
Personil Pol PP Padang Lakukan Patroli Rutin di Pantai Padang
D'On, Padang – Libur panjang akhir pekan yang berbarengan dengan masa libur sekolah menjadi ujian serius bagi ketertiban Kota Padang. Pemerintah Kota Padang tidak ingin euforia liburan berubah menjadi sumber kekacauan. Melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemko Padang menaikkan status kesiapsiagaan dengan pengamanan ekstra ketat di seluruh titik rawan, mulai dari kawasan wisata hingga ruang publik yang kerap menjadi arena tawuran dan balap liar.
Lonjakan wisatawan diprediksi terjadi di sejumlah destinasi favorit, terutama kawasan pantai. Di sisi lain, meningkatnya mobilitas remaja saat libur panjang dinilai berpotensi memicu gangguan ketertiban umum jika tidak diantisipasi sejak dini.
Jam Siaga Diperpanjang, Personel Dipertebal
Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, menegaskan bahwa pengamanan kali ini tidak dilakukan setengah-setengah. Satgas Pariwisata yang biasanya bertugas dari pukul 06.00 WIB hingga 21.00 WIB, khusus selama long weekend diberlakukan jam siaga hingga pukul 00.00 WIB.
“Kami memandang long weekend ini sebagai momen rawan. Karena itu, personel kami pertebal dan jam stanby kami perpanjang sampai tengah malam. Tujuannya satu: memastikan wisatawan merasa aman dan aktivitas masyarakat tetap tertib,” tegas Chandra, Kamis (15/1/2026).
Menurutnya, pengawasan akan difokuskan pada titik-titik dengan intensitas pengunjung tinggi, terutama kawasan pantai yang kerap menjadi pusat keramaian hingga malam hari. Petugas akan disiagakan untuk mengantisipasi pelanggaran ketertiban umum, mulai dari parkir liar, aktivitas pedagang yang melanggar aturan, hingga potensi keributan antar-pengunjung.
Tawuran dan Balap Liar Tak Diberi Ruang
Selain sektor pariwisata, Satpol PP juga menaruh perhatian serius pada potensi kenakalan remaja. Libur panjang kerap dimanfaatkan sebagian pelajar untuk berkumpul tanpa pengawasan, yang dalam beberapa kasus berujung pada tawuran atau balap liar.
Chandra menyebut, meskipun dalam beberapa waktu terakhir angka kasus tawuran dan balap liar menunjukkan tren penurunan, aparat tidak akan lengah.
“Penurunan kasus bukan berarti ancaman hilang. Justru pada momen libur seperti ini, potensi itu bisa muncul kembali. Kami tidak ingin kecolongan,” ujarnya dengan nada tegas.
Untuk itu, Satpol PP akan mengintensifkan patroli gabungan bersama TNI dan Polri, menyasar lokasi-lokasi yang selama ini dikenal rawan, seperti jalan protokol pada malam hari, kawasan permukiman padat, hingga ruang terbuka publik.
Setiap indikasi tawuran atau balap liar, kata Chandra, akan ditindak cepat dan tegas sesuai aturan yang berlaku.
Tegas tapi Humanis
Meski menekankan pendekatan penindakan, Chandra menegaskan Satpol PP tetap mengedepankan langkah persuasif dan humanis, terutama terhadap pelajar. Pembubaran kerumunan dan imbauan akan menjadi langkah awal, sebelum tindakan lebih tegas diambil bila ditemukan pelanggaran berulang.
“Kami ingin memberi ruang bagi masyarakat untuk menikmati liburan, tapi bukan berarti bebas melanggar aturan. Ketertiban tetap harus dijaga,” katanya.
Pemko Padang: Liburan Aman Tanggung Jawab Bersama
Pemko Padang juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kondusivitas kota. Orang tua diminta lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya selama libur sekolah, sementara pengelola objek wisata diimbau mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Ketertiban kota adalah tanggung jawab bersama,” tutup Chandra.
Dengan kesiapsiagaan penuh hingga tengah malam, Pemko Padang berharap libur panjang kali ini benar-benar menjadi momen rekreasi yang aman dan nyaman, bukan meninggalkan catatan hitam gangguan ketertiban di Kota Padang.
(Mond)
#PolPP #Padang #Daerah