Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga, BPBD Padang Ingatkan Bahaya Cuaca Ekstrem
D'On, Padang – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Padang sejak Kamis sore (28/8) kembali memunculkan ancaman bencana. Salah satu insiden terjadi di Komplek Kehakiman Blok H, Kelurahan Cangkeh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, ketika sebuah pohon kedondong berukuran besar tumbang dan menimpa rumah warga.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Pohon dengan panjang sekitar 15 meter dan diameter mencapai 70 sentimeter itu roboh seketika, menutup akses jalan utama warga. Tak hanya itu, kabel jaringan telekomunikasi juga ikut putus, sementara kanopi rumah milik Asril Ali (78) rusak cukup parah akibat hantaman batang pohon.
Diperkirakan kerugian materi akibat kejadian tersebut mencapai Rp2,5 juta. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini cukup mengagetkan warga sekitar, mengingat kondisi hujan deras masih berlangsung ketika pohon tumbang terjadi.
Evakuasi Cepat BPBD dan Aparat Terkait
Begitu menerima laporan, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kota Padang langsung dikerahkan ke lokasi. Dibantu aparat terkait seperti Bhabinkamtibmas, Babinsa, BKO Satpol PP Kecamatan, serta perangkat RT/RW setempat, tim segera melakukan pembersihan batang pohon dan kabel yang menghalangi jalan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menjelaskan bahwa proses evakuasi sempat terkendala derasnya hujan, namun tetap berjalan cepat agar aktivitas warga kembali normal.
“Petugas Rescue BPBD bersama unsur terkait masih bekerja di lapangan hingga malam ini. Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, karena potensi pohon tumbang masih bisa terjadi mengingat cuaca ekstrem belum mereda,” ujar Hendri.
Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem
Hendri menegaskan, cuaca dengan intensitas tinggi seperti hujan deras disertai angin kencang berpotensi menimbulkan berbagai bencana, mulai dari pohon tumbang, banjir genangan, hingga longsor di beberapa titik rawan di Padang.
Ia juga mengingatkan warga untuk tidak menunda melaporkan kejadian darurat. Masyarakat bisa segera menghubungi Call Center Padang Sigap 112, telepon darurat (0751) 778775, atau melalui WhatsApp 085891522181 jika menemukan kondisi berbahaya di lingkungan sekitar.
“Kami berharap warga segera melapor bila menemukan pohon yang tampak rawan tumbang atau ada situasi berisiko lainnya. Semakin cepat dilaporkan, semakin cepat pula bisa kami tindaklanjuti, sehingga potensi kerugian lebih besar bisa dihindari,” pungkasnya.
Ancaman yang Harus Diantisipasi
Sejumlah wilayah di Kota Padang memang dikenal rawan terhadap dampak cuaca ekstrem. Kondisi tanah labil, aliran drainase yang tidak lancar, serta banyaknya pepohonan besar yang tumbuh di pinggir jalan maupun dekat permukiman, kerap menjadi faktor pemicu terjadinya bencana.
Dengan intensitas hujan tinggi yang diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa hari ke depan, BPBD mengimbau warga agar:
- Menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan dan angin kencang.
- Memperhatikan kondisi pepohonan di sekitar rumah, segera memangkas cabang yang terlalu rimbun.
- Selalu waspada terhadap aliran listrik dan kabel yang mungkin terkena dampak pohon tumbang.
Peristiwa pohon tumbang di Cangkeh Nan XX ini menjadi peringatan nyata bahwa cuaca ekstrem tidak boleh dianggap sepele. Kesiapsiagaan warga dan kecepatan laporan kepada pihak berwenang menjadi kunci untuk meminimalkan risiko bencana di Kota Padang.
(Mond)
#Peristiwa #PohonTumbang #Padang