-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Waspada Kebakaran Saat Lebaran, Damkar Padang Minta Pemilik Gedung Periksa Alat Proteksi

15 March 2026 | March 15, 2026 WIB Last Updated 2026-03-15T11:11:53Z




D'On, PADANG — Potensi kebakaran dapat terjadi kapan saja, terlebih saat momentum libur panjang seperti Hari Raya Idulfitri ketika aktivitas masyarakat di pusat keramaian meningkat. Menyikapi hal tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang mengingatkan seluruh pemilik gedung agar meningkatkan kewaspadaan dengan memastikan seluruh sistem proteksi kebakaran dalam kondisi baik dan siap digunakan.


Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang melalui Kepala Bidang Proteksi, Sutan Hendra, menegaskan bahwa pengelola gedung memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga keselamatan penghuni maupun pengunjung dengan memastikan seluruh perangkat pencegahan kebakaran berfungsi optimal.


“Kami tentunya mengimbau kepada seluruh pemilik gedung, baik itu hotel, swalayan, rumah sakit, perkantoran, sekolah, maupun gedung lainnya untuk memeriksa ketersediaan serta kondisi alat proteksi kebakaran yang ada,” ujar Sutan Hendra, Minggu (15/3/2026).


Menurutnya, alat proteksi kebakaran yang wajib diperhatikan meliputi hydrant, alarm kebakaran, sprinkler otomatis, hingga Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Perangkat tersebut umumnya tersedia di setiap lantai bangunan dan berfungsi sebagai sistem pertahanan awal jika terjadi kebakaran.


Ia menekankan bahwa keberadaan alat saja tidak cukup. Pengelola gedung juga harus memastikan perangkat tersebut benar-benar dapat digunakan saat keadaan darurat.


“Pastikan semuanya dalam kondisi berfungsi dengan baik. Jangan sampai alat proteksi ada, tetapi tidak dapat digunakan saat terjadi kebakaran,” tegasnya.


Lebih lanjut, Sutan menjelaskan bahwa pihak Damkar Kota Padang selama ini tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga aktif memberikan edukasi serta pelatihan kepada petugas gedung, terutama yang bekerja di sektor perhotelan dan tempat keramaian.


Pelatihan tersebut mencakup pemahaman dasar mengenai potensi bahaya kebakaran, langkah-langkah pencegahan dini, hingga praktik langsung dalam menggunakan berbagai alat pemadam kebakaran.


“Tidak hanya edukasi, petugas juga kami berikan pelatihan terkait upaya pencegahan dini bahaya kebakaran, termasuk cara pengoperasian alat proteksi kebakaran yang baik dan benar,” jelasnya.


Langkah ini dinilai penting karena dalam situasi darurat, petugas di lokasi menjadi pihak pertama yang dapat melakukan penanganan awal sebelum tim pemadam kebakaran tiba di tempat kejadian.


Di sisi lain, Damkar Kota Padang juga mengingatkan masyarakat bahwa kondisi cuaca panas yang melanda kota tersebut dalam beberapa waktu terakhir turut meningkatkan risiko kebakaran.


Berdasarkan data Damkar, dalam kurun waktu tiga bulan terakhir telah terjadi sejumlah peristiwa kebakaran di berbagai wilayah Kota Padang. Dari hasil investigasi sementara, sebagian besar kasus kebakaran dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik.


Kondisi ini biasanya terjadi akibat instalasi listrik yang sudah tua, penggunaan kabel tidak standar, hingga penggunaan alat elektronik secara berlebihan dalam satu sumber listrik.


Karena itu, Damkar Padang juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan listrik, terutama saat meninggalkan rumah dalam waktu lama selama libur Lebaran.


Dengan meningkatnya kewaspadaan serta kesiapan alat proteksi kebakaran di setiap gedung, diharapkan potensi kebakaran dapat diminimalkan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga selama perayaan Hari Raya Idulfitri.


(Mond)


#Padang #Damkar #Daerah

×
Berita Terbaru Update