Breaking News

Polda Papua Kirim Pasukan Buru Bripda AM yang Larikan 4 Senpi Polres Yalimo

Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri

D'On, Papua,-
Polda Papua tengah melakukan pengejaran intensif terhadap Bripda AM, anggota Polres Yalimo yang melarikan empat pucuk senjata api. Dalam upaya ini, Polda Papua mengerahkan personel Satuan Brimob Polda Papua dan Satgas Ops Damai Cartenz untuk mendukung Polres Yalimo dalam memburu Bripda AM. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, di Timika pada Minggu malam.

"Hari ini kami sudah mengirim pasukan ke lokasi, dan besok akan ada tambahan personel untuk mengejar pelaku," ujar Irjen Pol Fakhiri. "Ini menjadi evaluasi penting bagi kita."

Kronologi Pelarian

Insiden ini terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 04.00 WIT. Bripda AM, yang bertugas di Polres Yalimo, mendatangi salah satu ruangan SPKT dengan alasan mengisi daya handphone. Setelah beberapa saat, ia keluar membawa tas ransel berisi senjata api. Informasi dari Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo, menyebutkan bahwa Bripda AM berhasil membawa kabur empat pucuk senjata api laras panjang jenis AK 2000P serta berbagai jenis amunisi.

"Saat kejadian, Bripda AM diduga dalam keadaan dipengaruhi minuman keras," ungkap Kombes Prabowo.

Bripda AM berhasil membawa 60 butir peluru tajam, 12 butir peluru karet, dan 8 butir peluru hampa bersama senjata-senjata tersebut.

Langkah Tegas Polda Papua

Kapolda Papua, Irjen Pol Fakhiri, menegaskan bahwa Kapolres Yalimo, Kompol Rudolof Yabansabra, akan dicopot dari jabatannya terkait peristiwa ini. “Besok (10/6/2024) saya akan mencopot Kapolres Yalimo,” tegasnya, mengindikasikan bahwa tindakan tegas akan diambil untuk memperbaiki pengawasan internal.

Polda Papua akan meningkatkan pengamanan dan pengawasan di Polres Yalimo serta melakukan penyelidikan mendalam mengenai bagaimana Bripda AM dapat mengakses senjata tersebut. Ini mencerminkan komitmen Kapolda untuk menjaga integritas kepolisian di wilayah Papua.

Upaya Pengejaran

Saat ini, pasukan tambahan dari Brimob dan Satgas Ops Damai Cartenz tengah dikerahkan ke wilayah Yalimo. Mereka akan membantu proses pengejaran dengan mengoptimalkan pencarian di berbagai jalur potensial yang mungkin digunakan Bripda AM untuk melarikan diri. Polda Papua juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan Bripda AM segera ditangkap.

Situasi ini menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap senjata api di institusi kepolisian, terutama di wilayah-wilayah yang rentan terhadap pelanggaran. Upaya pengejaran dan penangkapan Bripda AM diharapkan segera membuahkan hasil guna memastikan senjata yang dibawanya tidak disalahgunakan.

Dengan adanya tindakan tegas dan pengawasan yang diperketat, Polda Papua berkomitmen untuk menegakkan disiplin serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya.

(*)

#Polri #SenjataApiLarasPanjang #BriptuAM