-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Roy Suryo Tegas Tak Akan Minta Maaf ke Jokowi: Tolak RJ, Singgung Foto Pertemuan “Palsu”

15 January 2026 | January 15, 2026 WIB Last Updated 2026-01-15T14:27:16Z

Roy Suryo dan tim kuasa hukum mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).

D'On, Jakarta
– Sikap tegas ditunjukkan Roy Suryo terkait polemik hukum dugaan penyebaran berita bohong soal ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Berbeda dengan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, Roy Suryo memastikan tidak akan menemui Jokowi untuk meminta maaf, sekaligus menolak menempuh jalur restorative justice (RJ).

Pernyataan itu disampaikan Roy Suryo secara terbuka kepada awak media usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Kamis (15/1/2026).

“Enggak, enggak, enggak. Saya tidak akan bertemu Jokowi untuk minta maaf,” ujar Roy dengan nada tegas.

Tolak Ikuti Langkah Eggi dan Damai

Roy menegaskan dirinya tidak berada dalam satu sikap dengan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, yang sebelumnya diketahui menemui Jokowi di kediamannya di Surakarta, Jawa Tengah, pada Kamis (8/1/2026). Pertemuan itu berlangsung tertutup dan dibenarkan oleh pihak Jokowi.

Namun, Roy mengklaim bahwa tidak ada permintaan maaf dalam pertemuan tersebut, sebagaimana isu yang berkembang luas di ruang publik.

“Orang yang bersangkutan sudah menyatakan enggak ada minta maaf-minta maaf itu. Jadi jangan dibelokkan,” tegas Roy.

Ia bahkan secara eksplisit menyebut foto pertemuan yang beredar sebagai palsu, sembari menunjukkan dokumentasi yang menurutnya menyesatkan.

“Ini palsu ya. Enggak ada minta maaf. Jangan bikin framing seolah-olah semua sepakat,” katanya.

Kritik Keras: Publik Dibuat Bingung

Roy Suryo menilai pernyataan Eggi dan Damai justru memperkeruh situasi dan menciptakan kebingungan di tengah masyarakat. Menurutnya, inkonsistensi pernyataan membuka ruang spekulasi baru dan memperlemah posisi hukum para pihak.

“Pernyataan-pernyataan itu malah bikin publik bingung. Ada yang bilang silaturahmi, ada yang bilang bukan minta maaf, tapi ujung-ujungnya muncul isu damai,” ujarnya.

Meski demikian, Roy tak menampik bahwa Eggi dan Damai memang telah mengajukan restorative justice.

“Iya, katanya sudah [mengajukan RJ] dua minggu yang lalu,” kata Roy singkat.

Restorative Justice: Jalan Damai yang Ditolak Roy

Sebagai catatan, restorative justice merupakan mekanisme penyelesaian perkara pidana di luar persidangan melalui kesepakatan damai antara pelapor dan terlapor. Jika disepakati kedua belah pihak dan disetujui aparat penegak hukum, perkara tidak dilanjutkan ke pengadilan.

Namun, Roy Suryo menegaskan tidak akan menempuh jalur tersebut, yang mengindikasikan bahwa dirinya siap menghadapi proses hukum hingga tuntas.

Sikap ini memperlihatkan retaknya strategi hukum di antara para tersangka, meskipun mereka terseret dalam perkara yang sama.

Jokowi: Silaturahmi, Bukan Urusan Hukum

Sementara itu, Jokowi sebelumnya menegaskan bahwa pertemuan dengan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis hanya bersifat silaturahmi, meskipun keduanya datang dengan didampingi kuasa hukum.

Jokowi mengaku menghargai kedatangan mereka, namun tidak secara eksplisit menyebut adanya pembicaraan soal perdamaian hukum.

Babak Baru Kasus Ijazah Palsu

Sikap keras Roy Suryo ini menandai babak baru dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong ijazah Jokowi. Di saat sebagian pihak memilih jalur damai, Roy justru mengambil posisi berseberangan: tanpa permintaan maaf, tanpa RJ, dan siap berhadapan dengan proses hukum.

Perbedaan langkah ini berpotensi memengaruhi arah penanganan perkara, sekaligus menjadi sorotan publik terkait konsistensi, keberanian, dan konsekuensi hukum yang akan dihadapi masing-masing pihak.

(T)

#Hukum #IjazahJokowi #RoySuryo

×
Berita Terbaru Update