycare di Jogja Jadi Tersangka, Puluhan Bayi Diduga Jadi Korban Kekerasan

27 April 2026 | April 27, 2026 WIB Last Updated 2026-04-27T04:24:05Z

TERBONGKAR! 13 Pengurus Daycare di Jogja Jadi Tersangka, Puluhan Bayi Diduga Jadi Korban Kekerasan



D'On, YOGYAKARTA — Fakta mengejutkan terkuak dari sebuah tempat penitipan anak (daycare) di kawasan Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Sebanyak 53 bayi dan batita diduga menjadi korban perlakuan tidak manusiawi. Lebih mengejutkan lagi, 13 orang pengurus yayasan yang menaungi daycare tersebut kini resmi ditetapkan sebagai tersangka.


Kasus ini mencuat bukan dari pengawasan internal, melainkan dari keberanian seorang mantan pengasuh yang tak sanggup lagi menutup mata. Ia memilih bersuara, melaporkan dugaan kekerasan yang selama ini terjadi di balik dinding tempat penitipan anak tersebut.


Kapolresta Yogyakarta, Eva Guna Pandia, mengungkapkan bahwa laporan itu menjadi pintu masuk terbongkarnya praktik yang diduga telah berlangsung cukup lama.


“Awalnya dari laporan karyawan. Dia melihat perlakuan terhadap balita yang dititipkan itu tidak manusiawi,” tegasnya.


Hati Nurani Bicara, Pengasuh Pilih Mundur


Mantan pengasuh tersebut akhirnya memutuskan berhenti bekerja karena tak kuat menyaksikan kondisi anak-anak yang diduga mengalami kekerasan dan penelantaran. Keputusan itu bukan tanpa konsekuensi ijazahnya justru ditahan oleh pihak yayasan.


Namun, tindakan tersebut justru memperkuat tekadnya untuk melapor ke polisi. Dari situlah aparat bergerak cepat.


Penggerebekan Ungkap Fakta Mengerikan


Dalam penggerebekan yang dilakukan pada Jumat (24/4/2026), polisi menemukan kondisi yang sangat memprihatinkan. Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Riski Adrian, menyebut beberapa anak ditemukan dalam keadaan terikat.


“Ada yang kakinya diikat, tangannya diikat. Secara umum, itu jelas tidak manusiawi,” ujarnya.


Mayoritas korban diketahui berusia di bawah dua tahun usia yang seharusnya mendapat perlindungan maksimal, bukan justru menjadi korban.


Puluhan Orang Diamankan, Negara Turun Tangan


Sebanyak 30 orang yang terdiri dari pengasuh, pimpinan yayasan hingga petugas keamanan telah diamankan dan diperiksa intensif oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).


Tak hanya penegakan hukum, pemerintah juga bergerak cepat dalam pemulihan korban. Layanan pendampingan psikologis telah dibuka untuk anak-anak yang terdampak, guna mencegah trauma berkepanjangan.


Alarm Keras untuk Pengawasan Daycare


Kasus ini menjadi tamparan keras bagi sistem pengawasan lembaga penitipan anak di Indonesia. Tempat yang seharusnya menjadi ruang aman bagi bayi dan balita, justru berubah menjadi lokasi dugaan kekerasan sistematis.


Publik kini menuntut transparansi, pengawasan ketat, dan sanksi tegas. Tidak ada ruang kompromi untuk kejahatan terhadap anak.


Karena ketika bayi saja tidak aman, kita semua harus bertanya: di mana letak perlindungan itu sebenarnya?


(L6)


#Kriminal #KekerasanTerhadapAnak #Daycare #Daerah #Yogyakarta

×
Berita Terbaru Update