-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Percepat Transformasi Digital Kearsipan, Dispusip Kota Padang Bimtek Aplikasi SRIKANDI bagi ASN Padang Barat

15 January 2026 | January 15, 2026 WIB Last Updated 2026-01-15T06:15:32Z


D'On, Padang
— Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Padang terus mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintahan daerah. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) dan pendampingan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kecamatan Padang Barat.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Padang Barat, Senin (12/1/2026) ini diikuti oleh para pengelola arsip dan ASN dari berbagai unit kerja di kecamatan tersebut. Bimtek difokuskan pada peningkatan pemahaman dan keterampilan teknis ASN dalam mengelola arsip dinamis secara digital sesuai dengan standar dan ketentuan kearsipan nasional.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang, Heriza Syafani, menegaskan bahwa implementasi aplikasi SRIKANDI merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan akuntabel.

“Transformasi digital kearsipan bukan sekadar perubahan dari arsip kertas ke arsip elektronik, tetapi juga perubahan pola kerja ASN agar lebih tertib administrasi, efisien, dan bertanggung jawab. Melalui SRIKANDI, setiap proses penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, hingga penyusutan arsip dapat terdokumentasi dengan baik dan aman,” ujar Heriza Syafani.

Ia menjelaskan, aplikasi SRIKANDI merupakan sistem nasional yang dikembangkan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan wajib diterapkan oleh seluruh instansi pemerintah. Oleh karena itu, Dispusip Kota Padang memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh perangkat daerah mampu mengoperasikan aplikasi tersebut dengan benar.

Menurut Heriza, Kecamatan Padang Barat dipilih sebagai salah satu sasaran pendampingan karena memiliki intensitas administrasi pelayanan publik yang tinggi, sehingga pengelolaan arsip yang tertib dan cepat sangat dibutuhkan.

“Dengan pengelolaan arsip dinamis yang baik, pelayanan kepada masyarakat akan semakin cepat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Arsip tidak lagi tercecer, sulit dicari, atau berisiko hilang,” tambahnya.

Selama kegiatan Bimtek, peserta mendapatkan materi mulai dari pengenalan kebijakan kearsipan nasional, konsep arsip dinamis, hingga praktik langsung penggunaan aplikasi SRIKANDI, seperti pembuatan naskah dinas elektronik, pengelompokan arsip, serta tata cara penyimpanan dan penelusuran arsip digital.

Dispusip Kota Padang juga melakukan pendampingan langsung untuk membantu ASN mengatasi kendala teknis yang dihadapi, sehingga penerapan SRIKANDI dapat berjalan optimal di lingkungan Kecamatan Padang Barat.

Melalui kegiatan ini, Dispusip berharap tercipta budaya tertib arsip di setiap unit kerja, sekaligus mendukung terwujudnya pemerintahan digital yang modern, efisien, dan akuntabel di Kota Padang.

(Mond)

#DispusipPadang #SRIKANDI #KearsipanDigital #TransformasiDigital #PadangBarat #ArsipTertib



 

×
Berita Terbaru Update