
Marapi Kembali Meletus, Kolom Abu Capai 1,6 Km: Warga Diminta Siaga!
D'On Sumatera Barat – Gunung Gunung Marapi kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan erupsi pada Kamis pagi (16/4/2026) pukul 08.43 WIB. Letusan ini memuntahkan kolom abu setinggi sekitar 1.600 meter di atas puncak, atau mencapai ± 4.491 meter di atas permukaan laut.
Berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api Marapi melalui Volcanic Eruption Notice, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang dan mengarah ke timur laut.
Petugas mencatat, erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 27,8 mm dan durasi sekitar 30 detik. Saat laporan disusun, aktivitas erupsi disebut masih berlangsung.
Sementara itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menegaskan status gunung api yang berada di wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar ini masih berada pada Level II (Waspada). Meski belum meningkat, aktivitas vulkanik dinilai masih dinamis dan berpotensi terjadi erupsi susulan.
“Letusan yang terjadi menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik Marapi masih dinamis. Masyarakat harus tetap waspada dan mengikuti rekomendasi yang telah kami keluarkan,” demikian imbauan PVMBG.
Warga Diminta Jauhi Radius 3 Kilometer
PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting bagi masyarakat, di antaranya melarang aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat erupsi di Kawah Verbeek.
Selain itu, warga yang tinggal di sekitar aliran sungai yang berhulu di puncak gunung diingatkan untuk mewaspadai potensi banjir lahar, terutama saat hujan turun.
Ancaman Abu Vulkanik
Paparan abu vulkanik juga menjadi perhatian serius. Warga diminta menggunakan masker untuk menghindari gangguan pernapasan seperti ISPA, serta melindungi mata dan kulit dari dampak abu.
Tak hanya itu, masyarakat juga diimbau mengamankan sumber air bersih dan rutin membersihkan atap rumah dari tumpukan abu agar tidak menyebabkan kerusakan atau roboh.
Jangan Terpancing Hoaks
Dalam situasi seperti ini, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya. PVMBG menegaskan pentingnya mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan kanal resmi kebencanaan.
Aktivitas Gunung Marapi yang kembali meningkat menjadi pengingat bahwa ancaman bencana bisa datang sewaktu-waktu. Kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama untuk meminimalkan risiko.
(Mond)
#Peristiwa #ErupsiGunungMerapi #SumateraBarat