-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Aksi Anarkis Hadang Patroli, Anggota Satpol PP Padang Patah Kaki Ditabrak Motor

25 January 2026 | January 25, 2026 WIB Last Updated 2026-01-25T14:46:14Z

Petugas Pol PP Padang Patah Kaki Usai Ditabrak Massa Yang Tak Terima Ditertibkan 



D'On, Padang — Patroli dini hari yang seharusnya menjadi benteng terakhir ketertiban Kota Padang berubah menjadi insiden berdarah.


Seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, David, personel Unit Penegak Internal (PTI), mengalami kecelakaan kerja serius saat menjalankan tugas negara pada Minggu (25/01/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Korban mengalami patah tulang pada kaki kiri setelah ditabrak sepeda motor ketika berusaha membubarkan massa yang bertindak brutal dan menghalang-halangi kendaraan patroli.


Insiden ini terjadi dalam rangka patroli pengawasan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat (trantibum) yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang P3D Satpol PP Kota Padang, Rio Ebu Pratama. Patroli dimulai sejak pukul 03.00 WIB, menyasar sejumlah titik yang selama ini dikenal rawan pelanggaran trantibum dan aktivitas menyimpang pada jam-jam rawan dini hari.


Penertiban Berjalan, Pelanggaran Diamankan


Dalam rangkaian operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah muda-mudi di beberapa lokasi berbeda:

  • Kawasan Rimbo Kaluang: diamankan 8 orang perempuan
  • Jalan Khatib Sulaiman: diamankan 1 orang perempuan
  • Kawasan Batang Arau: diamankan 6 orang, terdiri dari 4 perempuan dan 2 laki-laki, serta 1 botol minuman beralkohol golongan B turut disita sebagai barang bukti


Seluruh individu yang diamankan diduga melanggar ketentuan trantibum dan langsung dibawa untuk diproses sesuai aturan yang berlaku.


Situasi Memanas, Massa Bertindak Anarkis


Namun situasi berubah drastis ketika rombongan petugas dalam perjalanan kembali menuju Markas Komando Satpol PP Kota Padang. Sekelompok massa tiba-tiba bertindak anarkis, melakukan provokasi, menghadang laju kendaraan patroli, bahkan melempari mobil petugas dengan benda-benda tumpul, menciptakan situasi yang membahayakan keselamatan aparat di lapangan.


Dalam upaya pembubaran paksa guna mengamankan situasi dan mencegah eskalasi kerusuhan, David menjadi korban kekerasan. Ia ditabrak sepeda motor Honda Beat yang diduga sengaja menerobos barisan petugas. Benturan keras membuat korban terjatuh dan langsung mengalami cedera serius pada bagian kaki kiri.


Kasatpol PP Padang: Kekerasan terhadap Petugas Tidak Bisa Ditoleransi


Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus kecaman keras terhadap tindakan yang membahayakan keselamatan aparat penegak peraturan daerah.

 

“Kami sangat menyayangkan adanya tindakan brutal yang secara nyata membahayakan keselamatan petugas saat menjalankan tugas negara,” tegas Chandra.


Ia menegaskan bahwa Satpol PP tidak akan tinggal diam.

 

“Segala bentuk kekerasan terhadap petugas tidak akan kami toleransi. Kami akan berkoordinasi penuh dengan aparat penegak hukum untuk menindak para pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya dengan nada tegas.


Korban Dirawat, Proses Hukum Berjalan


Saat ini, korban telah mendapatkan penanganan medis intensif, sementara jajaran Satpol PP bersama pihak terkait terus melakukan pendalaman atas insiden tersebut. Seluruh pelanggaran trantibum yang diamankan dalam operasi dini hari itu tetap diproses sesuai peraturan perundang-undangan.


Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras akan tingginya risiko yang dihadapi aparat di lapangan, sekaligus menegaskan bahwa penegakan ketertiban umum bukan sekadar tugas rutin, melainkan pengabdian yang mempertaruhkan keselamatan jiwa.


(Mond)


#PolPP #Peristiwa #Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update