Breaking News

Klarifikasi Kontroversi: Asri Damuna Bantah Tudingan Menggoda Youtuber Korea

Asri Damuna Menyangkal Tuduhan Menggoda Youtuber Korea, Jiah

D'On, Jakarta,-
Asri Damuna, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Sangia Nibandera Kolaka, Sulawesi Tenggara, memberikan klarifikasi terkait video viral yang mengaitkannya dengan Youtuber Korea, Jiah. Dalam klarifikasinya yang ditayangkan oleh TV One, Asri Damuna menegaskan bahwa tidak ada niatan menggoda Jiah ketika ia menyambutnya untuk mampir ke hotel tempatnya menginap.

Menurut Asri Damuna, pernyataannya itu hanya bermaksud mempersilakan Jiah untuk mengunjungi hotelnya tanpa ada larangan yang disampaikan. Asri juga menegaskan bahwa perkataannya tersebut tidak memiliki unsur negatif atau maksud menggoda Jiah.

"Asri menjelaskan bahwa pernyataannya tersebut dimaksudkan untuk menyatakan bahwa tidak ada larangan bagi Jiah untuk mampir ke hotelnya. Ia menegaskan bahwa tidak ada unsur negatif atau niat menggoda dalam perkataannya," demikian dilansir dari tayangan TV One.

Asri juga menegaskan bahwa Jiah sendiri tidak menganggap perkataannya tersebut sebagai masalah. Bahkan, ketika mereka meninggalkan tempat makan bersama, Jiah bahkan menyebut Asri dengan sebutan "om baik".

Namun, perihal tatapan yang dianggap terkesan genit oleh netizen, Asri Damuna mengklarifikasi bahwa itu hanyalah analisa dari pihak-pihak yang tidak menyukainya. 

"Analisa tersebut berasal dari netizen yang tidak menyukai saya, namun saya jamin bahwa dalam hati saya tidak ada niatan seperti itu," ungkap Asri Damuna.

Asri juga menduga bahwa video tersebut sengaja dipotong-potong oleh pihak yang tidak menyukainya dengan tujuan untuk merusak hubungan rumah tangganya.

"Saya yakin bahwa video tersebut sengaja dipotong oleh pihak yang tidak suka dengan saya, mungkin dengan tujuan agar rumah tangga saya terganggu," ujarnya.

Meskipun sang istri awalnya marah saat melihat potongan video tersebut, namun setelah mendapat penjelasan dari teman suaminya yang juga ada dalam video tersebut, kekesalannya mereda.

Asri juga mengungkapkan bahwa keluarganya terganggu oleh video tersebut, sehingga ia memutuskan untuk membuat laporan ke Polda Sulawesi Tenggara.

"Demi menjaga nama baik dan keharmonisan keluarga, saya memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke polda. Saya juga telah mengetahui siapa orang di balik akun bodong yang menyebarkan informasi tersebut," tambahnya.

(*)

#Viral #Kemenhub