-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Drama Lima Gol dan Adu Penalti: Timnas Futsal Indonesia Raih Runner-up Piala Asia Futsal 2026

07 February 2026 | February 07, 2026 WIB Last Updated 2026-02-07T15:20:16Z

Timnas Futsal Indonesia 



D'On, Jakarta - Tim Nasional Futsal Indonesia harus mengubur mimpi mengangkat trofi Piala Asia Futsal 2026 usai takluk dari raksasa Asia, Iran, lewat drama adu penalti dengan skor 4-5. Laga final yang digelar di Indonesia Arena, Sabtu (7/2/2026) malam WIB, menjadi salah satu pertandingan paling menegangkan dalam sejarah futsal Tanah Air.


Pertandingan puncak ini berjalan luar biasa sengit. Kedua tim bermain imbang 4-4 di waktu normal, lalu kembali saling berbalas gol hingga 5-5 di babak tambahan, sebelum akhirnya Iran memastikan gelar juara melalui titik putih. Meski gagal menjadi kampiun, pencapaian Garuda melangkah hingga final tetap tercatat sebagai sejarah emas futsal Indonesia di level Asia.


Iran Unggul Cepat, Garuda Bangkit dengan Mental Baja


Iran membuka keunggulan lebih dulu di menit ke-3 melalui pemain veteran Hossein Tayebibidgoli, yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Indonesia. Gol cepat itu sempat membuat publik tuan rumah terdiam.


Namun respons Timnas Futsal Indonesia sungguh luar biasa. Hanya berselang empat menit, Reza Gunawan mencetak gol penyeimbang di menit ke-7 lewat skema serangan rapi yang memamerkan permainan kolektif Garuda.


Atmosfer Indonesia Arena semakin membara ketika Israr Megantara mencetak gol beruntun pada menit ke-8 dan 9. Dua gol cepat tersebut membuat Indonesia berbalik unggul 3-1, sekaligus mengguncang mental tim Iran yang dikenal berpengalaman di ajang Asia.


Indonesia hampir memperlebar jarak di menit ke-14, sayangnya tendangan keras Firman Adriansyah masih membentur tiang gawang. Iran kemudian memperkecil ketertinggalan di menit ke-18 lewat serangan balik cepat yang diselesaikan Mahdi Karimi. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan Indonesia 3-2.


Babak Kedua Penuh Tekanan dan Gol Balasan Cepat


Memasuki babak kedua, Iran langsung menekan. Hasilnya, Ahmadabbasi menyamakan kedudukan menjadi 3-3 lewat tendangan bebas akurat di menit ke-23.


Lagi-lagi Garuda menunjukkan mental juara. Hanya satu menit berselang, Samuel Eko mencetak gol spektakuler dan membawa Indonesia kembali unggul 4-3. Gol ini menjadi momentum kebangkitan sekaligus bukti ketajaman Indonesia menghadapi tekanan besar.


Iran terus menggempur pertahanan Indonesia. Beberapa peluang emas bahkan membuat jantung pendukung Garuda nyaris copot setelah bola berkali-kali menghantam tiang gawang. Petaka akhirnya datang tiga menit jelang laga berakhir, ketika Iran sukses memaksimalkan strategi power play dan kembali mencetak gol lewat Mahdi Karimi. Skor imbang 4-4 bertahan hingga waktu normal usai.


Babak Tambahan: Saling Balas Gol hingga Detik Terakhir


Di babak tambahan, tensi pertandingan kian memuncak. Indonesia sempat unggul 5-4, membuat asa juara kembali membuncah di tribun penonton. Namun Iran menunjukkan kelasnya sebagai tim paling sukses di Asia dengan segera menyamakan kedudukan menjadi 5-5.


Tak ada gol tambahan hingga babak ekstra time berakhir. Final pun harus ditentukan lewat adu penalti, panggung paling menegangkan dalam futsal.


Adu Penalti: Garuda Tersungkur Terhormat


Dalam adu penalti, Indonesia harus mengakui ketangguhan mental pemain Iran. Dua penendang Indonesia gagal menunaikan tugasnya, sementara Iran tampil lebih klinis.


Eksekutor Timnas Futsal Indonesia:

  • Firman Adriansyah ✅
  • Rio Pangestu ✅
  • Rizki Xavier ✅
  • Dewa Rizki ❌
  • Ardiansyah ✅
  • Israr Megantara ❌


Iran akhirnya menang 5-4 di adu penalti dan memastikan gelar juara Piala Asia Futsal 2026.


Sejarah Baru dan Harapan Masa Depan


Meski berstatus runner-up, pencapaian Timnas Futsal Indonesia patut mendapat apresiasi setinggi-tingginya. Untuk pertama kalinya, Garuda mampu menembus partai final Piala Asia dan memberi perlawanan sengit kepada tim sekelas Iran.


Permainan atraktif, mental pantang menyerah, serta dukungan luar biasa suporter menjadi modal berharga menuju masa depan futsal Indonesia. Kekalahan ini bukan akhir, melainkan awal kebangkitan Indonesia sebagai kekuatan baru futsal Asia.


(Mond)


#Olahraga #Futsal

×
Berita Terbaru Update