-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Dharmasraya Hadiri Rakornas 2026, Merajut Sinergi Pusat–Daerah Menuju Indonesia Emas 2045

03 February 2026 | February 03, 2026 WIB Last Updated 2026-02-03T08:14:14Z

Bupati Dharmasraya Hadiri Rakornas 2026, Merajut Sinergi Pusat–Daerah Menuju Indonesia Emas 2045



D'On, Jawa Barat - Derap langkah para pemimpin daerah dari seluruh penjuru Nusantara menyatu di Sentul International Convention Center (SICC), Jawa Barat, Kamis (2/2/2026). Di tempat inilah arah masa depan Indonesia kembali dirajut melalui Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penyelenggaraan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026. Di antara ratusan kepala daerah yang hadir, tampak Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, S.H., LL.M., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menunjukkan kesiapan daerahnya untuk menjadi bagian penting dari perjalanan besar menuju Indonesia Emas 2045.


Rakornas tahun ini mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah Dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan penegasan bahwa keberhasilan pembangunan nasional hanya dapat dicapai jika pemerintah pusat dan daerah berjalan seirama, saling menguatkan, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.


Acara strategis ini dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam pidato pembukaannya, Presiden menekankan bahwa pusat dan daerah bukan dua entitas yang berjalan sendiri-sendiri, melainkan satu kesatuan sistem pemerintahan. Menurut Presiden, program prioritas nasional sebaik apa pun konsepnya tidak akan berdampak nyata jika tidak diterjemahkan secara tepat di daerah.


“Keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada keselarasan kebijakan dan pelaksanaan di tingkat daerah. Pusat dan daerah harus solid, harus satu irama,” tegas Presiden Prabowo di hadapan para kepala daerah, pimpinan lembaga, serta jajaran kementerian.


Lebih jauh, Presiden Prabowo menyampaikan kritik reflektif terkait peran elite bangsa dalam mengelola kekayaan nasional. Ia mengakui masih adanya kelemahan dalam menjaga dan memaksimalkan potensi sumber daya alam Indonesia, yang berdampak pada kebocoran ekonomi dan belum optimalnya penurunan angka kemiskinan.


“Kita harus jujur mengakui bahwa elite Indonesia masih kurang dalam menjalankan tugas menjaga dan mengelola kekayaan bangsa ini,” ujar Presiden. Pernyataan tersebut disambut dengan perhatian serius para peserta Rakornas, menandakan bahwa tantangan pembangunan ke depan menuntut keberanian untuk berbenah.


Presiden pun menyerukan persatuan seluruh elemen elite nasional mulai dari unsur politik, akademisi, hingga TNI dan Polri—untuk bersama-sama memimpin pengelolaan kekayaan negara secara bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa sumber daya alam Indonesia harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, bukan segelintir pihak. Oleh karena itu, setiap kebijakan perizinan pemanfaatan sumber daya alam harus dilakukan dengan kehati-hatian, perhitungan matang, dan orientasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.


Dalam forum nasional tersebut, kehadiran Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menjadi perhatian tersendiri. Sebagai bupati perempuan pertama di Sumatera Barat, Annisa hadir tidak hanya sebagai simbol kepemimpinan perempuan, tetapi juga sebagai representasi daerah yang siap bergerak sejalan dengan kebijakan nasional. Ia didampingi Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni, S.Pd., M.Si., Ketua DPRD Dharmasraya Jemi Hendra, S.T., Kepala Kejaksaan Negeri Dharmasraya Sumanggar Siagian, S.H., M.H., serta Wakapolres Dharmasraya M. Rizky Cholid, S.I.K.


Kehadiran lengkap unsur Forkopimda ini mencerminkan soliditas pemerintahan daerah Dharmasraya dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Sinergi lintas sektor eksekutif, legislatif, dan aparat penegak hukum menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat.


Usai mengikuti rangkaian kegiatan Rakornas, Bupati Annisa menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Dharmasraya untuk mendukung penuh program prioritas Presiden. Ia menegaskan bahwa arah pembangunan Dharmasraya akan terus diselaraskan dengan visi besar Indonesia Emas 2045.


“Pemerintah Kabupaten Dharmasraya siap menjadi bagian dari solusi pembangunan nasional. Sinergi pusat dan daerah adalah kunci, dan kami berkomitmen memastikan setiap kebijakan nasional dapat diimplementasikan secara konkret dan berdampak langsung bagi masyarakat Dharmasraya,” ujar Annisa.


Rakornas 2026 bukan sekadar forum koordinasi tahunan, melainkan momentum konsolidasi nasional. Dari Sentul, pesan kuat disampaikan: Indonesia Emas 2045 hanya bisa diwujudkan melalui persatuan visi, keselarasan kebijakan, dan komitmen bersama antara pusat dan daerah. Dan Dharmasraya, melalui kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani, menyatakan kesiapan untuk melangkah bersama menuju masa depan Indonesia yang lebih adil, maju, dan sejahtera.


(Papa Juan)


#KabupatenDharmasraya #Daerah

×
Berita Terbaru Update