Breaking News

Serangan Drone oleh Mujahidin Perlawanan Islam di Irak Terhadap Kilang Minyak Haifa Mendapat Pujian


D'On, Haifa, Israel Utara,-
Kelompok bersenjata Syiah yang merupakan bagian dari Perlawanan Islam di Irak mendapat pujian atas serangan terhadap kilang minyak di kota Haifa, Israel utara, pada Sabtu (6/4/2024) pagi. Serangan ini menandai eskalasi dalam pertempuran antara kelompok tersebut dan pasukan pendudukan Israel.

Dalam sebuah pernyataan yang diposting ke platform Telegram, Mujahidin Perlawanan Islam di Irak mengungkapkan bahwa serangan tersebut dilakukan pada subuh hari dengan menggunakan drone. Mereka menyatakan bahwa target serangan mereka adalah kilang minyak di wilayah yang mereka anggap sebagai wilayah pendudukan.

Kelompok bersenjata Irak tersebut menegaskan komitmen mereka untuk terus melancarkan serangan terhadap apa yang mereka sebut sebagai "benteng musuh," sebagai bagian dari operasi mereka melawan pendudukan. Mereka juga menyatakan solidaritas mereka dengan rakyat Palestina di Jalur Gaza, mengutuk pembantaian yang dilakukan oleh pasukan Zionis terhadap warga sipil Palestina yang tidak bersenjata.

Serangan ini menyoroti ketegangan yang meningkat di wilayah tersebut, dengan perangkat drone semakin sering digunakan oleh kelompok bersenjata untuk melancarkan serangan terhadap target militer dan infrastruktur di wilayah pendudukan. Pemerintah Israel belum merilis pernyataan resmi terkait serangan ini.

Para analis keamanan mengingatkan bahwa eskalasi kekerasan semacam ini berpotensi memicu respons militer lebih lanjut dari pihak Israel, sementara juga meningkatkan ketegangan di seluruh kawasan Timur Tengah. Sementara itu, para pemimpin di negara-negara tetangga memanggil untuk dialog dan penyelesaian damai terhadap konflik yang berkepanjangan di wilayah tersebut.

Sementara dunia internasional terus memantau perkembangan situasi ini dengan hati-hati, serangan ini menandai eskalasi dalam konflik yang telah berlangsung selama bertahun-tahun antara kelompok-kelompok bersenjata dan pasukan keamanan Israel.

(*)

#Internasional #Israel 

No comments