RSUP Dr. M. Djamil Lakukan Penyegaran Strategis Jajaran Manajemen, Perkuat Penunjang Medis dan Tata Kelola Anggaran Sambut 2026
D'On, Sumatera Barat - Menutup tahun 2025 dengan langkah transformasi organisasi, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil Padang melakukan penyegaran pada jajaran struktural dan fungsional sebagai bagian dari strategi penguatan manajemen rumah sakit. Langkah ini menegaskan komitmen rumah sakit vertikal di bawah Kementerian Kesehatan RI tersebut dalam menjaga kinerja organisasi tetap adaptif, efektif, dan selaras dengan tuntutan pelayanan kesehatan modern.
Penyegaran organisasi tersebut ditandai dengan prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) jabatan kepada sejumlah pejabat yang mengemban posisi strategis, Rabu (31/12). Acara berlangsung secara resmi di ruang rapat direksi RSUP Dr. M. Djamil dan dipimpin langsung oleh Direktur Utama, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, dengan dihadiri jajaran direksi serta manajemen rumah sakit.
Dalam rotasi dan penunjukan tersebut, Fera Novita Sari, S.STr dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPRS). Posisi ini memiliki peran krusial dalam memastikan keandalan infrastruktur, peralatan medis, serta sarana pendukung lainnya agar operasional rumah sakit berjalan tanpa hambatan.
Sementara itu, tanggung jawab strategis di sektor penunjang medis dan pengelolaan anggaran dipercayakan kepada Catur Suharinto, ST, M.Kes, yang kini menjabat sebagai Asisten Manajer Penunjang Diagnostik dan Terapi, sekaligus merangkap tugas sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Belanja Medik dan Non Medik. Jabatan rangkap tersebut menempatkan Catur pada posisi penting dalam menjamin ketepatan, efisiensi, serta kepatuhan proses pengadaan terhadap regulasi yang berlaku.
Untuk pengelolaan Belanja Pegawai, amanah sebagai PPK diberikan kepada Suhatsyah, SE, MM, Akt, yang diharapkan mampu menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan administrasi kepegawaian sebagai bagian dari tata kelola keuangan negara.
Dalam sambutannya, Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil menegaskan bahwa rotasi dan penyegaran jabatan ini bukan sekadar pergantian posisi, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan rumah sakit dalam melakukan transformasi kelembagaan.
“Setiap jabatan yang diisi hari ini memiliki peran vital dalam menjaga kesinambungan operasional rumah sakit. Mulai dari pemeliharaan sarana prasarana, layanan penunjang diagnostik dan terapi, hingga ketepatan dan kepatuhan dalam pengelolaan belanja negara,” ujar Dovy Djanas.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas unit bagi para pejabat yang baru menerima amanah, agar transisi kepemimpinan berjalan mulus dan tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, integritas dan profesionalisme ditegaskan sebagai nilai utama, khususnya bagi pejabat yang terlibat langsung dalam pengadaan barang dan jasa serta pengelolaan belanja pegawai.
“Seluruh proses harus berjalan sesuai koridor hukum, menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas, transparansi, dan tata kelola yang baik,” tegasnya.
Lebih jauh, Dovy Djanas berharap penyegaran struktur ini dapat menjadi pemicu semangat baru bagi seluruh civitas hospitalia RSUP Dr. M. Djamil dalam menyongsong tahun 2026. Dengan penguatan pada lini penunjang medis dan manajerial, rumah sakit berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, memperkuat sistem internal, serta mempertahankan perannya sebagai rumah sakit rujukan utama di Sumatera Bagian Tengah dengan standar pelayanan bertaraf internasional.
Langkah strategis ini sekaligus menjadi refleksi kesiapan RSUP Dr. M. Djamil dalam menghadapi tantangan layanan kesehatan ke depan, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pelayanan yang cepat, aman, dan berkualitas.
Jika Anda ingin, saya juga bisa:
- menyesuaikan gaya bahasa media cetak, online, atau humas institusi,
- memperpendek versi untuk rilis pers, atau
- mengubahnya menjadi headline news yang lebih tajam dan viral.
