-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemko Padang Siapkan Takbiran dan Salat Idul Fitri 1447 H di Masjid Agung Nurul Iman

13 March 2026 | March 13, 2026 WIB Last Updated 2026-03-13T08:02:40Z




D'On, PADANGPemerintah Kota Padang tengah mematangkan rencana pelaksanaan malam takbiran dan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah yang akan dipusatkan di Masjid Agung Nurul Iman. Rencana tersebut masih menunggu keputusan resmi dari sidang itsbat pemerintah terkait penetapan 1 Syawal.


Persiapan kegiatan keagamaan terbesar bagi umat Islam tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Balai Kota Padang, Kamis (12/3/2026). Rapat ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, dan dihadiri oleh berbagai unsur terkait, mulai dari perwakilan Kementerian Agama Republik Indonesia, Majelis Ulama Indonesia, Pj Sekretaris Daerah Kota Padang, hingga jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


Dalam arahannya, Maigus Nasir menegaskan bahwa perbedaan penentuan awal bulan Syawal merupakan fenomena yang lumrah dalam tradisi keilmuan Islam. Perbedaan tersebut, menurutnya, tidak perlu diperdebatkan secara berlebihan karena masing-masing memiliki landasan ilmiah dan metodologi yang jelas.


“Perbedaan ini bukan persoalan organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah atau NU. Perbedaan terjadi karena adanya perbedaan mazhab ulama yang kemudian melahirkan pilihan metode penentuan awal bulan, yakni hisab dan rukyah. Kedua metode ini sama-sama memiliki dasar keilmuan,” ujar Maigus.


Ia menekankan bahwa persoalan penentuan hari raya merupakan bagian dari keyakinan dan praktik ibadah umat Islam yang bersifat personal dan spiritual.


“Karena ini menyangkut ibadah dan keyakinan, tentu tidak ada yang bisa mengintervensi. Ini adalah hubungan antara hamba dengan Khaliknya,” lanjutnya.


Antisipasi Perbedaan Penetapan Idul Fitri


Dalam rapat tersebut juga dibahas berbagai skenario pelaksanaan Salat Idul Fitri apabila terjadi perbedaan penetapan 1 Syawal di tengah masyarakat.


Maigus menjelaskan bahwa berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, sebagian besar masyarakat Kota Padang cenderung mengikuti penetapan hari raya berdasarkan metode hisab yang biasanya lebih awal dibandingkan hasil sidang itsbat pemerintah.


Kondisi tersebut membuat pemerintah kota menyiapkan alternatif lokasi pelaksanaan Salat Idul Fitri agar tetap berjalan dengan khusyuk dan khidmat.


“Salah satu opsi yang disiapkan adalah pelaksanaan salat di Masjid Agung Nurul Iman. Dengan pelaksanaan di masjid, kita yakin jamaah tetap dapat memenuhi tempat sehingga suasana salat Idul Fitri tetap terasa meskipun jumlahnya tidak sebesar pelaksanaan di lapangan terbuka,” jelasnya.


Pengaturan Takbiran Demi Ketertiban


Selain membahas lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri, rapat juga memutuskan beberapa aspek teknis terkait pelaksanaan malam takbiran.


Salah satu keputusan penting adalah pembatasan penggunaan pengeras suara setelah waktu Isya sekitar pukul 20.00 WIB. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat, sekaligus menghormati aktivitas ibadah umat agama lain di Kota Padang.


Pemerintah Kota Padang juga memberikan kewenangan kepada masjid-masjid yang berada di bawah koordinasi kecamatan untuk menggelar kegiatan takbiran sesuai dengan kondisi dan kearifan lokal masing-masing.


Dengan pendekatan tersebut, diharapkan gema takbir tetap semarak di seluruh wilayah Kota Padang tanpa mengganggu ketertiban umum.


Penentuan Imam dan Khatib Menunggu Keputusan Final


Sementara itu, untuk pelaksanaan Salat Idul Fitri di Masjid Agung Nurul Iman, pemerintah kota masih menunggu keputusan final terkait penunjukan imam dan khatib.


Pemko Padang menargetkan keputusan tersebut dapat diumumkan pada pertengahan Maret agar masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk mendapatkan informasi serta mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Idul Fitri.


Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah Idul Fitri di Kota Padang dapat berlangsung tertib, khidmat, serta tetap menjaga nilai-nilai toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat.


Dengan persiapan yang matang, Pemko Padang berharap momentum Idul Fitri 1447 Hijriah tidak hanya menjadi perayaan kemenangan setelah sebulan berpuasa, tetapi juga memperkuat ukhuwah dan keharmonisan sosial di Kota Padang.


(Mond)


#Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update