-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tiga Speedboat Terbakar di Pelabuhan Muaro Padang, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar

07 February 2026 | February 07, 2026 WIB Last Updated 2026-02-07T07:06:58Z

Tiga Speedboat Terbakar di Pelabuhan Muaro Padang, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar



D'On, PADANG — Kepanikan sempat melanda kawasan Pelabuhan Muaro, Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sabtu (7/2/2026) pagi. Tiga unit speedboat yang sedang sandar tiba-tiba dilalap si jago merah, memicu kepulan asap hitam tebal yang membumbung tinggi dan mengundang perhatian warga serta pengguna pelabuhan.


Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 10.42 WIB. Seorang saksi mata melihat api muncul dari salah satu speedboat yang terparkir di area dermaga. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke dua speedboat lain yang berada di sekitarnya, diduga karena jarak sandar kapal yang berdekatan serta keberadaan material mudah terbakar.


Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan laporan kebakaran langsung ditindaklanjuti dengan cepat. Hanya berselang satu menit setelah laporan diterima, unit pemadam kebakaran diberangkatkan menuju lokasi.


“Unit kami berangkat pukul 10.43 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 10.50 WIB. Saat itu api sudah cukup besar dan berpotensi meluas ke kapal lain di area pelabuhan,” ujar Rinaldi.


Untuk mengantisipasi kebakaran meluas, Damkar Kota Padang mengerahkan tiga unit armada pemadam, dibantu dua unit dari Pelindo. Selain itu, personel gabungan dari BPBD, TNI, dan Polri turut diterjunkan guna membantu proses pemadaman serta pengamanan lokasi.


Sebanyak kurang lebih 50 personel dikerahkan dalam operasi tersebut. Petugas berjibaku memadamkan api dari berbagai sisi, termasuk melakukan pendinginan di sekitar dermaga agar api tidak menjalar ke speedboat dan kapal lain yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.


“Dengan kerja sama lintas instansi, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 11.15 WIB,” jelas Rinaldi.


Akibat kebakaran tersebut, tiga unit speedboat dilaporkan mengalami kerusakan berat. Satu unit merupakan speedboat milik BPBD, sementara dua unit lainnya merupakan milik warga. Meski kerusakan material cukup parah, beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Tidak ada pula warga yang harus mengungsi.


Kerugian material akibat insiden ini ditaksir mencapai sekitar Rp1,5 miliar. Namun, berkat penanganan cepat petugas, sejumlah aset lain di sekitar lokasi berhasil diselamatkan dengan nilai diperkirakan mencapai ± Rp5 miliar.


“Lokasi kejadian merupakan area pelabuhan yang padat dengan kapal dan speedboat. Karena itu, pengamanan ekstra kami lakukan untuk mencegah kebakaran merembet ke unit lainnya,” tambah Rinaldi.


Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Petugas masih mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri kemungkinan adanya korsleting listrik, kebocoran bahan bakar, atau faktor teknis lainnya.


Terkait terbakarnya speedboat milik BPBD Sumatera Barat, wartawan telah mencoba mengonfirmasi Kepala BPBD Sumbar, Era Sukma. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan jawaban.


Di akhir keterangannya, Rinaldi mengimbau masyarakat serta pengelola kapal untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di kawasan pelabuhan yang rawan kebakaran.


“Kami mengingatkan agar selalu melakukan pengecekan rutin terhadap kondisi kapal, mesin, dan instalasi listrik, serta memastikan tidak ada potensi sumber api di area yang rawan bahan bakar,” pungkasnya.


(Mond)


#Peristiwa #Kebakaran #Padang

×
Berita Terbaru Update