-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Polisi Tangkap Dua Bocah Pelaku Begal Payudara yang Resahkan Warga, Sasar Korban Anak di Bawah Umur

14 January 2026 | January 14, 2026 WIB Last Updated 2026-01-14T04:06:32Z

Ilustrasi 

D'On, Jakarta
– Warga Kembangan, Jakarta Barat, akhirnya bisa sedikit bernapas lega. Dua pelaku begal payudara yang beberapa hari terakhir meresahkan masyarakat, terutama para perempuan dan pelajar di bawah umur, berhasil ditangkap aparat Kepolisian. Ironisnya, kedua pelaku ternyata juga masih berusia anak di bawah umur.

Penangkapan dilakukan pada Selasa (13/1/2026) setelah polisi menelusuri dan mengidentifikasi wajah serta kendaraan yang digunakan pelaku melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) dan sejumlah bukti lain yang beredar di masyarakat.

“Sudah ditangkap, dibawa ke Polres,” kata Kanit Reskrim Polsek Kembangan, AKP Rahmad Kurnianto, saat dikonfirmasi. Ia membenarkan bahwa pelaku masih tergolong anak di bawah umur. “Iya, masih di bawah umur. Saat ini sudah dibawa ke Polres untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Modus Berpura-pura Bertanya Arah, Lalu Beraksi Saat Korban Lengah

Dari rekaman CCTV yang beredar, tampak dua remaja laki-laki berboncengan menggunakan sepeda motor berkeliling di kawasan Jalan H. Sodon, tepatnya di sekitar Musala Baitul Ghufron, pada pukul 14.53 WIB. Mereka sempat berpura-pura bertanya arah kepada seorang pria paruh baya sebelum kembali berputar.

Sesaat kemudian, mereka berpapasan dengan seorang siswi berseragam putih biru yang tengah berjalan. Tanpa ragu, pelaku yang dibonceng langsung melakukan aksi asusila tersebut dan seketika tancap gas meninggalkan lokasi.

Tak berhenti di satu aksi, rekaman CCTV lain menunjukkan kedua pelaku juga beraksi pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 11.14 WIB. Kali ini korbannya seorang perempuan yang tengah mengendarai sepeda di Jalan H. Sodon RT 04 RW 02. Pelaku membuntuti korban, lalu melancarkan aksinya saat sepeda motor mereka mendahului korban.

Motif Masih Misterius, Polisi Dalami Dugaan Pengaruh Lingkungan dan Pergaulan

Hingga kini polisi belum dapat memastikan motif di balik tindakan menyimpang dua pelaku tersebut. “Masih dalam pemeriksaan dulu,” ujar AKP Rahmad.

Polisi akan mendalami berbagai kemungkinan, mulai dari faktor pergaulan, pengaruh konten negatif, hingga dorongan psikologis tertentu. Karena pelaku masih di bawah umur, proses hukum akan mengikuti mekanisme peradilan anak sebagaimana diatur dalam undang-undang.

Warga Resah, Orang Tua Didorong Lebih Waspada

Aksi para pelaku sebelumnya memicu keresahan luas di masyarakat. Banyak orang tua mulai membatasi aktivitas anak perempuan mereka di luar rumah, terutama di jam rawan dan di jalur yang sepi. Sejumlah warga mengaku trauma dan khawatir aksi serupa kembali terulang apabila pelaku tidak segera ditangkap.

Dengan ditangkapnya kedua pelaku, warga berharap wilayah Kembangan kembali aman. Namun, kasus ini juga menjadi alarm keras bagi masyarakat bahwa tindakan asusila tak hanya dilakukan oleh pelaku dewasa, namun juga bisa dilakukan oleh anak yang seharusnya masih berada dalam masa pendidikan dan pembentukan karakter.

Polisi Imbau Warga Segera Laporkan Jika Pernah Jadi Korban

Polisi mengimbau warga yang merasa pernah menjadi korban tindakan serupa agar tidak takut melapor. Setiap laporan akan membantu penyidik mengungkap pola tindakan pelaku dan memastikan pertanggungjawaban hukum berjalan maksimal tanpa mengabaikan hak anak sebagai pelaku di bawah umur.

Kasus ini masih terus dikembangkan. Polisi kini fokus menggali motif, latar belakang pelaku, serta kemungkinan adanya korban lain.

(L6)

#BegalPayudara #Kriminal

×
Berita Terbaru Update