D'On, Situbondo - Nama Yusuf Rio Prayogo mendadak jadi sorotan. Bukan soal kebijakan, tapi video call (VC) kontroversial dengan seorang ladies companion (LC) yang viral di media sosial, Sabtu (21/3/2026).
Dalam video yang diunggah akun TikTok @masrio.bupatiku, terlihat percakapan langsung yang cukup mengejutkan. Seorang LC mengaku mewakili rekan-rekannya yang kini kehilangan penghasilan akibat penutupan tempat hiburan malam di Situbondo.
“Pak, kami para LC, janda-janda ini sudah tidak bekerja. Kapan kafe dibuka lagi, apalagi menjelang malam takbiran?” tanya perempuan dalam video tersebut.
Alih-alih memberi angin segar untuk pembukaan kafe, jawaban sang bupati justru tegas bahkan bisa dibilang “menampar” realita yang ada.
“Kalian cari pekerjaan lain, mau tidak? Kumpulkan semua LC, nanti saya carikan pekerjaan yang lebih layak,” tegas Rio.
Percakapan makin menarik saat terungkap jumlah LC yang tak sedikit. Lebih dari 50 orang, dan mayoritas adalah janda.
Fakta ini tampaknya membuat sang bupati terkejut sekaligus prihatin. Ia kemudian menawarkan bukan sekadar janji, tapi rencana: pelatihan kerja dan alih profesi.
“Saya latih kalian. Tapi harus serius berhenti. Jangan nanti sudah dibantu, balik lagi ke pekerjaan lama,” katanya dengan nada serius.
Respons dari pihak LC? Mereka mengaku siap berubah.
“Iya pak, kami janji tidak kembali lagi,” jawab perempuan tersebut.
Video ini langsung memicu pro dan kontra. Ada yang memuji langkah tegas dan solusi yang ditawarkan sang bupati. Namun tak sedikit pula yang mempertanyakan apakah ini bentuk kepedulian nyata, atau sekadar pencitraan di tengah sorotan publik?
Yang jelas, satu hal terungkap terang: ada puluhan perempuan yang menggantungkan hidup di balik gemerlap dunia malam dan kini, nasib mereka sedang berada di persimpangan.
(B1)
#Viral #Daerah #Situbondo
