-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pipa Raksasa di Gajah Mada Tersambung, Perumda AM Padang Pastikan Air Kembali Mengalir Normal

14 January 2026 | January 14, 2026 WIB Last Updated 2026-01-14T08:09:18Z

Direktur Teknik Perumda Air Minum Kota Padang Andri Satria Tinjau Lokasi Pekerjaan Pipa di Gunung Pangilun 

D'On, Padang
– Pekerjaan berat di bawah permukaan Jalan Gajah Mada, Gunung Pangilun, akhirnya membuahkan hasil. Setelah tiga hari bergulat dengan lumpur, aliran air, hingga lalu lintas padat, Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang resmi menuntaskan koneksi pipa berdiameter besar DN 600 GI ke HDPE 200 pada Minggu (11/1/2026).

Pekerjaan ini bukan sekadar proyek rutin. Ia merupakan bagian dari program besar peremajaan jaringan pipa dan penguatan sistem distribusi air bersih agar warga Kota Padang mendapatkan aliran air yang lebih stabil, berkualitas, dan minim gangguan di masa mendatang.

Direktur Teknik (Dirtek) Perumda AM Kota Padang, Andri Satria, menegaskan bahwa proyek tersebut memiliki nilai strategis.

“Ini bukan hanya pekerjaan teknis, ini investasi pelayanan. Kami ingin memastikan hak masyarakat terhadap air bersih terpenuhi dengan lebih baik. Jaringan lama harus kita peremajakan agar kebocoran dapat ditekan dan tekanan air meningkat,” ujar Andri Satria.

Bertarung dengan air dan tanah longsor di bawah jalan padat

Lokasi pekerjaan berada tepat di depan MAN 2 Gunung Pangilun. Di bawah aspal yang setiap hari dilintasi kendaraan, tim teknis harus berhadapan dengan medan berat. Pipa berada cukup dalam, air terus mengalir masuk ke lubang galian, tanah dinding galian rapuh, bahkan sempat membentuk genangan menyerupai kolam.

Namun tim tidak mundur.

“Secara teknis, ini memang pekerjaan sulit. Ruang gerak alat terbatas, air masuk terus, dan kondisi tanah sangat menantang. Tapi sulit bukan berarti tidak bisa,” tegas Andri.

Kasubag Humas Perumda AM Kota Padang, Adhie Zein, juga menyampaikan bahwa pekerjaan seperti ini hampir selalu berdampak pada distribusi air sementara.

“Kami memahami, selama pengerjaan ada wilayah yang airnya mengecil atau bahkan mati. Kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada pelanggan dan pengguna jalan yang terdampak,” ujarnya.

Tahapan pekerjaan berlangsung maraton

Pengerjaan dilakukan secara bertahap dan terukur:

  • Jumat, 9 Januari 2026 – penggalian awal dimulai pada malam hari
  • Sabtu, 10 Januari 2026 – proses utama koneksi pipa DN 600 GI ke HDPE 200 dikerjakan
  • Minggu, 11 Januari 2026 – seluruh pekerjaan diselesaikan dan sistem mulai distabilkan

Hujan, lalu lintas padat, serta dimensi pipa berukuran besar membuat pekerjaan ini tidak bisa dilakukan terburu-buru.

Distribusi air pulih bertahap

Usai koneksi tuntas, distribusi air ke pelanggan mulai kembali normal secara bertahap. Sistem membutuhkan waktu untuk menstabilkan tekanan dan mengisi jaringan.

Andri memastikan manfaat pekerjaan ini akan langsung dirasakan warga.

“Ke depan, pendistribusian air di wilayah pusat kota akan lebih baik. Tekanan akan meningkat, gangguan berkurang, dan risiko kebocoran jauh lebih kecil,” ujarnya menutup.

Perumda AM Kota Padang mengimbau pelanggan yang masih mengalami gangguan aliran untuk menyampaikan laporan melalui kanal resmi layanan pengaduan, agar dapat segera ditindaklanjuti.

(Mond)

#PerumdaAirMinum #Padang

×
Berita Terbaru Update